Hai sahabat AhzaaNet, masih semangat belajar yaa... Baik, pada post ini, kita
akan lanjutkan belajar materi matematika kelas 6 SD/MI semester 1 Kurikulum
Merdeka dengan topik Perkalian Pecahan dengan Bilangan Asli sebagai bagian
dari materi bab 1 pecahan dan desimal.
Matematika kelas 6 SD
Ada 25 soal perkalian Pecahan dengan Bilangan Asli yang dapat teman- teman
kerjakan sebagai bahan latihan. Oya, kami juga sudah menyiapkan kunci jawaban
sekaligus pembahasan untuk membantu apabila kalian menemui kesulitan dalam
berlatih soal.
11. Sebuah toples berisi 30 permen. Adik mengambil ²⁄₅ bagian dari permen
tersebut. Berapa butir permen yang diambil adik?
A. 10 butir
B. 12 butir
C. 14 butir
D. 15 butir
12. Seorang pedagang memiliki 48 kg beras. Pedagang tersebut menjual ³⁄₄
bagian dari beras yang dimilikinya. Berapa kg beras yang terjual?
A. 30 kg
B. 32 kg
C. 34 kg
D. 36 kg
13. Panjang kebun Pak Hasan adalah 36 meter. Pak Hasan menanami ⁵⁄₆ bagian
dari kebunnya dengan tanaman sayur. Berapa meter panjang kebun yang ditanami
sayur?
A. 25 meter
B. 28 meter
C. 30 meter
D. 32 meter
14. Sebuah drum berisi 90 liter air. Ibu menggunakan ²⁄₉ bagian air tersebut
untuk menyiram tanaman. Berapa liter air yang digunakan ibu?
A. 18 liter
B. 20 liter
C. 22 liter
D. 24 liter
15. Dalam sebuah keranjang terdapat 56 buah jeruk. Sebanyak ³⁄₇ bagian dari
jeruk tersebut dibagikan kepada tetangga. Berapa buah jeruk yang dibagikan?
A. 20 buah
B. 22 buah
C. 24 buah
D. 26 buah
16. Seorang penjahit memiliki 72 meter kain. Ia menggunakan ⁵⁄₈ bagian dari
kain tersebut untuk membuat seragam sekolah. Berapa meter kain yang
digunakan?
A. 40 meter
B. 42 meter
C. 44 meter
D. 45 meter
17. Jumlah buku di perpustakaan sekolah ada 120 buku. Sebanyak ⁷⁄₁₂ bagian
dari buku tersebut adalah buku pelajaran. Berapa buku pelajaran yang ada di
perpustakaan?
A. 60 buku
B. 65 buku
C. 70 buku
D. 75 buku
18. Pak Surya memiliki 84 batang pohon mangga di kebunnya. Sebanyak ⁵⁄₇
bagian dari pohon tersebut sedang berbuah. Berapa batang pohon mangga yang
sedang berbuah?
A. 55 batang
B. 58 batang
C. 60 batang
D. 63 batang
19. Sebuah tangki minyak goreng berisi 150 liter. Sebuah restoran membeli
⁴⁄₅ bagian dari isi tangki tersebut. Berapa liter minyak goreng yang dibeli
restoran?
A. 100 liter
B. 110 liter
C. 120 liter
D. 130 liter
20. Desa Sukamaju memiliki lahan pertanian seluas 200 hektare. Sebanyak ³⁄₈
bagian dari lahan tersebut digunakan untuk menanam padi. Berapa hektare
lahan yang ditanami padi?
A. 60 hektare
B. 70 hektare
C. 75 hektare
D. 80 hektare
21. Sebuah sekolah memiliki 360 siswa. Sebanyak ⁷⁄₁₂ bagian dari seluruh
siswa mengikuti upacara bendera pada hari Senin. Berapa siswa yang mengikuti
upacara?
A. 180 siswa
B. 195 siswa
C. 200 siswa
D. 210 siswa
22. Sebuah gudang menyimpan 480 karung gabah. Sebanyak ⁵⁄₁₆ bagian dari
gabah tersebut telah dijual ke penggilingan. Berapa karung gabah yang telah
dijual?
A. 130 karung
B. 140 karung
C. 150 karung
D. 160 karung
23. Pak Doni menempuh perjalanan sejauh 240 km dari kota A ke kota B.
Setelah ⁷⁄₁₂ bagian perjalanan selesai ditempuh, mobil Pak Doni berhenti
untuk mengisi bahan bakar. Berapa km perjalanan yang sudah ditempuh saat
itu?
A. 120 km
B. 130 km
C. 140 km
D. 150 km
24. Sebuah pabrik roti memproduksi 960 loaf roti setiap harinya. Sebanyak
⁵⁄₁₂ bagian dijual ke supermarket, ¼ bagian dijual ke kantin sekolah, dan
sisanya disimpan di gudang. Berapa loaf roti yang disimpan di gudang?
A. 280 loaf
B. 290 loaf
C. 300 loaf
D. 320 loaf
25. Seorang petani memiliki 3 petak sawah. Luas sawah pertama ²⁄₅ × 100 m²,
luas sawah kedua ³⁄₄ × 80 m², dan luas sawah ketiga ⁵⁄₆ × 120 m². Berapa m²
total luas ketiga sawah petani tersebut?
A. 200 m²
B. 210 m²
C. 220 m²
D. 240 m²
Soal 1
²⁄₃ × 9
Kalikan pembilang dengan bilangan asli, lalu bagi dengan penyebut.
(2 × 9) ÷ 3 = 18 ÷ 3 = 6
Soal 2
³⁄₄ × 16
(3 × 16) ÷ 4 = 48 ÷ 4 = 12
Soal 3
²⁄₅ × 25
(2 × 25) ÷ 5 = 50 ÷ 5 = 10
Soal 4
⁵⁄₆ × 18
(5 × 18) ÷ 6 = 90 ÷ 6 = 15
Soal 5
⁴⁄₇ × 21
(4 × 21) ÷ 7 = 84 ÷ 7 = 12
Soal 6
⁷⁄₈ × 40
(7 × 40) ÷ 8 = 280 ÷ 8 = 35
Soal 7
³⁄₁₀ × 50
(3 × 50) ÷ 10 = 150 ÷ 10 = 15
Soal 8
⁵⁄₁₂ × 36
(5 × 36) ÷ 12 = 180 ÷ 12 = 15
Soal 9
⁷⁄₉ × 54
(7 × 54) ÷ 9 = 378 ÷ 9 = 42
Soal 10
¹¹⁄₁₂ × 60
(11 × 60) ÷ 12 = 660 ÷ 12 = 55
Soal 11:
Permen yang diambil = ²⁄₅ × 30
= (2 × 30) ÷ 5 = 60 ÷ 5 = 12 butir
Soal 12
Beras yang terjual = ³⁄₄ × 48
= (3 × 48) ÷ 4 = 144 ÷ 4 = 36 kg
Soal 13
Panjang kebun yang ditanami sayur = ⁵⁄₆ × 36
= (5 × 36) ÷ 6 = 180 ÷ 6 = 30 meter
Soal 14
Air yang digunakan = ²⁄₉ × 90
= (2 × 90) ÷ 9 = 180 ÷ 9 = 20 liter
Soal 15
Jeruk yang dibagikan = ³⁄₇ × 56
= (3 × 56) ÷ 7 = 168 ÷ 7 = 24 buah
Soal 16
Kain yang digunakan = ⁵⁄₈ × 72
= (5 × 72) ÷ 8 = 360 ÷ 8 = 45 meter
Soal 17
Buku pelajaran = ⁷⁄₁₂ × 120
= (7 × 120) ÷ 12 = 840 ÷ 12 = 70 buku
Soal 18
Pohon yang berbuah = ⁵⁄₇ × 84
= (5 × 84) ÷ 7 = 420 ÷ 7 = 60 batang
Soal 19
Minyak goreng yang dibeli = ⁴⁄₅ × 150
= (4 × 150) ÷ 5 = 600 ÷ 5 = 120 liter
Soal 20
Lahan yang ditanami padi = ³⁄₈ × 200
= (3 × 200) ÷ 8 = 600 ÷ 8 = 75 hektare
Soal 21
Siswa yang mengikuti upacara = ⁷⁄₁₂ × 360
= (7 × 360) ÷ 12 = 2.520 ÷ 12 = 210 siswa
Soal 22
Gabah yang terjual = ⁵⁄₁₆ × 480
= (5 × 480) ÷ 16 = 2.400 ÷ 16 = 150 karung
Soal 23
Perjalanan yang sudah ditempuh = ⁷⁄₁₂ × 240
= (7 × 240) ÷ 12 = 1.680 ÷ 12 = 140 km
Soal 24
Roti yang dijual ke supermarket = ⁵⁄₁₂ × 960
= (5 × 960) ÷ 12 = 4.800 ÷ 12 = 400 loaf
Roti yang dijual ke kantin = 1/4 × 960
= 960 ÷ 4 = 240 loaf
Roti yang disimpan di gudang = 960 − 400 − 240 = 320 loaf
Soal 25
Luas sawah pertama = ²⁄₅ × 100 = (2 × 100) ÷ 5 = 40 m²
Luas sawah kedua = ³⁄₄ × 80 = (3 × 80) ÷ 4 = 60 m²
Luas sawah ketiga = ⁵⁄₆ × 120 = (5 × 120) ÷ 6 = 100 m²
Total luas = 40 + 60 + 100 = 200 m²
Demikian Latihan Soal Perkalian Pecahan dengan Bilangan Asli: Matematika Kelas 6 SD & Pembahasan. Bila membutuhkan soal ini, kalian dapat menyimpannya dalam format PDF. Semoga Bermanfaat.
