Ahzaa.Net
Latihan Soal Perkalian Pecahan dengan Bilangan Asli: Matematika Kelas 6 SD & Pembahasan

Latihan Soal Perkalian Pecahan dengan Bilangan Asli: Matematika Kelas 6 SD & Pembahasan

Hai sahabat AhzaaNet, masih semangat belajar yaa... Baik, pada post ini, kita akan lanjutkan belajar materi matematika kelas 6 SD/MI semester 1 Kurikulum Merdeka dengan topik Perkalian Pecahan dengan Bilangan Asli sebagai bagian dari materi bab 1 pecahan dan desimal.  

Matematika kelas 6 SD
Matematika kelas 6 SD

Ada 25 soal perkalian Pecahan dengan Bilangan Asli yang dapat teman- teman kerjakan sebagai bahan latihan. Oya, kami juga sudah menyiapkan kunci jawaban sekaligus pembahasan untuk membantu apabila kalian menemui kesulitan dalam berlatih soal. 

Baca Juga Materi Matematika Kelas 6 SD/MI Lainnya


Baik, langsung saja yaa berikut latihan soal Matematika kelas 6 SD/MI bab 1 Pecahan dan Desimal : Perkalian Pecahan dengan Bilangan Asli.

Latihan Soal Matematika kelas 6 SD/MI bab 1 Pecahan dan Desimal : Perkalian Pecahan dengan Bilangan Asli

1. Hasil dari ²⁄₃ × 9 = ....
A. 4   
B. 5   
C. 6   
D. 7


2. Hasil dari ³⁄₄ × 16 = ....
A. 9   
B. 10   
C. 11   
D. 12


3. Hasil dari 2/5 × 25 = ....
A. 8   
B. 9   
C. 10   
D. 11


4. Hasil dari ⁵⁄₆ × 18 = ....
A. 12   
B. 13   
C. 14   
D. 15


Baca Juga Materi Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Lengkap Semester 1









5. Hasil dari ⁴⁄₇ × 21 = ....
A. 10   
B. 11   
C. 12   
D. 13


6. Hasil dari ⁷⁄₈ × 40 = ....
A. 32   
B. 33   
C. 34   
D. 35


7. Hasil dari ³⁄₁₀ × 50 = ....
A. 12   
B. 13   
C. 14   
D. 15


8. Hasil dari ⁵⁄₁₂ × 36 = ....
A. 13   
B. 14   
C. 15   
D. 16


9. Hasil dari ⁷⁄₉ × 54 = ....
A. 40   
B. 42   
C. 44   
D. 46


10. Hasil dari ¹¹⁄₁₂ × 60 = ....
A. 50   
B. 52   
C. 54   
D. 55


11. Sebuah toples berisi 30 permen. Adik mengambil ²⁄₅ bagian dari permen tersebut. Berapa butir permen yang diambil adik?
A. 10 butir   
B. 12 butir   
C. 14 butir   
D. 15 butir


12. Seorang pedagang memiliki 48 kg beras. Pedagang tersebut menjual ³⁄₄ bagian dari beras yang dimilikinya. Berapa kg beras yang terjual?
A. 30 kg   
B. 32 kg   
C. 34 kg   
D. 36 kg


13. Panjang kebun Pak Hasan adalah 36 meter. Pak Hasan menanami ⁵⁄₆ bagian dari kebunnya dengan tanaman sayur. Berapa meter panjang kebun yang ditanami sayur?
A. 25 meter   
B. 28 meter   
C. 30 meter   
D. 32 meter


14. Sebuah drum berisi 90 liter air. Ibu menggunakan ²⁄₉ bagian air tersebut untuk menyiram tanaman. Berapa liter air yang digunakan ibu?
A. 18 liter   
B. 20 liter   
C. 22 liter   
D. 24 liter


15. Dalam sebuah keranjang terdapat 56 buah jeruk. Sebanyak ³⁄₇ bagian dari jeruk tersebut dibagikan kepada tetangga. Berapa buah jeruk yang dibagikan?
A. 20 buah   
B. 22 buah   
C. 24 buah  
D. 26 buah


16. Seorang penjahit memiliki 72 meter kain. Ia menggunakan ⁵⁄₈ bagian dari kain tersebut untuk membuat seragam sekolah. Berapa meter kain yang digunakan?
A. 40 meter   
B. 42 meter   
C. 44 meter   
D. 45 meter


17. Jumlah buku di perpustakaan sekolah ada 120 buku. Sebanyak ⁷⁄₁₂ bagian dari buku tersebut adalah buku pelajaran. Berapa buku pelajaran yang ada di perpustakaan?
A. 60 buku   
B. 65 buku   
C. 70 buku   
D. 75 buku


18. Pak Surya memiliki 84 batang pohon mangga di kebunnya. Sebanyak ⁵⁄₇ bagian dari pohon tersebut sedang berbuah. Berapa batang pohon mangga yang sedang berbuah?
A. 55 batang   
B. 58 batang   
C. 60 batang   
D. 63 batang


19. Sebuah tangki minyak goreng berisi 150 liter. Sebuah restoran membeli ⁴⁄₅ bagian dari isi tangki tersebut. Berapa liter minyak goreng yang dibeli restoran?
A. 100 liter   
B. 110 liter   
C. 120 liter   
D. 130 liter