Hai sahabat AhzaaNet, selamat datang kembali untuk belajar bersama kami. Pada
post ini, kita akan belajar materi matematika kelas 6 SD/MI dengan topik
Perkalian Bilangan Asli dengan Pecahan. Topik ini merupakan bagian dari materi
matematika kelas 6 SD/MI semester 1 bab 1 Pecahan dan Desimal.
Soal Matematika SD
Pada topik ini, teman- teman dapat belajar tentang perkalian bilangan asli
dengan pecahan biasa, perkalian bilangan asli dengan pecahan campuran dan soal
cerita perkalian bilangan asli dengan pecahan.
Nah, pada soal latihan asesmen sumatif harian perkalian bilangan asli dengan
pecahan ini, terdapat 25 soal pilihan ganda lengkap dengan kunci jawaban dan
pembahasannya. Ada 10 soal perkalian bilangan asli dengan pecahan biasa maupun
campuran serta 15 soal cerita tentang perkalian bilangan asli dengan
pecahan.
Baca Juga Materi Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Lengkap Semester 1
Latihan Soal Asesmen Sumatif Harian Perkalian Bilangan Asli dengan Pecahan Plus Pembahasan: Matematika Kelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka
1. Hasil dari 3 × ²⁄₅ = ....
A. 5/3
B. 6/5
C. 6/15
D. 3/10
2. Hasil dari 4 × ³⁄₈ = ....
A. 12/32
B. 7/8
C. 3/2
D. 12/8
3. Hasil dari 6 × ²⁄₃ = ....
A. 3
B. 4
C. 5
D. 6
4. Hasil dari 5 × ¾ = ....
A. 15/4
B. 8/4
C. 10/4
D. 20/4
5. Hasil dari 8 × ⅜ = ....
A. 2
B. 3
C. 4
D. 5
6. Hasil dari 9 × ²⁄₆ = ....
A. 18/6
B. 2
C. 3
D. 4
7. Hasil dari 12 × 1/6 = ....
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
8. Hasil dari 7 × 4/7 = ....
A. 2
B. 3
C. 4
D. 5
9. Hasil dari 10 × ³⁄₅ = ....
A. 4
B. 5
C. 6
D. 7
10. Hasil dari 15 × ⁴⁄₅ = ....
A. 9
B. 10
C. 11
D. 12
11. Ibu membeli 6 kg tepung terigu. Ibu menggunakan ²⁄₃ bagian dari tepung
tersebut untuk membuat kue. Berapa kg tepung yang digunakan ibu?
A. 2 kg
B. 3 kg
C. 4 kg
D. 5 kg
12. Pak Dedi memotong tali tersebut menjadi beberapa bagian, masing-masing ¾ meter. Berapa meter tali yang digunakan jika Pak Dedi mengambil 8 bagian?
A. 4 meter
B. 5 meter
C. 6 meter
D. 7 meter
13. Dina berlari mengelilingi lapangan sebanyak 5 kali. Setiap satu kali
putaran berjarak ³⁄₄ km. Berapa km total jarak yang ditempuh Dina?
A. 2¼ km
B. 3¾ km
C. 4 km
D. 4½ km
14. Sebuah pabrik memproduksi 240 buah mainan setiap hari. Sebanyak ⅝ dari
hasil produksi tersebut dikirim ke toko. Berapa buah mainan yang dikirim ke
toko?
A. 120 buah
B. 140 buah
C. 150 buah
D. 160 buah
15. Pak Budi memiliki sawah seluas 20 hektare. Ia menanami ³⁄₄ bagian
sawahnya dengan padi. Berapa hektare sawah yang ditanami padi?
A. 12 hektare
B. 14 hektare
C. 15 hektare
D. 16 hektare
16. Sebuah kolam renang dapat menampung 4.500 liter air. Saat ini kolam
terisi ⁵⁄₉ bagian. Berapa liter air yang ada di dalam kolam sekarang?
A. 2.000 liter
B. 2.500 liter
C. 3.000 liter
D. 3.500 liter
17. Riko membaca sebuah buku yang terdiri dari 180 halaman. Dalam sehari ia
berhasil membaca ²⁄₉ bagian dari buku tersebut. Berapa halaman yang telah
dibaca Riko?
A. 20 halaman
B. 30 halaman
C. 40 halaman
D. 50 halaman
18. Bu Ani membagikan 36 buah apel kepada murid-muridnya. Setiap murid
mendapat ³⁄₄ bagian dari jatah apel yang seharusnya 4 buah. Berapa buah apel
yang diterima setiap murid?
A. 2 buah
B. 3 buah
C. 4 buah
D. 5 buah
19. Sebuah truk mengangkut 8 ton pasir. Dalam perjalanan pertama, truk
mengangkut ⅜ dari total muatan. Berapa ton pasir yang diangkut pada
perjalanan pertama?
A. 2 ton
B. 3 ton
C. 4 ton
D. 5 ton
20. Sebuah toko kain memiliki 45 meter kain. Pemilik toko menjual ⁴⁄₉ bagian
dari kain tersebut pada hari Senin. Berapa meter kain yang terjual pada hari
Senin?
A. 15 meter
B. 18 meter
C. 20 meter
D. 25 meter
21. Dalam sebuah kelas terdapat 32 siswa. Sebanyak ⁵⁄₈ dari jumlah siswa
tersebut mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka. Berapa siswa yang
mengikuti pramuka?
A. 16 siswa
B. 18 siswa
C. 20 siswa
D. 22 siswa
22. Seorang petani memanen 120 kg jagung. Sebanyak ⅔ dari hasil panen dijual
ke pasar, dan sisanya disimpan. Berapa kg jagung yang disimpan petani?
A. 20 kg
B. 30 kg
C. 40 kg
D. 50 kg
23. Sebuah proyek pembangunan jalan sepanjang 18 km. Setelah sebulan, ⁵⁄₆
bagian dari jalan tersebut telah selesai dibangun. Berapa km jalan yang
belum selesai dibangun?
A. 2 km
B. 3 km
C. 4 km
D. 5 km
24. Ibu Sari memiliki 2 lusin telur (24 butir). Ia menggunakan 3/4 bagian
untuk membuat kue ulang tahun. Setelah membuat kue, sisa telur ibu Sari
dimasak untuk sarapan sebanyak ½ dari sisa telur yang ada. Berapa butir
telur yang dimasak untuk sarapan?
A. 6 butir
B. 4 butir
C. 3butir
D. 2 butir
25. Sebuah tangki bahan bakar berisi 60 liter. Setiap hari digunakan ⅙
bagian dari isi tangki. Jika hari ini tangki penuh, berapa liter sisa bahan
bakar setelah digunakan selama 3 hari?
A. 20 liter
B. 25 liter
C. 30 liter
D. 35 liter
Soal 1
3 × ²⁄₅
Kalikan bilangan asli dengan pembilang: 3 × 2 = 6, penyebutnya tetap 5.
Jagung yang dijual = ⅔ × 120 = (120 × 2) ÷ 3 = 240 ÷ 3 = 80 kg
Jagung yang disimpan = 120 − 80 = 40 kg
Soal 23
Jalan yang sudah selesai = ⁵⁄₆ × 18 = (18 × 5) ÷ 6 = 90 ÷ 6 = 15 km
Jalan yang belum selesai = 18 − 15 = 3 km
Soal 24
Telur yang digunakan untuk kue = 3/4 × 24 = (24 × 3) ÷ 4 = 72 ÷ 4 = 18 butir
Sisa telur = 24 − 18 = 6 butir
Telur yang dimasak untuk sarapan = ½ × 6 = 3 butir
Soal 25
Bahan bakar yang digunakan per hari = 1/6 × 60 = 10 liter
Bahan bakar yang digunakan dalam 3 hari = 3 × 10 = 30 liter
Sisa bahan bakar = 60 − 30 = 30 liter
Demikian Latihan Soal Asesmen Sumatif Harian Perkalian Bilangan Asli dengan Pecahan Plus Pembahasan: Matematika Kelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka. Semoga dengan latihan soal ini, dapat memudahkan teman- teman khususnya belajar matematika topik pecahan dan desimal.
Hai Sahabat AhzaaNet, kembali lagi yaa belajar bersama kami. Pada kesempatan
ini, kita akan belajar sebuah teks yang membahas tentang sebuah fenomena atau
proses terjadinya sesuatu yaitu teks eksplanasi.
Ringkasan Materi Plus Soal Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi menjadi salah satu materi yang diajarkan di kelas 6 SD/ MI.
Melalui pembahasan berikut, teman-teman akan mengerti tentang apa itu teks
eksplanasi, struktur dan contohnya. Pada bagian akhir, kami tambahkan juga
latihan soal untuk teks tersebut sebagai bahan belajar melalui latihan
soal.
Baik, langsung saja, tentang teks eksplanasi, berikut uraiannya,
Pengertian Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi adalah teks yang berisi penjelasan tentang proses terjadinya
suatu fenomena atau peristiwa, baik fenomena alam maupun fenomena sosial.
Kata eksplanasi berasal dari bahasa Inggris explanation yang artinya
penjelasan. Jadi, teks eksplanasi adalah teks yang menjawab dua pertanyaan
besar: mengapa sesuatu bisa terjadi dan bagaimana proses terjadinya.
Contoh topik teks eksplanasi antara lain tentang fenomena bagaimana banjir
bisa terjadi, terjadinya gempa bumi, bagaimana proses terjadinya pelangi,
dan mengapa bisa terjadi gerhana matahari.
Ciri-Ciri Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi memiliki ciri-ciri diantaranya,
Membahas fenomena nyata. Teks eksplanasi selalu membahas peristiwa yang
benar-benar terjadi di dunia nyata, bukan cerita rekaan. Fenomenanya
bisa berupa peristiwa alam seperti gunung meletus, tsunami, atau
pelangi, maupun fenomena sosial seperti kemiskinan atau urbanisasi.
Bersifat faktual dan ilmiah. Informasi yang disampaikan berdasarkan
fakta dan data yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, bukan
berdasarkan mitos atau kepercayaan semata.
Menjelaskan hubungan sebab-akibat. Ciri paling khas dari teks eksplanasi
adalah adanya hubungan sebab-akibat yang jelas. Teks ini menjelaskan apa
yang menjadi penyebab suatu peristiwa dan apa akibat yang
ditimbulkannya.
Menggunakan konjungsi khusus. Teks eksplanasi menggunakan dua jenis
konjungsi utama, yaitu konjungsi kausalitas seperti karena, sehingga,
akibatnya, oleh karena itu, dan konjungsi kronologis seperti pertama,
kemudian, setelah itu, akhirnya.
Menggunakan kalimat pasif. Teks eksplanasi banyak menggunakan kalimat
pasif yang ditandai imbuhan di- atau ter- seperti dihasilkan, terbentuk,
dipengaruhi, agar penjelasan terasa lebih objektif dan ilmiah.
Menggunakan istilah ilmiah. Karena membahas fenomena secara ilmiah, teks
eksplanasi sering menggunakan istilah khusus seperti magnitudo,
episentrum, evaporasi, kondensasi, dan sebagainya.
Struktur Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi disusun mengikuti tiga bagian utama yang saling berkaitan
dan tidak boleh dibalik urutannya.
1. Pernyataan Umum
Bagian pembuka yang memperkenalkan topik atau fenomena secara umum kepada
pembaca. Berisi definisi atau gambaran awal tentang fenomena yang akan
dijelaskan. Biasanya menggunakan kata adalah, merupakan, atau yaitu.
2. Deretan Penjelas
Bagian inti yang menjelaskan proses, tahapan, dan hubungan sebab-akibat
secara rinci. Bagian ini dapat terdiri dari beberapa paragraf yang saling
berkaitan dan menggunakan konjungsi kausalitas maupun kronologis.
3. Interpretasi
Bagian penutup yang berisi simpulan atau pandangan akhir penulis tentang
fenomena yang telah dijelaskan. Sering diawali dengan kata dengan demikian,
jadi, oleh karena itu, atau dapat disimpulkan.
Contoh Teks Eksplanasi
Berikut ini contoh teks eksplanasi tentang daur air.
Daur air atau siklus air adalah proses perputaran air yang berlangsung
terus-menerus di alam tanpa pernah berhenti. Proses ini sangat penting bagi
kehidupan seluruh makhluk hidup di bumi karena menjaga ketersediaan air
bersih di alam. Daur air melibatkan beberapa tahapan yang saling berkaitan
satu sama lain.
Tahap pertama dalam daur air adalah evaporasi, yaitu proses penguapan air
dari permukaan laut, sungai, danau, dan sumber air lainnya oleh panas
matahari. Air yang menguap berubah menjadi uap air yang ringan dan naik ke
atmosfer. Semakin tinggi suhu udara, semakin banyak air yang menguap ke
udara.
Uap air yang telah naik ke atmosfer kemudian mengalami kondensasi, yaitu
proses perubahan uap air menjadi titik-titik air yang sangat kecil ketika
bertemu dengan udara dingin di ketinggian tertentu. Titik-titik air ini
berkumpul membentuk awan. Semakin banyak uap air yang mengalami kondensasi,
semakin besar dan tebal awan yang terbentuk.
Ketika awan sudah sangat tebal dan tidak mampu lagi menahan beban
titik-titik air di dalamnya, terjadilah presipitasi, yaitu jatuhnya air dari
awan ke permukaan bumi dalam bentuk hujan, salju, atau hujan es tergantung
pada suhu udara di daerah tersebut. Air hujan yang jatuh ke bumi kemudian
mengalir ke sungai, meresap ke dalam tanah menjadi air tanah, atau mengisi
kembali danau dan laut untuk kemudian menguap lagi dan memulai daur baru.
Dapat disimpulkan bahwa daur air adalah sistem alami yang bekerja secara
berkelanjutan untuk menjaga keseimbangan ketersediaan air di bumi. Ketiga
tahap utamanya, yaitu evaporasi, kondensasi, dan presipitasi, saling
bergantung dan tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Oleh karena itu,
menjaga kelestarian lingkungan berarti turut menjaga kelangsungan daur air
yang sangat vital bagi kehidupan ini.
Nah, untuk lebih memperdalam pemahaman teman- teman tentang teks eksplanasi, berikut latihan soal yang dapat dikerjakan.
Latihan Soal Teks Eksplanasi: Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1 (Ganjil) Kurikulum Merdeka
1. Pengertian yang tepat tentang teks eksplanasi adalah ....
A. Teks yang menceritakan pengalaman seseorang dalam melakukan suatu
perjalanan wisata
B. Teks yang menjelaskan proses terjadinya suatu fenomena alam atau sosial
secara ilmiah
C. Teks yang berisi pendapat dan argumentasi seseorang tentang suatu masalah
tertentu
D. Teks yang memberikan petunjuk langkah-langkah melakukan sesuatu secara
berurutan
2. Perhatikan ciri-ciri berikut!
(1) Membahas fenomena nyata yang benar-benar terjadi
(2) Bersifat faktual dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah
(3) Menjelaskan hubungan sebab-akibat suatu peristiwa
(4) Menceritakan tokoh dan alur cerita yang menarik
Ciri-ciri yang termasuk teks eksplanasi ditunjukkan oleh nomor ....
A. (1), (2), dan (3)
B. (1), (2), dan (4)
C. (2), (3), dan (4)
D. (1), (3), dan (4)
3. Urutan struktur teks eksplanasi yang benar adalah ....
A. Deretan penjelas → Pernyataan umum → Interpretasi
B. Pernyataan umum → Interpretasi → Deretan penjelas
C. Pernyataan umum → Deretan penjelas → Interpretasi
D. Interpretasi → Pernyataan umum → Deretan penjelas
4. Konjungsi yang biasanya digunakan dalam teks eksplanasi untuk menunjukkan
hubungan sebab-akibat adalah ....
A. Tetapi, namun, meskipun, walaupun
B. Dan, serta, juga, bahkan
C. Kemudian, lalu, setelah itu, akhirnya
D. Karena, sehingga, akibatnya, oleh karena itu
5. Berikut ini contoh topik yang paling tepat untuk sebuah teks eksplanasi
adalah ....