20. Desa Sukamaju memiliki lahan pertanian seluas 200 hektare. Sebanyak ³⁄₈ bagian dari lahan tersebut digunakan untuk menanam padi. Berapa hektare lahan yang ditanami padi?
A. 60 hektare   
B. 70 hektare   
C. 75 hektare   
D. 80 hektare


21. Sebuah sekolah memiliki 360 siswa. Sebanyak ⁷⁄₁₂ bagian dari seluruh siswa mengikuti upacara bendera pada hari Senin. Berapa siswa yang mengikuti upacara?
A. 180 siswa   
B. 195 siswa   
C. 200 siswa   
D. 210 siswa


22. Sebuah gudang menyimpan 480 karung gabah. Sebanyak ⁵⁄₁₆ bagian dari gabah tersebut telah dijual ke penggilingan. Berapa karung gabah yang telah dijual?
A. 130 karung   
B. 140 karung   
C. 150 karung   
D. 160 karung


23. Pak Doni menempuh perjalanan sejauh 240 km dari kota A ke kota B. Setelah ⁷⁄₁₂ bagian perjalanan selesai ditempuh, mobil Pak Doni berhenti untuk mengisi bahan bakar. Berapa km perjalanan yang sudah ditempuh saat itu?
A. 120 km   
B. 130 km   
C. 140 km   
D. 150 km


24. Sebuah pabrik roti memproduksi 960 loaf roti setiap harinya. Sebanyak ⁵⁄₁₂ bagian dijual ke supermarket, ¼ bagian dijual ke kantin sekolah, dan sisanya disimpan di gudang. Berapa loaf roti yang disimpan di gudang?
A. 280 loaf   
B. 290 loaf   
C. 300 loaf   
D. 320 loaf


25. Seorang petani memiliki 3 petak sawah. Luas sawah pertama ²⁄₅ × 100 m², luas sawah kedua ³⁄₄ × 80 m², dan luas sawah ketiga ⁵⁄₆ × 120 m². Berapa m² total luas ketiga sawah petani tersebut?
A. 200 m²   
B. 210 m²   
C. 220 m²   
D. 240 m²


Soal 1
²⁄₃ × 9
Kalikan pembilang dengan bilangan asli, lalu bagi dengan penyebut.
(2 × 9) ÷ 3 = 18 ÷ 3 = 6

Soal 2
³⁄₄ × 16
(3 × 16) ÷ 4 = 48 ÷ 4 = 12 

Soal 3
²⁄₅ × 25
(2 × 25) ÷ 5 = 50 ÷ 5 = 10 

Soal 4
⁵⁄₆ × 18
(5 × 18) ÷ 6 = 90 ÷ 6 = 15 

Soal 5
⁴⁄₇ × 21
(4 × 21) ÷ 7 = 84 ÷ 7 = 12

Soal 6
⁷⁄₈ × 40
(7 × 40) ÷ 8 = 280 ÷ 8 = 35 

Soal 7
³⁄₁₀ × 50
(3 × 50) ÷ 10 = 150 ÷ 10 = 15

Soal 8
 ⁵⁄₁₂ × 36
(5 × 36) ÷ 12 = 180 ÷ 12 = 15 

Soal 9
 ⁷⁄₉ × 54
(7 × 54) ÷ 9 = 378 ÷ 9 = 42 

Soal 10
 ¹¹⁄₁₂ × 60
(11 × 60) ÷ 12 = 660 ÷ 12 = 55 

Soal 11:
Permen yang diambil = ²⁄₅ × 30
= (2 × 30) ÷ 5 = 60 ÷ 5 = 12 butir 

Soal 12
Beras yang terjual = ³⁄₄ × 48
= (3 × 48) ÷ 4 = 144 ÷ 4 = 36 kg 

Soal 13
Panjang kebun yang ditanami sayur = ⁵⁄₆ × 36
= (5 × 36) ÷ 6 = 180 ÷ 6 = 30 meter 

Soal 14
Air yang digunakan = ²⁄₉ × 90
= (2 × 90) ÷ 9 = 180 ÷ 9 = 20 liter 

Soal 15
Jeruk yang dibagikan = ³⁄₇ × 56
= (3 × 56) ÷ 7 = 168 ÷ 7 = 24 buah 

Soal 16
Kain yang digunakan = ⁵⁄₈ × 72
= (5 × 72) ÷ 8 = 360 ÷ 8 = 45 meter 

Soal 17
Buku pelajaran = ⁷⁄₁₂ × 120
= (7 × 120) ÷ 12 = 840 ÷ 12 = 70 buku 

Soal 18
Pohon yang berbuah = ⁵⁄₇ × 84
= (5 × 84) ÷ 7 = 420 ÷ 7 = 60 batang 

Soal 19
Minyak goreng yang dibeli = ⁴⁄₅ × 150
= (4 × 150) ÷ 5 = 600 ÷ 5 = 120 liter 

Soal 20
Lahan yang ditanami padi = ³⁄₈ × 200
= (3 × 200) ÷ 8 = 600 ÷ 8 = 75 hektare 

Soal 21
Siswa yang mengikuti upacara = ⁷⁄₁₂ × 360
= (7 × 360) ÷ 12 = 2.520 ÷ 12 = 210 siswa 