A. Petualangan Rara mencari sahabat baru di sekolahnya
B. Cara membuat kerajinan tangan dari bahan daur ulang
C. Bagaimana proses terjadinya gerhana matahari total
D. Liburan keluarga ke Pantai Parangtritis yang menyenangkan
Bacaan berikut untuk soal nomor 6 sampai 10
Mengapa Banjir Bisa Terjadi?
Banjir adalah peristiwa meluapnya air dalam jumlah besar ke daratan yang
biasanya kering. Banjir merupakan salah satu bencana alam yang paling sering
melanda wilayah Indonesia, terutama di kota-kota besar yang padat penduduk.
Peristiwa ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, baik faktor alam maupun
faktor ulah manusia.
Salah satu penyebab utama terjadinya banjir adalah curah hujan yang sangat
tinggi dalam waktu singkat. Ketika hujan turun dengan deras dan
terus-menerus, tanah tidak mampu menyerap seluruh air yang jatuh karena
kapasitasnya terbatas. Akibatnya, air yang tidak terserap tersebut mengalir
ke tempat yang lebih rendah dan menumpuk hingga meluap ke jalanan dan
permukiman.
Selain curah hujan tinggi, penggundulan hutan atau deforestasi juga menjadi
penyebab banjir yang serius. Hutan berfungsi sebagai daerah resapan air yang
sangat penting. Ketika pohon-pohon di hutan ditebang secara besar-besaran,
kemampuan tanah untuk menyerap air berkurang drastis. Hal ini menyebabkan
air hujan langsung mengalir deras ke sungai-sungai sehingga volume air
sungai meningkat dengan cepat dan akhirnya meluap ke daerah sekitarnya.
Faktor lain yang memperparah banjir adalah kebiasaan membuang sampah
sembarangan ke sungai dan saluran air. Sampah yang menumpuk menyumbat aliran
air sehingga air tidak dapat mengalir dengan lancar ke laut. Bersamaan
dengan itu, pembangunan gedung dan jalan beraspal yang terus meluas
mengurangi daerah resapan air di perkotaan karena air tidak dapat meresap ke
dalam tanah yang tertutup beton.
Dengan demikian, banjir bukanlah bencana yang sepenuhnya datang dengan
sendirinya. Banjir terjadi akibat kombinasi dari faktor alam dan perilaku
manusia yang kurang bertanggung jawab terhadap lingkungan. Oleh karena itu,
upaya pencegahan banjir harus dilakukan bersama-sama, mulai dari menjaga
kelestarian hutan, tidak membuang sampah di sungai, hingga memperbanyak
daerah resapan air di kota-kota.
6. Ide pokok paragraf yang merupakan pernyataan umum dalam teks tersebut
adalah ....
A. Banjir hanya terjadi di kota-kota besar yang padat penduduk di Indonesia
B. Banjir adalah peristiwa meluapnya air ke daratan yang dapat disebabkan
berbagai faktor
C. Banjir disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi dalam waktu singkat
D. Banjir merupakan bencana alam yang tidak bisa dicegah oleh siapa pun
7. Berdasarkan teks tentang banjir, tanah tidak mampu menyerap semua air
hujan yang turun. Hal ini dikarenakan ....
A. kualitas tanah di Indonesia sangat buruk dan tidak subur
B. hujan turun terlalu singkat sehingga air tidak sempat meresap
C. kapasitas tanah dalam menyerap air terbatas sehingga tidak bisa menampung
semua air
D. tanah sudah penuh terisi air sejak sebelum hujan turun
8. Ide pokok paragraf kedua dalam bacaan adalah ....
A. Sampah yang memenuhi sungai menjadi penyebab utama banjir di perkotaan
B. Curah hujan yang tinggi adalah satu-satunya penyebab banjir di Indonesia
C. Penggundulan hutan mengurangi kemampuan tanah menyerap air sehingga
banjir terjadi
D. Pembangunan gedung dan jalan beraspal memperparah banjir di kota-kota
besar
9. Di bawah ini kalimat yang menunjukkan hubungan sebab-akibat dalam teks
tentang banjir adalah ....
A. Banjir adalah peristiwa meluapnya air dalam jumlah besar ke daratan yang
biasanya kering
B. Banjir merupakan salah satu bencana alam yang paling sering melanda
Indonesia
C. Ketika pohon-pohon ditebang, kemampuan tanah menyerap air berkurang
drastis sehingga sungai meluap
D. Hutan berfungsi sebagai daerah resapan air yang sangat penting bagi
lingkungan hidup
10. Pernyataan yang tepat berdasarkan bacaan di atas adalah ....
A. Penggundulan hutan justru memperbesar kemampuan tanah dalam menyerap air
hujan
B. Banjir tidak ada hubungannya dengan kebiasaan membuang sampah di sungai
C. Hutan berfungsi sebagai daerah resapan air yang penting untuk mencegah
banjir
D. Pembangunan jalan beraspal memperbanyak daerah resapan air di perkotaan
Bacaan berikut untuk menjawab soal nomor 11 sampai 15.
Bagaimana Pelangi Terbentuk?
Pelangi adalah fenomena optik yang terjadi di atmosfer dan tampak sebagai
busur cahaya berwarna-warni di langit. Pelangi terdiri dari tujuh warna yang
tersusun secara berurutan, yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila,
dan ungu. Fenomena indah ini muncul setelah hujan turun ketika matahari
bersinar.
Proses terbentuknya pelangi dimulai ketika sinar matahari memasuki
butiran-butiran air hujan yang masih melayang di udara. Saat sinar matahari
masuk ke dalam butiran air, cahaya tersebut mengalami pembiasan atau
pembelokan arah. Pembiasan ini terjadi karena cahaya bergerak dari medium
udara yang kurang rapat ke medium air yang lebih rapat sehingga kecepatannya
berubah dan arahnya ikut berbelok.
Setelah mengalami pembiasan, cahaya matahari yang sebenarnya terdiri dari
berbagai warna kemudian terpisah menjadi tujuh warna berbeda. Pemisahan ini
terjadi karena setiap warna cahaya memiliki panjang gelombang yang berbeda
sehingga dibiaskan dengan sudut yang berbeda pula. Selanjutnya, cahaya yang
telah terpisah tersebut dipantulkan oleh permukaan dalam butiran air dan
keluar kembali ke udara melalui proses pembiasan kedua.
Jadi, pelangi bukan sekadar keindahan alam semata, melainkan hasil dari
proses ilmiah yang melibatkan pembiasan dan pemantulan cahaya di dalam
butiran air hujan. Fenomena ini membuktikan bahwa cahaya matahari yang
tampak putih sebenarnya tersusun dari berbagai warna. Pelangi hanya dapat
terlihat ketika posisi matahari berada di belakang pengamat dan hujan turun
di depannya.
11. Berikut ini pernyataan umum yang terdapat dalam teks di atas adalah ....
A. Pelangi terdiri dari tujuh warna yang tersusun secara berurutan di langit
B. Pelangi adalah fenomena optik di atmosfer yang tampak sebagai busur
cahaya berwarna-warni
C. Pelangi hanya muncul setelah hujan turun ketika matahari bersinar terang
D. Pelangi terbentuk melalui proses pembiasan dan pemantulan cahaya matahari
12. Berdasarkan bacaan dapat disimpulkan bahwa cahaya matahari dibiaskan
ketika masuk ke dalam butiran air. Hal ini karena ....
A. butiran air memiliki warna yang dapat menyerap cahaya matahari
B. butiran air memantulkan cahaya matahari kembali ke udara bebas
C. cahaya tidak dapat menembus butiran air yang sangat kecil ukurannya
D. cahaya bergerak dari medium udara yang kurang rapat ke medium air yang
lebih rapat
13. Ide pokok paragraf kedua dalam bacaan adalah ....
A. Sinar matahari masuk ke dalam butiran air dan mengalami pembiasan pertama
B. Pelangi hanya dapat terlihat ketika posisi matahari berada di belakang
pengamat
C. Cahaya matahari terpisah menjadi tujuh warna karena setiap warna memiliki
panjang gelombang berbeda
D. Butiran air hujan memantulkan cahaya matahari sehingga pelangi tampak
dari bawah
14. Di bawah ini bagian yang merupakan interpretasi dalam bacaan adalah ....
A. Paragraf yang menjelaskan definisi pelangi sebagai fenomena optik di
atmosfer
B. Paragraf yang menjelaskan proses pembiasan cahaya saat masuk ke dalam
butiran air
C. Paragraf yang menyimpulkan bahwa pelangi merupakan hasil pembiasan dan
pemantulan cahaya
D. Paragraf yang menjelaskan pemisahan tujuh warna oleh butiran air hujan
15. Informasi yang paling tepat berdasarkan teks di atas adalah ....
A. Pelangi terbentuk dari cahaya bulan yang dipantulkan oleh awan hujan di
langit
B. Setiap warna dalam pelangi dibiaskan dengan sudut yang sama karena
memiliki panjang gelombang sama
C. Pelangi dapat terlihat ketika posisi matahari berada tepat di depan
pengamat
D. Pelangi terbentuk melalui dua kali proses pembiasan dan satu kali
pemantulan di dalam butiran air
Demikian Ringkasan Materi Plus Soal Teks Eksplanasi: Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1 (Ganjil) Kurikulum Merdeka. Semoga pembahasan plus soal di atas dapat memudahkan teman- teman dalam belajar.