Soal 22
Gabah yang terjual = ⁵⁄₁₆ × 480
= (5 × 480) ÷ 16 = 2.400 ÷ 16 = 150 karung 

Soal 23
Perjalanan yang sudah ditempuh = ⁷⁄₁₂ × 240
= (7 × 240) ÷ 12 = 1.680 ÷ 12 = 140 km 

Soal 24
Roti yang dijual ke supermarket = ⁵⁄₁₂ × 960
= (5 × 960) ÷ 12 = 4.800 ÷ 12 = 400 loaf
Roti yang dijual ke kantin = 1/4 × 960
= 960 ÷ 4 = 240 loaf
Roti yang disimpan di gudang = 960 − 400 − 240 = 320 loaf 

Soal 25
Luas sawah pertama = ²⁄₅ × 100 = (2 × 100) ÷ 5 = 40 m²
Luas sawah kedua = ³⁄₄ × 80 = (3 × 80) ÷ 4 = 60 m²
Luas sawah ketiga = ⁵⁄₆ × 120 = (5 × 120) ÷ 6 = 100 m²
Total luas = 40 + 60 + 100 = 200 m²

Demikian Latihan Soal Perkalian Pecahan dengan Bilangan Asli: Matematika Kelas 6 SD & Pembahasan. Bila membutuhkan soal ini, kalian dapat menyimpannya dalam format PDF. Semoga Bermanfaat. 


Salam. 

Soal Perkalian Bilangan Asli dengan Pecahan Kelas 6 SD & Pembahasan

Soal Perkalian Bilangan Asli dengan Pecahan Kelas 6 SD & Pembahasan

Hai sahabat AhzaaNet, selamat datang kembali untuk belajar bersama kami. Pada post ini, kita akan belajar materi matematika kelas 6 SD/MI dengan topik Perkalian Bilangan Asli dengan Pecahan. Topik ini merupakan bagian dari materi matematika kelas 6 SD/MI semester 1 bab 1 Pecahan dan Desimal. 

soal matematika sd
Soal Matematika SD

Pada topik ini, teman- teman dapat belajar tentang perkalian bilangan asli dengan pecahan biasa, perkalian bilangan asli dengan pecahan campuran dan soal cerita perkalian bilangan asli dengan pecahan. 

Nah, pada soal latihan asesmen sumatif harian perkalian bilangan asli dengan pecahan ini, terdapat 25 soal pilihan ganda lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasannya. Ada 10 soal perkalian bilangan asli dengan pecahan biasa maupun campuran serta 15 soal cerita tentang perkalian bilangan asli dengan pecahan. 

Baca Juga Materi Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Lengkap Semester 1









Baik, langsung saja yaa, berikut latihan soalnya, 

Latihan Soal Asesmen Sumatif Harian Perkalian Bilangan Asli dengan Pecahan Plus Pembahasan: Matematika Kelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka 


1. Hasil dari 3 × ²⁄₅ = ....
A. 5/3  
B. 6/5  
C. 6/15  
D. 3/10


2. Hasil dari 4 × ³⁄₈ = ....
A. 12/32   
B. 7/8  
C. 3/2   
D. 12/8


3. Hasil dari 6 × ²⁄₃ = ....
A. 3  
B. 4  
C. 5
D. 6


4. Hasil dari 5 × ¾ = ....
A. 15/4   
B. 8/4  
C. 10/4   
D. 20/4


5. Hasil dari 8 × ⅜ = ....
A. 2   
B. 3   
C. 4   
D. 5


6. Hasil dari 9 × ²⁄₆ = ....
A. 18/6  
B. 2   
C. 3   
D. 4


7. Hasil dari 12 × 1/6 = ....
A. 1   
B. 2   
C. 3   
D. 4


8. Hasil dari 7 × 4/7 = ....
A. 2   
B. 3   
C. 4   
D. 5


9.  Hasil dari 10 × ³⁄₅ = ....
A. 4   
B. 5   
C. 6   
D. 7


10. Hasil dari 15 × ⁴⁄₅ = ....
A. 9   
B. 10   
C. 11   
D. 12


11. Ibu membeli 6 kg tepung terigu. Ibu menggunakan ²⁄₃ bagian dari tepung tersebut untuk membuat kue. Berapa kg tepung yang digunakan ibu?
A. 2 kg   
B. 3 kg   
C. 4 kg   
D. 5 kg


12. Pak Dedi memotong tali tersebut menjadi beberapa bagian, masing-masing ¾ meter. Berapa meter tali yang digunakan jika Pak Dedi mengambil 8 bagian?
A. 4 meter   
B. 5 meter   
C. 6 meter   
D. 7 meter


13. Dina berlari mengelilingi lapangan sebanyak 5 kali. Setiap satu kali putaran berjarak ³⁄₄ km. Berapa km total jarak yang ditempuh Dina?
A. 2¼ km   
B. 3¾ km   
C. 4 km   
D. 4½ km


14. Sebuah pabrik memproduksi 240 buah mainan setiap hari. Sebanyak ⅝ dari hasil produksi tersebut dikirim ke toko. Berapa buah mainan yang dikirim ke toko?
A. 120 buah   
B. 140 buah   
C. 150 buah   
D. 160 buah