Hai sahabat AhzaaNet, berjumpa lagi yaa di laman pembelajaran kami ini. Pada
post ini, akan kita pelajari tentang Teks Laporan Hasil Pengamatan. Materi
Teks Laporan hasil Pengamatan merupakan salah satu topik penting yang dibahas
pada mapel Bahasa Indonesia kelas 6 SD/MI semester 1 (Ganjil) Kurikulum
Merdeka.
Teks Laporan Hasil Pengamatan Bahasa Indonesia Kelas 6
Teman- teman, teks laporan hasil pengamatan dibuat ketika kita mengunjungi
suatu tempat atau objek sebagai penelitian yang memuat berbagai informasi di
dalamnya.
Nah, selengkapnya tentang teks hasil pengamatan dapat teman- teman pelajari
melalui rangkuman materi berikut ini. Rangkuman materi juga sudah dilengkapi
dengan latihan soal untuk memudahkan belajar kalian.
Berikut rangkuman materi tentang teks laporan hasil pengamatan beserta contoh
dan soalnya. selamat belajar...
A. Pengertian Teks Laporan Hasil Pengamatan
Teks laporan hasil pengamatan adalah teks yang berisi uraian atau paparan
tentang sesuatu yang telah diamati secara langsung oleh pengamat. Pengamatan
dilakukan dengan cara melihat, mencatat, dan menganalisis objek, peristiwa,
atau kegiatan yang menjadi bahan pengamatan secara cermat dan sistematis.
Teks laporan hasil pengamatan bersifat faktual, artinya seluruh informasi yang
ditulis harus berdasarkan kenyataan yang benar-benar dilihat, didengar, atau
dirasakan oleh pengamat selama kegiatan pengamatan berlangsung. Teks ini tidak
boleh mengandung informasi yang bersifat rekaan atau imajinasi.
Teks laporan hasil pengamatan berbeda dengan laporan perjalanan. Laporan
pengamatan lebih menekankan pada deskripsi objek yang diamati secara rinci dan
mendalam, sedangkan laporan perjalanan lebih menceritakan urutan kegiatan
selama bepergian ke suatu tempat.
B. Tujuan Teks Laporan Hasil Pengamatan
Teks laporan hasil pengamatan ditulis dengan beberapa tujuan utama yang saling
berkaitan satu sama lain.
Menyampaikan informasi yang akurat dan faktual kepada pembaca tentang objek
atau peristiwa yang telah diamati.
Mendokumentasikan hasil pengamatan secara tertulis agar dapat dijadikan
sumber informasi atau referensi di kemudian hari.
Melatih kemampuan berpikir kritis, mengamati secara teliti, dan
mengomunikasikan temuan secara sistematis.
Memenuhi tugas sekolah atau keperluan resmi yang membutuhkan data hasil
pengamatan langsung di lapangan.
Memberikan gambaran nyata kepada orang lain tentang kondisi, keadaan, atau
karakteristik suatu objek yang diamati.
C. Ciri-Ciri Teks Laporan Hasil Pengamatan
Ditulis berdasarkan hasil pengamatan langsung yang benar-benar dilakukan
oleh pengamat.
Bersifat objektif dan faktual, tidak mengandung pendapat atau perasaan
pribadi yang berlebihan.
Menggunakan bahasa yang baku, jelas, dan komunikatif.
Disusun secara sistematis mengikuti format atau struktur yang telah
ditentukan.
Memuat data, fakta, dan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan
kebenarannya.
Menggunakan kata kerja aktif untuk mendeskripsikan kegiatan pengamatan yang
dilakukan.
D. Format (Struktur) Teks Laporan Hasil Pengamatan
Teks laporan hasil pengamatan umumnya disusun mengikuti format atau struktur
baku sebagai berikut.
Judul Laporan: Sesuai dengan objek atau kegiatan yang diamati
Pendahuluan: Berisi latar belakang, tujuan pengamatan, waktu, tempat, dan
nama pengamat
Hasil Pengamatan: Berisi deskripsi atau uraian tentang objek yang diamati
secara rinci dan sistematis
Pembahasan: Berisi analisis, penjelasan, atau ulasan lebih mendalam tentang
hasil pengamatan
Simpulan: Berisi rangkuman inti dari seluruh hasil pengamatan yang telah
dilakukan
Saran (opsional): Berisi masukan atau rekomendasi berdasarkan hasil
pengamatan
E. Contoh Teks Laporan Hasil Pengamatan
Objek Wisata Lawang Sewu, Semarang
Judul Laporan: Laporan Hasil Pengamatan Objek Wisata Lawang Sewu Semarang Tanggal
Pengamatan: Sabtu, 15 Maret 2026 Tempat: Jl. Pemuda No.160, Sekayu,
Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah Nama Pengamat :
Siswa-siswi Kelas VI SDN Merdeka Jaya Semarang
1. Pendahuluan
Lawang Sewu merupakan salah satu bangunan bersejarah paling terkenal di Kota
Semarang, Jawa Tengah. Nama Lawang Sewu berasal dari Bahasa Jawa yang
berarti "Seribu Pintu", merujuk pada banyaknya pintu dan jendela besar yang
menghiasi bangunan tersebut. Meskipun sebenarnya jumlah pintunya tidak
sampai seribu, bangunan ini memang memiliki sangat banyak pintu dan jendela
berukuran besar sehingga masyarakat menyebutnya demikian. Kegiatan
pengamatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengenal lebih dekat sejarah
dan keunikan arsitektur Lawang Sewu sebagai salah satu warisan budaya dan
bangunan cagar budaya yang wajib dijaga kelestariannya. Selain itu,
pengamatan ini juga bertujuan untuk melatih kemampuan siswa dalam mengamati,
mencatat, dan melaporkan hasil pengamatan secara tertulis.
2. Hasil Pengamatan
a. Sejarah Singkat Lawang Sewu Lawang Sewu dibangun oleh
pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1904 dan selesai dibangun pada tahun
1907. Bangunan ini awalnya difungsikan sebagai kantor pusat perusahaan
kereta api milik Belanda yang bernama Nederlands-Indische Spoorweg
Maatschappij (NIS). Selama masa penjajahan Jepang, gedung ini sempat beralih
fungsi menjadi markas militer Jepang. Setelah Indonesia merdeka, bangunan
ini digunakan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebelum akhirnya resmi
dijadikan objek wisata sejarah dan cagar budaya yang dikelola dan
dilestarikan hingga sekarang.
b. Kondisi Fisik Bangunan Lawang Sewu berdiri di atas
lahan seluas kurang lebih 18.232 meter persegi dan terdiri atas dua gedung
utama yang saling terhubung. Bangunan ini bergaya arsitektur Art Nouveau
Eropa yang khas, dengan ciri utama berupa pintu dan jendela berukuran besar
yang berjumlah sangat banyak. Dinding bangunannya terbuat dari bata merah
tebal yang masih kokoh hingga saat ini meskipun usianya sudah lebih dari
seratus tahun. Di dalam bangunan terdapat aula besar, koridor panjang,
ruang-ruang perkantoran bersejarah, serta tangga spiral yang menjadi daya
tarik tersendiri bagi pengunjung. Pada bagian bawah gedung terdapat ruang
bawah tanah yang dahulu digunakan sebagai tempat penyimpanan dokumen penting
dan bahkan sebagai penjara pada masa pendudukan Jepang.
c. Fasilitas dan Daya Tarik Wisata Saat ini Lawang Sewu
telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung wisata yang memadai.