15. Pak Budi memiliki sawah seluas 20 hektare. Ia menanami ³⁄₄ bagian sawahnya dengan padi. Berapa hektare sawah yang ditanami padi?
A. 12 hektare   
B. 14 hektare   
C. 15 hektare   
D. 16 hektare


16. Sebuah kolam renang dapat menampung 4.500 liter air. Saat ini kolam terisi ⁵⁄₉ bagian. Berapa liter air yang ada di dalam kolam sekarang?
A. 2.000 liter   
B. 2.500 liter   
C. 3.000 liter   
D. 3.500 liter


17. Riko membaca sebuah buku yang terdiri dari 180 halaman. Dalam sehari ia berhasil membaca ²⁄₉ bagian dari buku tersebut. Berapa halaman yang telah dibaca Riko?
A. 20 halaman   
B. 30 halaman   
C. 40 halaman   
D. 50 halaman


18. Bu Ani membagikan 36 buah apel kepada murid-muridnya. Setiap murid mendapat ³⁄₄ bagian dari jatah apel yang seharusnya 4 buah. Berapa buah apel yang diterima setiap murid?
A. 2 buah   
B. 3 buah   
C. 4 buah   
D. 5 buah


19. Sebuah truk mengangkut 8 ton pasir. Dalam perjalanan pertama, truk mengangkut ⅜ dari total muatan. Berapa ton pasir yang diangkut pada perjalanan pertama?
A. 2 ton   
B. 3 ton   
C. 4 ton   
D. 5 ton


20. Sebuah toko kain memiliki 45 meter kain. Pemilik toko menjual ⁴⁄₉ bagian dari kain tersebut pada hari Senin. Berapa meter kain yang terjual pada hari Senin?
A. 15 meter   
B. 18 meter   
C. 20 meter   
D. 25 meter


21. Dalam sebuah kelas terdapat 32 siswa. Sebanyak ⁵⁄₈ dari jumlah siswa tersebut mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka. Berapa siswa yang mengikuti pramuka?
A. 16 siswa   
B. 18 siswa   
C. 20 siswa   
D. 22 siswa


22. Seorang petani memanen 120 kg jagung. Sebanyak ⅔ dari hasil panen dijual ke pasar, dan sisanya disimpan. Berapa kg jagung yang disimpan petani?
A. 20 kg   
B. 30 kg   
C. 40 kg   
D. 50 kg


23. Sebuah proyek pembangunan jalan sepanjang 18 km. Setelah sebulan, ⁵⁄₆ bagian dari jalan tersebut telah selesai dibangun. Berapa km jalan yang belum selesai dibangun?
A. 2 km   
B. 3 km   
C. 4 km   
D. 5 km


24. Ibu Sari memiliki 2 lusin telur (24 butir). Ia menggunakan 3/4 bagian untuk membuat kue ulang tahun. Setelah membuat kue, sisa telur ibu Sari dimasak untuk sarapan sebanyak ½ dari sisa telur yang ada. Berapa butir telur yang dimasak untuk sarapan?
A. 6 butir   
B. 4 butir   
C. 3butir   
D. 2 butir


25. Sebuah tangki bahan bakar berisi 60 liter. Setiap hari digunakan ⅙ bagian dari isi tangki. Jika hari ini tangki penuh, berapa liter sisa bahan bakar setelah digunakan selama 3 hari?
A. 20 liter   
B. 25 liter   
C. 30 liter   
D. 35 liter




Soal 1 
3 × ²⁄₅
Kalikan bilangan asli dengan pembilang: 3 × 2 = 6, penyebutnya tetap 5.
Hasilnya = ⁶⁄₅ 

Soal 2 
4 × ³⁄₈
Kalikan: 4 × 3 = 12, penyebut tetap 8.
¹²⁄₈ disederhanakan: 12 ÷ 4 = 3, 8 ÷ 4 = 2 → ³⁄₂ = 1½ 

Soal 3 
6 × ²⁄₃
Kalikan: 6 × 2 = 12, penyebut tetap 3.
¹²⁄₃ = 4 

Soal 4 
5 × ¾
Kalikan: 5 × 3 = 15, penyebut tetap 4.
Hasilnya = ¹⁵⁄₄ 

Soal 5 
8 × ⅜
Kalikan: 8 × 3 = 24, penyebut tetap 8.
²⁴⁄₈ = 3 

Soal 6
9 × ²⁄₆
Kalikan: 9 × 2 = 18, penyebut tetap 6.
¹⁸⁄₆ = 3 

Soal 7
12 × ⅙
Kalikan: 12 × 1 = 12, penyebut tetap 6.
¹²⁄₆ = 2 

Soal 8
7 × ⁴⁄₇
Kalikan: 7 × 4 = 28, penyebut tetap 7.
²⁸⁄₇ = 4 

Soal 9
10 × ³⁄₅
Kalikan: 10 × 3 = 30, penyebut tetap 5.
³⁰⁄₅ = 6 

Soal 10:
15 × ⁴⁄₅
Kalikan: 15 × 4 = 60, penyebut tetap 5.
⁶⁰⁄₅ = 12 

Soal 11:
Tepung yang digunakan = ²⁄₃ × 6 = ¹²⁄₃ = 4 kg 

Soal 12
Tali yang digunakan = 8 × ¾ = ²⁴⁄₄ = 6 meter 

Soal 13
Total jarak = 5 × ¾ = ¹⁵⁄₄ = 3¾ = 3,75 km 

Soal 14
Mainan yang dikirim = ⅝ × 240 = (240 × 5) ÷ 8 = 1.200 ÷ 8 = 150 buah 

Soal 15
Sawah yang ditanami = ¾ × 20 = ⁶⁰⁄₄ = 15 hektare 

Soal 16
Air dalam kolam = ⁵⁄₉ × 4.500 = (4.500 × 5) ÷ 9 = 22.500 ÷ 9 = 2.500 liter 