Tersedia museum mini yang menyimpan berbagai koleksi foto-foto bersejarah,
peta lama, dan dokumen-dokumen dari masa penjajahan. Pengunjung juga dapat
menikmati tur berpemandu yang memberikan penjelasan mendalam tentang setiap
sudut bangunan bersejarah ini. Selain itu, terdapat area taman di
sekitar bangunan yang tertata rapi dan asri, sehingga cocok untuk berfoto
maupun sekadar bersantai. Fasilitas lain yang tersedia meliputi area parkir
yang luas, toilet umum yang bersih, serta kedai makanan dan minuman yang
beroperasi setiap hari.
d. Jumlah Pengunjung Berdasarkan informasi yang diperoleh
dari petugas pengelola, Lawang Sewu dikunjungi rata-rata 500 hingga 1.000
wisatawan setiap harinya pada hari-hari biasa. Jumlah pengunjung meningkat
drastis pada akhir pekan dan hari libur nasional, di mana kunjungan bisa
mencapai lebih dari 3.000 orang per hari. Pengunjung berasal dari berbagai
kota di Indonesia, bahkan tidak sedikit wisatawan mancanegara yang datang
khusus untuk menyaksikan keindahan arsitektur bersejarah bangunan ini.
3. Pembahasan
Lawang Sewu merupakan salah satu contoh nyata peninggalan arsitektur
kolonial Belanda yang masih berdiri kokoh dan terawat dengan baik di
Indonesia. Keunikan bangunannya yang memadukan gaya Eropa dengan nuansa
tropis menjadikannya sebagai objek wisata sejarah sekaligus edukasi yang
sangat berharga bagi generasi muda. Pengelolaan Lawang Sewu sebagai
objek wisata yang dijalankan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) dinilai
cukup baik. Bangunan dijaga kebersihannya dengan baik, informasi sejarah
disajikan secara lengkap, dan pemandu wisata memberikan penjelasan yang
informatif dan menarik. Hal ini menjadikan Lawang Sewu tidak hanya sebagai
destinasi wisata hiburan semata, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran
sejarah yang hidup dan nyata bagi masyarakat luas.
4. Simpulan
Berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan
beberapa hal penting sebagai berikut.
Lawang Sewu adalah bangunan bersejarah peninggalan kolonial Belanda yang
dibangun pada tahun 1904 hingga 1907 dan kini berfungsi sebagai objek
wisata sejarah yang dikelola oleh PT KAI.
Bangunan ini memiliki keunikan arsitektur Art Nouveau Eropa dengan
ratusan pintu dan jendela besar, ruang bawah tanah, serta berbagai
ruangan bersejarah yang menarik untuk dijelajahi.
Lawang Sewu telah dilengkapi dengan fasilitas wisata yang memadai,
termasuk museum, tur berpemandu, taman, area parkir, dan kedai makanan.
Lawang Sewu menjadi salah satu destinasi wisata sejarah dan edukasi yang
penting di Kota Semarang dan dikunjungi ribuan wisatawan setiap harinya.
5. Saran
Berdasarkan hasil pengamatan, kami menyarankan agar pengelola terus
meningkatkan kualitas informasi sejarah yang disajikan, khususnya dalam
bahasa Indonesia yang mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Selain itu,
perlu ditambahkan lebih banyak papan informasi bilingual (Indonesia-Inggris)
untuk memudahkan wisatawan mancanegara. Bagi masyarakat dan pengunjung,
diharapkan untuk selalu menjaga kebersihan dan ketertiban selama berkunjung
demi kelestarian bangunan bersejarah ini untuk generasi mendatang.
Nah, selanjutnya sebagai gambaran soal tentang teks laporan hasil pengamatan,
kalian dapat menjawab latihan soal berikut ini.
Soal Laporan Hasil Pengamatan Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1
Kurikulum Merdeka
Bacaan berikut untuk menjawab soal 1 sampai 5
Laporan Hasil Pengamatan Taman Kota Balekambang Solo
Pengamatan dilaksanakan pada hari Minggu, 9 Februari 2025, oleh siswa kelas
VI SDN Bumi Putra Solo. Taman Kota Balekambang terletak di Jalan
Balekambang, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta. Taman
ini merupakan salah satu ruang terbuka hijau terbesar di Kota Solo dengan
luas area mencapai 9,8 hektare.
Berdasarkan hasil pengamatan, Taman Balekambang memiliki berbagai fasilitas
yang lengkap. Terdapat danau buatan yang dihiasi air mancur di tengahnya,
panggung seni terbuka yang sering digunakan untuk pertunjukan budaya,
jogging track sepanjang 1,2 kilometer, area bermain anak-anak, kebun
binatang mini, serta area piknik yang luas dan teduh di bawah pohon-pohon
rindang.
Taman ini buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Pada hari
Minggu pagi, taman sangat ramai dikunjungi warga yang memanfaatkannya untuk
berolahraga, bersantai bersama keluarga, atau sekadar menikmati udara segar.
Pengelolaan taman dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Surakarta dan
seluruh fasilitas dapat dinikmati oleh masyarakat umum secara gratis tanpa
dipungut biaya masuk.
Kesimpulan pengamatan: Taman Kota Balekambang adalah ruang terbuka hijau
yang penting bagi masyarakat Solo karena menyediakan area rekreasi,
olahraga, dan pelestarian lingkungan hidup yang berkualitas di tengah-tengah
kota.
1. Teks di atas termasuk jenis teks laporan hasil pengamatan. Alasan yang
paling tepat adalah ....
A. Teks tersebut menceritakan pengalaman perjalanan siswa ke Taman
Balekambang
B. Teks tersebut berisi uraian faktual tentang kondisi suatu objek
berdasarkan pengamatan langsung
C. Teks tersebut merupakan cerita fiksi yang menggambarkan keindahan
taman kota
D. Teks tersebut berisi pendapat dan opini siswa tentang fasilitas
taman kota Solo
2. Letak Taman Kota Balekambang berdasarkan bacaan adalah ....
A. Jalan Balekambang, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kota
Surakarta
B. Jalan Balekambang, Kelurahan Laweyan, Kecamatan Serengan, Kota
Surakarta
C. Jalan Manahan, Kelurahan Balekambang, Kecamatan Jebres, Kota
Surakarta
D. Jalan Pemuda, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Manahan, Kota
Surakarta
3. Ide pokok paragraf kedua dalam teks bacaan tersebut adalah ....
A. Taman Balekambang terletak di Kota Solo dan buka setiap hari
B. Pengamatan dilaksanakan oleh siswa kelas VI SDN Bumi Putra Solo
C. Taman Balekambang memiliki berbagai fasilitas yang lengkap untuk
pengunjung
D. Danau buatan dan panggung seni menjadi daya tarik utama Taman
Balekambang
4. Berikut ini pernyataan yang tepat tentang Taman
Balekambang adalah ....
A. Taman Balekambang dikelola oleh PT Taman Wisata Solo dan dikenakan
biaya masuk
B. Taman Balekambang hanya buka pada hari Sabtu dan Minggu untuk umum
C. Taman Balekambang dikelola Dinas Lingkungan Hidup Kota Surakarta
dan gratis
D. Taman Balekambang memiliki luas 8,9 hektare dengan jogging track 2
kilometer
5. Simpulan yang paling tepat berdasarkan isi teks bacaan di atas adalah ....
A. Taman Balekambang adalah tempat wisata berbayar yang hanya cocok
untuk orang dewasa
B. Taman Balekambang perlu segera diperbaiki agar fasilitasnya lebih
lengkap dan modern
C. Taman Balekambang adalah ruang terbuka hijau penting yang
menyediakan area rekreasi, olahraga, dan pelestarian lingkungan bagi
masyarakat Solo
D. Taman Balekambang hanya ramai dikunjungi pada hari Minggu dan sepi
pada hari biasa
Bacaan berikut untuk menjawab soal nomor 6 sampai 10
Laporan Hasil Pengamatan Proses Daur Ulang Sampah di SDN Harapan Bangsa
Kegiatan pengamatan dilaksanakan pada Rabu, 19 Maret 2025, di lingkungan SDN
Harapan Bangsa, Kota Semarang. Pengamatan ini bertujuan untuk mengetahui
proses daur ulang sampah yang telah dilaksanakan oleh sekolah sebagai bagian
dari program Adiwiyata atau Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan.
Hasil pengamatan menunjukkan bahwa SDN Harapan Bangsa telah memiliki dua
jenis tempat sampah yang berbeda warna di setiap sudut sekolah. Tempat
sampah berwarna hijau digunakan untuk menampung sampah organik seperti sisa
makanan dan daun-daunan, sedangkan tempat sampah berwarna kuning digunakan
untuk sampah anorganik seperti plastik, kertas bekas, dan kaleng minuman.
Sampah organik yang terkumpul diolah menjadi kompos oleh tim kebun sekolah
yang terdiri dari sepuluh orang siswa kelas V dan VI yang bertugas secara
bergantian setiap minggu. Sampah anorganik dikumpulkan dan dijual ke bank
sampah terdekat setiap dua minggu sekali. Hasil penjualan sampah tersebut
dimasukkan ke dalam kas sekolah untuk membiayai kegiatan lingkungan hidup di
sekolah.
Berdasarkan pengamatan, program daur ulang sampah di SDN Harapan Bangsa
berjalan dengan baik dan konsisten. Program ini tidak hanya menjaga
kebersihan lingkungan sekolah, tetapi juga berhasil menanamkan nilai
kepedulian terhadap lingkungan kepada seluruh warga sekolah sejak dini.
6. Berdasarkan bacaan, pengamatan dilakukan oleh ....
A. Guru-guru SDN Harapan Bangsa bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota
Semarang
B. Siswa kelas VI SDN Harapan Bangsa pada hari Rabu, 19 Maret 2025
C. Tim kebun sekolah yang terdiri dari sepuluh orang siswa kelas V dan
VI
D. Tidak disebutkan secara jelas siapa pengamat dalam teks tersebut
7. Fungsi tempat sampah berwarna hijau di SDN
Harapan Bangsa adalah ....
A. Untuk menampung sampah anorganik seperti plastik, kertas bekas, dan
kaleng minuman
B. Untuk menampung sampah organik seperti sisa makanan dan daun-daunan
C. Untuk menampung semua jenis sampah dari seluruh ruangan kelas dan
kantor
D. Untuk menyimpan pupuk kompos yang dihasilkan dari pengolahan sampah
dapur
8. Hal yang dilakukan sekolah dengan sampah anorganik yang terkumpul
adalah ....
A. Dibakar setiap minggu di belakang sekolah untuk mengurangi volume
sampah
B. Dikirim ke tempat pembuangan akhir (TPA) oleh petugas kebersihan
kota
C. Dikumpulkan dan dijual ke bank sampah terdekat setiap dua minggu
sekali
D. Didaur ulang menjadi kerajinan tangan oleh siswa sebagai tugas
prakarya
9. Ide pokok paragraf ketiga adalah ....
A. SDN Harapan Bangsa memiliki dua jenis tempat sampah berbeda warna
B. Sampah organik diolah menjadi kompos dan sampah anorganik dijual ke
bank sampah
C. Tim kebun sekolah terdiri dari sepuluh orang siswa yang bertugas
bergantian
D. Hasil penjualan sampah digunakan untuk membiayai kegiatan
lingkungan sekolah
10. Manfaat program daur ulang sampah di SDN Harapan Bangsa berdasarkan teks adalah ....
A. Menambah penghasilan pribadi guru dan kepala sekolah dari hasil
penjualan sampah
B. Menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan menanamkan nilai peduli
lingkungan kepada warga sekolah
C. Mengurangi jam pelajaran siswa karena banyak waktu digunakan untuk
memilah sampah
D. Mendapatkan bantuan dana dari pemerintah sebagai sekolah
percontohan daur ulang
Bacaan berikut untuk menjawab soal nomor 11 sampai 15
Laporan Hasil Pengamatan Pertumbuhan Tanaman Kacang Hijau
Pengamatan pertumbuhan tanaman kacang hijau dilaksanakan oleh kelompok 3
siswa kelas VI SDN Cendekia Utama selama dua minggu, mulai tanggal 3 hingga
17 Februari 2025. Tujuan pengamatan adalah untuk mengetahui proses
pertumbuhan tanaman kacang hijau mulai dari biji hingga menjadi tanaman yang
memiliki daun sejati. Pengamatan dilakukan di dalam kelas dengan menggunakan
media tanam berupa tanah, gelas plastik bekas, dan biji kacang hijau.
Pada hari pertama (3 Februari), biji kacang hijau ditanam di dalam gelas
plastik berisi tanah lembab. Pada hari ketiga (5 Februari), mulai terlihat
akar kecil yang tumbuh menembus tanah. Pada hari kelima (7 Februari), batang
pertama atau kecambah mulai muncul ke permukaan tanah dengan warna putih
kehijauan. Pada hari ketujuh (9 Februari), batang semakin memanjang dan daun
pertama mulai terbuka berwarna hijau muda.
Pada hari kesepuluh (12 Februari), tanaman telah memiliki dua helai daun
sejati yang berwarna hijau tua dan batang yang semakin kokoh. Pada hari
keempat belas (17 Februari), tanaman kacang hijau telah tumbuh setinggi
rata-rata 12 centimeter dengan empat helai daun yang berkembang sempurna.
Selama pengamatan, tanaman disiram setiap hari sebanyak dua kali, yaitu pagi
dan sore hari.
Dari hasil pengamatan selama dua minggu tersebut dapat disimpulkan bahwa
tanaman kacang hijau tumbuh dengan cepat dan membutuhkan air yang cukup
serta sinar matahari untuk dapat berkembang dengan baik. Proses
pertumbuhannya berlangsung secara bertahap dan dapat diamati dengan jelas
mulai dari munculnya akar, batang, hingga daun sejati.
11. Tujuan pengamatan yang dilaksanakan dalam teks adalah ....
A. Untuk mengetahui cara memasak kacang hijau menjadi makanan yang
bergizi
B. Untuk mengetahui proses pertumbuhan tanaman kacang hijau dari biji
hingga berdaun
C. Untuk membandingkan pertumbuhan kacang hijau dengan jenis tanaman
lainnya
D. Untuk mengetahui manfaat kacang hijau bagi kesehatan tubuh manusia
12. Berdasarkan teks kecambah pertama
muncul ke permukaan tanah pada ....
A. Hari pertama, tanggal 3 Februari 2025
B. Hari ketiga, tanggal 5 Februari 2025
C. Hari kelima, tanggal 7 Februari 2025
D. Hari ketujuh, tanggal 9 Februari 2025
13. Tinggi rata-rata tanaman kacang hijau
setelah empat belas hari pengamatan adalah ....
A. 8 centimeter dengan dua helai daun
B. 10 centimeter dengan tiga helai daun
C. 12 centimeter dengan empat helai daun
D. 15 centimeter dengan lima helai daun
14. Ide pokok paragraf kedua dalam teks adalah ....
A. Tanaman kacang hijau membutuhkan air dan sinar matahari untuk
tumbuh
B. Pengamatan dilaksanakan selama dua minggu mulai 3 hingga 17
Februari 2025
C. Perkembangan pertumbuhan tanaman kacang hijau dari hari pertama
hingga ketujuh
D. Pada hari ketiga, akar kacang hijau mulai tumbuh menembus tanah
15. Simpulan yang paling tepat berdasarkan isi teks adalah ....
A. Tanaman kacang hijau hanya bisa tumbuh jika ditanam di dalam gelas
plastik bekas
B. Pengamatan tanaman kacang hijau sebaiknya dilakukan selama satu
bulan penuh
C. Tanaman kacang hijau tumbuh cepat secara bertahap dan memerlukan
air serta sinar matahari yang cukup
D. Daun kacang hijau berwarna hijau muda sejak hari pertama tanaman
mulai tumbuh
Demikian Rangkuman Materi Teks Laporan Hasil Pengamatan Plus Latihan Soal: Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1 Kurikulum Merdeka. Semoga ringkasan materi dan latihan soal di atas dapat membantu teman- teman dalam belajar khususnya pada materi teks laporan hasil pengamatan.
Hai sahabat AhzaaNet, kembali lagi yaa belajar bersama kami. Pada kali ini,
kita akan belajar materi Bahasa Indonesia kelas 6 SD/MI semester 1 (ganjil)
Kurikulum Merdeka yaitu tentang membaca grafik.
Membaca Grafik Kelas 6 SD/MI
Melalui pembelajaran ini teman- teman dapat belajar tentang apa itu grafik,
tujuan pembuatan hingga jenis- jenis grafik. Kami juga sudah melengkapi materi
grafik ini dengan latihan soal sehingga kalian dapat belajar dengan mudah
sekaligus berlatih soal- soal yang berkaitan dengan grafik.
Baik, materi selengkapnya tentang grafik kelas 6 SD/MI dapat dipelajari
melalui ringkasan berikut ini. Selamat belajar.
A. Pengertian Grafik
Grafik adalah penyajian data atau informasi dalam bentuk gambar,
diagram, atau simbol visual yang memudahkan pembaca untuk memahami dan
membandingkan data secara cepat dan tepat. Melalui grafik, angka-angka
yang rumit menjadi tampilan visual yang lebih mudah dibaca dan dipahami oleh
siapa saja.