Soal 17
Halaman yang dibaca = ²⁄₉ × 180 = (180 × 2) ÷ 9 = 360 ÷ 9 = 40 halaman 

Soal 18
Apel yang diterima setiap murid = ¾ × 4 = ¹²⁄₄ = 3 buah 

Soal 19
Pasir yang diangkut = ⅜ × 8 = ²⁴⁄₈ = 3 ton 

Soal 20
Kain yang terjual = ⁴⁄₉ × 45 = (45 × 4) ÷ 9 = 180 ÷ 9 = 20 meter 

Soal 21
Siswa yang ikut pramuka = ⁵⁄₈ × 32 = (32 × 5) ÷ 8 = 160 ÷ 8 = 20 siswa 

Soal 22
Jagung yang dijual = ⅔ × 120 = (120 × 2) ÷ 3 = 240 ÷ 3 = 80 kg
Jagung yang disimpan = 120 − 80 = 40 kg 

Soal 23
Jalan yang sudah selesai = ⁵⁄₆ × 18 = (18 × 5) ÷ 6 = 90 ÷ 6 = 15 km
Jalan yang belum selesai = 18 − 15 = 3 km 

Soal 24
Telur yang digunakan untuk kue = 3/4 × 24 = (24 × 3) ÷ 4 = 72 ÷ 4 = 18 butir
Sisa telur = 24 − 18 = 6 butir
Telur yang dimasak untuk sarapan = ½ × 6 = 3 butir 

Soal 25
Bahan bakar yang digunakan per hari = 1/6 × 60 = 10 liter
Bahan bakar yang digunakan dalam 3 hari = 3 × 10 = 30 liter
Sisa bahan bakar = 60 − 30 = 30 liter 


Demikian Latihan Soal Asesmen Sumatif Harian Perkalian Bilangan Asli dengan Pecahan Plus Pembahasan: Matematika Kelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka. Semoga dengan latihan soal ini, dapat memudahkan teman- teman khususnya belajar matematika topik pecahan dan desimal. 

Semoga Bermanfaat 

Salam. 

Ringkasan Materi Plus Soal Teks Eksplanasi: Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1 (Ganjil) Kurikulum Merdeka

Ringkasan Materi Plus Soal Teks Eksplanasi: Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1 (Ganjil) Kurikulum Merdeka

Hai Sahabat AhzaaNet, kembali lagi yaa belajar bersama kami. Pada kesempatan ini, kita akan belajar sebuah teks yang membahas tentang sebuah fenomena atau proses terjadinya sesuatu yaitu teks eksplanasi. 

Ringkasan Materi Plus Soal Teks Eksplanasi
Ringkasan Materi Plus Soal Teks Eksplanasi


Teks eksplanasi menjadi salah satu materi yang diajarkan di kelas 6 SD/ MI. Melalui pembahasan berikut, teman-teman akan mengerti tentang apa itu teks eksplanasi, struktur dan contohnya. Pada bagian akhir, kami tambahkan juga latihan soal untuk teks tersebut sebagai bahan belajar melalui latihan soal. 

Baca Juga Materi Terkait








Baik, langsung saja, tentang teks eksplanasi, berikut uraiannya, 

Pengertian Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi adalah teks yang berisi penjelasan tentang proses terjadinya suatu fenomena atau peristiwa, baik fenomena alam maupun fenomena sosial. Kata eksplanasi berasal dari bahasa Inggris explanation yang artinya penjelasan. Jadi, teks eksplanasi adalah teks yang menjawab dua pertanyaan besar: mengapa sesuatu bisa terjadi dan bagaimana proses terjadinya.
Contoh topik teks eksplanasi antara lain tentang fenomena bagaimana banjir bisa terjadi, terjadinya gempa bumi, bagaimana proses terjadinya pelangi, dan mengapa bisa terjadi gerhana matahari.