B. Jenis-Jenis Grafik
1. Grafik Batang (Bar Chart)
Grafik batang adalah grafik yang menggunakan balok atau batang tegak
(vertikal) maupun mendatar (horizontal) untuk menyajikan data. Panjang atau
tinggi setiap batang menunjukkan nilai dari data yang diwakilinya. Grafik
batang sangat cocok digunakan untuk membandingkan data dari beberapa kategori
atau kelompok yang berbeda.
2. Grafik Garis (Line Chart)
Grafik garis adalah grafik yang menggunakan titik-titik data yang dihubungkan
dengan garis lurus. Grafik ini sangat baik untuk menunjukkan perkembangan atau
perubahan suatu data dari waktu ke waktu. Melalui grafik garis, kita dapat
dengan mudah melihat tren kenaikan, penurunan, atau kestabilan suatu data.
3. Grafik Lingkaran (Pie Chart)
Grafik lingkaran adalah grafik berbentuk lingkaran yang dibagi menjadi
beberapa bagian (irisan) untuk menunjukkan proporsi atau persentase setiap
bagian terhadap keseluruhan data. Jumlah seluruh bagian dalam grafik lingkaran
selalu sama dengan 100%.
4. Grafik Batang Ganda
Grafik batang ganda adalah grafik batang yang menampilkan dua kelompok data
atau lebih secara berdampingan pada satu grafik. Grafik ini berguna untuk
membandingkan dua kelompok data pada kategori yang sama secara langsung.
C. Cara Membaca Grafik
Agar dapat membaca grafik dengan benar dan memperoleh informasi yang tepat,
teman- teman dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini.
Baca judul grafik terlebih dahulu untuk mengetahui topik atau tema yang
dibahas dalam grafik tersebut.
Perhatikan keterangan sumbu horizontal (mendatar) dan sumbu vertikal (tegak)
pada grafik batang atau grafik garis untuk mengetahui apa yang diukur.
Perhatikan legenda atau keterangan warna jika grafik memiliki lebih dari
satu jenis data.
Baca nilai atau angka dari setiap data yang ditampilkan secara teliti dan
cermat.
Bandingkan data antar kategori atau antar waktu untuk menemukan data
tertinggi, terendah, kenaikan, penurunan, atau tren yang terjadi.
Tarik kesimpulan berdasarkan seluruh data yang telah dibaca dan dianalisis.
Selanjutnya, teman- teman dapat berlatih soal tentang materi membaca grafik
berikut ini. Ada 15 soal latihan tentang grafik Bahasa Indonesia kelas 6 SD/MI
semester 1 (ganjil) Kurikulum Merdeka plus kunci jawabannya.
Selamat Berlatih..
1. Pengertian yang tepat tentang grafik dalam penyajian data adalah ....
A. Kumpulan angka-angka yang disusun dalam tabel panjang agar mudah
dibaca
B. Penyajian data atau informasi dalam bentuk gambar atau simbol
visual yang memudahkan pemahaman
C. Karangan panjang yang berisi penjelasan tentang suatu data secara
rinci
D. Daftar nama-nama yang disusun secara urut berdasarkan abjad
2. Jenis grafik yang paling tepat digunakan untuk menampilkan perkembangan
nilai ujian seorang siswa selama lima tahun berturut-turut adalah ....
A. Grafik lingkaran, karena menampilkan proporsi data secara
keseluruhan
B. Grafik batang ganda, karena membandingkan dua kelompok data
sekaligus
C. Grafik garis, karena menunjukkan perubahan data dari waktu ke waktu
secara jelas
D. Grafik batang, karena membandingkan nilai antar kategori yang
berbeda
Grafik berikut untuk menjawab soal nomor 3 sampai 7.
Membaca Grafik Bahasa Indonesia Kelas 6
3. Berdasarkan Grafik tersebut, jumlah siswa SDN Maju Jaya paling banyak
terdapat pada tahun ....
A. Tahun 2022
B. Tahun 2023
C. Tahun 2025
D. Tahun 2026
4. Jumlah siswa SDN Maju Jaya pada tahun 2024 adalah ....
A. 312 orang
B. 325 orang
C. 318 orang
D. 340 orang
5. Selisih jumlah siswa antara tahun 2022 dan tahun 2026 adalah ....
A. 44 orang
B. 46 orang
C. 48 orang
D. 50 orang
6. Pernyataan yang tepat berdasarkan grafik di atas adalah ....
A. Jumlah siswa SDN Maju Jaya selalu meningkat setiap tahun tanpa
pernah turun
B. Jumlah siswa mengalami penurunan pada tahun 2024 dibandingkan tahun
2023
C. Jumlah siswa paling sedikit terjadi pada tahun 2025
D. Jumlah siswa pada tahun 2023 lebih sedikit dibandingkan tahun 2022
7. Kesimpulan yang paling tepat berdasarkan data pada grafik di atas adalah
....
A. Jumlah siswa SDN Maju Jaya tidak mengalami perubahan yang berarti
dari tahun 2022 hingga 2026
B. Secara keseluruhan, jumlah siswa SDN Maju Jaya menunjukkan tren
meningkat dari tahun 2022 hingga 2026
C. Jumlah siswa SDN Maju Jaya terus menurun dari tahun 2022 hingga
2026
D. SDN Maju Jaya paling banyak menerima siswa baru pada tahun 2023
Grafik berikut untuk menjawab soal nomor 8 sampai 10.
Membaca Grafik Bahasa Indonesia Kelas 6
8. Berdasarkan grafik di atas, nilai rata-rata ujian Bahasa Indonesia paling
rendah terdapat pada tahun ....
A. Tahun 2022
B. Tahun 2023
C. Tahun 2024
D. Tahun 2025
9. Besar kenaikan nilai rata-rata ujian Bahasa Indonesia dari tahun 2025 ke
tahun 2026 adalah ....
A. 1,6 poin
B. 2,0 poin
C. 2,6 poin
D. 3,0 poin
10. Pernyataan yang paling tepat berdasarkan grafik di atas adalah ....
A. Nilai rata-rata ujian Bahasa Indonesia selalu meningkat setiap
tahun secara konsisten
B. Nilai rata-rata ujian mengalami penurunan pada tahun 2024
dibandingkan tahun 2023, kemudian naik kembali
C. Nilai rata-rata ujian pada tahun 2026 sama dengan nilai pada tahun
2023
D. Nilai rata-rata ujian paling tinggi terjadi pada tahun 2024
Grafik untuk menjawab soal nomor 11.
Membaca Grafik Bahasa Indonesia Kelas 6
11. Berdasarkan grafik di atas, ekstrakurikuler yang paling banyak diminati
siswa SD pada tahun 2026 adalah ....
A. Olahraga dengan persentase 28%
B. Pramuka dengan persentase 30%
C. Seni Tari dengan persentase 18%
D. Komputer dengan persentase 10%
Grafik berikut untuk menjawab soal nomor 12 dan 13.
Membaca Grafik Bahasa Indonesia Kelas 6
12. Berdasarkan Grafik di atas, jumlah kunjungan siswa ke perpustakaan
paling banyak pada Semester 1 adalah ....
A. Tahun 2024 dengan 210 kunjungan
B. Tahun 2025 dengan 245 kunjungan
C. Tahun 2026 dengan 280 kunjungan
D. Tahun 2024 dengan 185 kunjungan
13. Selisih jumlah kunjungan antara Semester 1 dan Semester 2 pada tahun
2026 adalah ....
A. 10 kunjungan
B. 15 kunjungan
C. 20 kunjungan
D. 25 kunjungan
Perhatikan grafik berikut untuk menjawab soal nomor 14 dan 15.
Membaca Grafik Bahasa Indonesia Kelas 6
14. Berdasarkan grafik di atas, jumlah produksi jagung Desa Subur Makmur
pada tahun 2026 adalah ....
A. 650 ton
B. 680 ton
C. 700 ton
D. 720 ton
15. Pernyataan yang paling tepat berdasarkan grafik di atas adalah ....
A. Produksi jagung selalu lebih besar daripada produksi padi dari
tahun 2022 hingga 2026
B. Produksi padi dan jagung sama-sama mengalami tren peningkatan dari
tahun 2022 hingga 2026
C. Produksi padi mengalami penurunan setiap tahun dari tahun 2022
hingga 2026
D. Produksi jagung pada tahun 2026 melebihi produksi padi pada tahun
2022
Demikian materi Membaca Grafik Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1 (ganjil) Kurikulum Merdeka. Semoga pembahasan materi dan latihan soal di atas dapat memudahkan teman- teman dalam belajar khususnya menghadapi asesmen sumatif harian, tengah semester maupun akhir semester.
Kami masih akan memposting materi pembelajaran dan latihan soal untuk bahan belajar teman- teman, hanya di AhzaaNet.