Ciri-Ciri Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi memiliki ciri-ciri diantaranya,
  • Membahas fenomena nyata. Teks eksplanasi selalu membahas peristiwa yang benar-benar terjadi di dunia nyata, bukan cerita rekaan. Fenomenanya bisa berupa peristiwa alam seperti gunung meletus, tsunami, atau pelangi, maupun fenomena sosial seperti kemiskinan atau urbanisasi.
  • Bersifat faktual dan ilmiah. Informasi yang disampaikan berdasarkan fakta dan data yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, bukan berdasarkan mitos atau kepercayaan semata.
  • Menjelaskan hubungan sebab-akibat. Ciri paling khas dari teks eksplanasi adalah adanya hubungan sebab-akibat yang jelas. Teks ini menjelaskan apa yang menjadi penyebab suatu peristiwa dan apa akibat yang ditimbulkannya.
  • Menggunakan konjungsi khusus. Teks eksplanasi menggunakan dua jenis konjungsi utama, yaitu konjungsi kausalitas seperti karena, sehingga, akibatnya, oleh karena itu, dan konjungsi kronologis seperti pertama, kemudian, setelah itu, akhirnya.
  • Menggunakan kalimat pasif. Teks eksplanasi banyak menggunakan kalimat pasif yang ditandai imbuhan di- atau ter- seperti dihasilkan, terbentuk, dipengaruhi, agar penjelasan terasa lebih objektif dan ilmiah.
  • Menggunakan istilah ilmiah. Karena membahas fenomena secara ilmiah, teks eksplanasi sering menggunakan istilah khusus seperti magnitudo, episentrum, evaporasi, kondensasi, dan sebagainya.

Struktur Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi disusun mengikuti tiga bagian utama yang saling berkaitan dan tidak boleh dibalik urutannya.
1. Pernyataan Umum
Bagian pembuka yang memperkenalkan topik atau fenomena secara umum kepada pembaca. Berisi definisi atau gambaran awal tentang fenomena yang akan dijelaskan. Biasanya menggunakan kata adalah, merupakan, atau yaitu.
2. Deretan Penjelas
Bagian inti yang menjelaskan proses, tahapan, dan hubungan sebab-akibat secara rinci. Bagian ini dapat terdiri dari beberapa paragraf yang saling berkaitan dan menggunakan konjungsi kausalitas maupun kronologis.
3. Interpretasi
Bagian penutup yang berisi simpulan atau pandangan akhir penulis tentang fenomena yang telah dijelaskan. Sering diawali dengan kata dengan demikian, jadi, oleh karena itu, atau dapat disimpulkan.

Contoh Teks Eksplanasi

Berikut ini contoh teks eksplanasi tentang daur air. 

Daur air atau siklus air adalah proses perputaran air yang berlangsung terus-menerus di alam tanpa pernah berhenti. Proses ini sangat penting bagi kehidupan seluruh makhluk hidup di bumi karena menjaga ketersediaan air bersih di alam. Daur air melibatkan beberapa tahapan yang saling berkaitan satu sama lain.

Tahap pertama dalam daur air adalah evaporasi, yaitu proses penguapan air dari permukaan laut, sungai, danau, dan sumber air lainnya oleh panas matahari. Air yang menguap berubah menjadi uap air yang ringan dan naik ke atmosfer. Semakin tinggi suhu udara, semakin banyak air yang menguap ke udara.

Uap air yang telah naik ke atmosfer kemudian mengalami kondensasi, yaitu proses perubahan uap air menjadi titik-titik air yang sangat kecil ketika bertemu dengan udara dingin di ketinggian tertentu. Titik-titik air ini berkumpul membentuk awan. Semakin banyak uap air yang mengalami kondensasi, semakin besar dan tebal awan yang terbentuk.

Ketika awan sudah sangat tebal dan tidak mampu lagi menahan beban titik-titik air di dalamnya, terjadilah presipitasi, yaitu jatuhnya air dari awan ke permukaan bumi dalam bentuk hujan, salju, atau hujan es tergantung pada suhu udara di daerah tersebut. Air hujan yang jatuh ke bumi kemudian mengalir ke sungai, meresap ke dalam tanah menjadi air tanah, atau mengisi kembali danau dan laut untuk kemudian menguap lagi dan memulai daur baru.

Dapat disimpulkan bahwa daur air adalah sistem alami yang bekerja secara berkelanjutan untuk menjaga keseimbangan ketersediaan air di bumi. Ketiga tahap utamanya, yaitu evaporasi, kondensasi, dan presipitasi, saling bergantung dan tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Oleh karena itu, menjaga kelestarian lingkungan berarti turut menjaga kelangsungan daur air yang sangat vital bagi kehidupan ini.

Nah, untuk lebih memperdalam pemahaman teman- teman tentang teks eksplanasi, berikut latihan soal yang dapat dikerjakan. 

Latihan Soal Teks Eksplanasi: Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1 (Ganjil) Kurikulum Merdeka


1. Pengertian yang tepat tentang teks eksplanasi adalah ....
A. Teks yang menceritakan pengalaman seseorang dalam melakukan suatu perjalanan wisata
B. Teks yang menjelaskan proses terjadinya suatu fenomena alam atau sosial secara ilmiah
C. Teks yang berisi pendapat dan argumentasi seseorang tentang suatu masalah tertentu
D. Teks yang memberikan petunjuk langkah-langkah melakukan sesuatu secara berurutan


2. Perhatikan ciri-ciri berikut!
(1) Membahas fenomena nyata yang benar-benar terjadi
(2) Bersifat faktual dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah
(3) Menjelaskan hubungan sebab-akibat suatu peristiwa
(4) Menceritakan tokoh dan alur cerita yang menarik
Ciri-ciri yang termasuk teks eksplanasi ditunjukkan oleh nomor ....
A. (1), (2), dan (3)
B. (1), (2), dan (4)
C. (2), (3), dan (4)
D. (1), (3), dan (4)


3. Urutan struktur teks eksplanasi yang benar adalah ....
A. Deretan penjelas → Pernyataan umum → Interpretasi
B. Pernyataan umum → Interpretasi → Deretan penjelas
C. Pernyataan umum → Deretan penjelas → Interpretasi
D. Interpretasi → Pernyataan umum → Deretan penjelas


4. Konjungsi yang biasanya digunakan dalam teks eksplanasi untuk menunjukkan hubungan sebab-akibat adalah ....
A. Tetapi, namun, meskipun, walaupun
B. Dan, serta, juga, bahkan
C. Kemudian, lalu, setelah itu, akhirnya
D. Karena, sehingga, akibatnya, oleh karena itu


5. Berikut ini contoh topik yang paling tepat untuk sebuah teks eksplanasi adalah ....
A. Petualangan Rara mencari sahabat baru di sekolahnya
B. Cara membuat kerajinan tangan dari bahan daur ulang
C. Bagaimana proses terjadinya gerhana matahari total
D. Liburan keluarga ke Pantai Parangtritis yang menyenangkan


Bacaan berikut untuk soal nomor 6 sampai 10
Mengapa Banjir Bisa Terjadi?

Banjir adalah peristiwa meluapnya air dalam jumlah besar ke daratan yang biasanya kering. Banjir merupakan salah satu bencana alam yang paling sering melanda wilayah Indonesia, terutama di kota-kota besar yang padat penduduk. Peristiwa ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, baik faktor alam maupun faktor ulah manusia.

Salah satu penyebab utama terjadinya banjir adalah curah hujan yang sangat tinggi dalam waktu singkat. Ketika hujan turun dengan deras dan terus-menerus, tanah tidak mampu menyerap seluruh air yang jatuh karena kapasitasnya terbatas. Akibatnya, air yang tidak terserap tersebut mengalir ke tempat yang lebih rendah dan menumpuk hingga meluap ke jalanan dan permukiman.

Selain curah hujan tinggi, penggundulan hutan atau deforestasi juga menjadi penyebab banjir yang serius. Hutan berfungsi sebagai daerah resapan air yang sangat penting. Ketika pohon-pohon di hutan ditebang secara besar-besaran, kemampuan tanah untuk menyerap air berkurang drastis. Hal ini menyebabkan air hujan langsung mengalir deras ke sungai-sungai sehingga volume air sungai meningkat dengan cepat dan akhirnya meluap ke daerah sekitarnya.

Faktor lain yang memperparah banjir adalah kebiasaan membuang sampah sembarangan ke sungai dan saluran air. Sampah yang menumpuk menyumbat aliran air sehingga air tidak dapat mengalir dengan lancar ke laut. Bersamaan dengan itu, pembangunan gedung dan jalan beraspal yang terus meluas mengurangi daerah resapan air di perkotaan karena air tidak dapat meresap ke dalam tanah yang tertutup beton.

Dengan demikian, banjir bukanlah bencana yang sepenuhnya datang dengan sendirinya. Banjir terjadi akibat kombinasi dari faktor alam dan perilaku manusia yang kurang bertanggung jawab terhadap lingkungan. Oleh karena itu, upaya pencegahan banjir harus dilakukan bersama-sama, mulai dari menjaga kelestarian hutan, tidak membuang sampah di sungai, hingga memperbanyak daerah resapan air di kota-kota.

6. Ide pokok paragraf yang merupakan pernyataan umum dalam teks tersebut adalah ....
A. Banjir hanya terjadi di kota-kota besar yang padat penduduk di Indonesia
B. Banjir adalah peristiwa meluapnya air ke daratan yang dapat disebabkan berbagai faktor
C. Banjir disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi dalam waktu singkat
D. Banjir merupakan bencana alam yang tidak bisa dicegah oleh siapa pun


7. Berdasarkan teks tentang banjir, tanah tidak mampu menyerap semua air hujan yang turun. Hal ini dikarenakan ....
A. kualitas tanah di Indonesia sangat buruk dan tidak subur
B. hujan turun terlalu singkat sehingga air tidak sempat meresap
C. kapasitas tanah dalam menyerap air terbatas sehingga tidak bisa menampung semua air
D. tanah sudah penuh terisi air sejak sebelum hujan turun


8. Ide pokok paragraf kedua dalam bacaan adalah ....
A. Sampah yang memenuhi sungai menjadi penyebab utama banjir di perkotaan
B. Curah hujan yang tinggi adalah satu-satunya penyebab banjir di Indonesia
C. Penggundulan hutan mengurangi kemampuan tanah menyerap air sehingga banjir terjadi
D. Pembangunan gedung dan jalan beraspal memperparah banjir di kota-kota besar


9. Di bawah ini kalimat yang menunjukkan hubungan sebab-akibat dalam teks tentang banjir adalah ....
A. Banjir adalah peristiwa meluapnya air dalam jumlah besar ke daratan yang biasanya kering
B. Banjir merupakan salah satu bencana alam yang paling sering melanda Indonesia
C. Ketika pohon-pohon ditebang, kemampuan tanah menyerap air berkurang drastis sehingga sungai meluap
D. Hutan berfungsi sebagai daerah resapan air yang sangat penting bagi lingkungan hidup


10. Pernyataan yang tepat berdasarkan bacaan di atas adalah ....
A. Penggundulan hutan justru memperbesar kemampuan tanah dalam menyerap air hujan
B. Banjir tidak ada hubungannya dengan kebiasaan membuang sampah di sungai
C. Hutan berfungsi sebagai daerah resapan air yang penting untuk mencegah banjir
D. Pembangunan jalan beraspal memperbanyak daerah resapan air di perkotaan


Bacaan berikut untuk menjawab soal nomor 11 sampai 15. 
Bagaimana Pelangi Terbentuk?

Pelangi adalah fenomena optik yang terjadi di atmosfer dan tampak sebagai busur cahaya berwarna-warni di langit. Pelangi terdiri dari tujuh warna yang tersusun secara berurutan, yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Fenomena indah ini muncul setelah hujan turun ketika matahari bersinar.

Proses terbentuknya pelangi dimulai ketika sinar matahari memasuki butiran-butiran air hujan yang masih melayang di udara. Saat sinar matahari masuk ke dalam butiran air, cahaya tersebut mengalami pembiasan atau pembelokan arah. Pembiasan ini terjadi karena cahaya bergerak dari medium udara yang kurang rapat ke medium air yang lebih rapat sehingga kecepatannya berubah dan arahnya ikut berbelok.

Setelah mengalami pembiasan, cahaya matahari yang sebenarnya terdiri dari berbagai warna kemudian terpisah menjadi tujuh warna berbeda. Pemisahan ini terjadi karena setiap warna cahaya memiliki panjang gelombang yang berbeda sehingga dibiaskan dengan sudut yang berbeda pula. Selanjutnya, cahaya yang telah terpisah tersebut dipantulkan oleh permukaan dalam butiran air dan keluar kembali ke udara melalui proses pembiasan kedua.

Jadi, pelangi bukan sekadar keindahan alam semata, melainkan hasil dari proses ilmiah yang melibatkan pembiasan dan pemantulan cahaya di dalam butiran air hujan. Fenomena ini membuktikan bahwa cahaya matahari yang tampak putih sebenarnya tersusun dari berbagai warna. Pelangi hanya dapat terlihat ketika posisi matahari berada di belakang pengamat dan hujan turun di depannya.

11. Berikut ini pernyataan umum yang terdapat dalam teks di atas adalah ....
A. Pelangi terdiri dari tujuh warna yang tersusun secara berurutan di langit
B. Pelangi adalah fenomena optik di atmosfer yang tampak sebagai busur cahaya berwarna-warni
C. Pelangi hanya muncul setelah hujan turun ketika matahari bersinar terang
D. Pelangi terbentuk melalui proses pembiasan dan pemantulan cahaya matahari


12. Berdasarkan bacaan dapat disimpulkan bahwa cahaya matahari dibiaskan ketika masuk ke dalam butiran air. Hal ini karena ....
A. butiran air memiliki warna yang dapat menyerap cahaya matahari
B. butiran air memantulkan cahaya matahari kembali ke udara bebas
C. cahaya tidak dapat menembus butiran air yang sangat kecil ukurannya
D. cahaya bergerak dari medium udara yang kurang rapat ke medium air yang lebih rapat


13. Ide pokok paragraf kedua dalam bacaan adalah ....
A. Sinar matahari masuk ke dalam butiran air dan mengalami pembiasan pertama
B. Pelangi hanya dapat terlihat ketika posisi matahari berada di belakang pengamat
C. Cahaya matahari terpisah menjadi tujuh warna karena setiap warna memiliki panjang gelombang berbeda
D. Butiran air hujan memantulkan cahaya matahari sehingga pelangi tampak dari bawah


14. Di bawah ini bagian yang merupakan interpretasi dalam bacaan adalah ....
A. Paragraf yang menjelaskan definisi pelangi sebagai fenomena optik di atmosfer
B. Paragraf yang menjelaskan proses pembiasan cahaya saat masuk ke dalam butiran air
C. Paragraf yang menyimpulkan bahwa pelangi merupakan hasil pembiasan dan pemantulan cahaya
D. Paragraf yang menjelaskan pemisahan tujuh warna oleh butiran air hujan


15. Informasi yang paling tepat berdasarkan teks di atas adalah ....
A. Pelangi terbentuk dari cahaya bulan yang dipantulkan oleh awan hujan di langit
B. Setiap warna dalam pelangi dibiaskan dengan sudut yang sama karena memiliki panjang gelombang sama
C. Pelangi dapat terlihat ketika posisi matahari berada tepat di depan pengamat
D. Pelangi terbentuk melalui dua kali proses pembiasan dan satu kali pemantulan di dalam butiran air


Demikian Ringkasan Materi Plus Soal Teks Eksplanasi: Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1 (Ganjil) Kurikulum Merdeka. Semoga pembahasan plus soal di atas dapat memudahkan teman- teman dalam belajar. 


Semoga Bermanfaat 


Salam. 

Rangkuman Materi Teks Laporan Hasil Pengamatan Plus Latihan Soal: Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1 Kurikulum Merdeka

Rangkuman Materi Teks Laporan Hasil Pengamatan Plus Latihan Soal: Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1 Kurikulum Merdeka

Hai sahabat AhzaaNet, berjumpa lagi yaa di laman pembelajaran kami ini. Pada post ini, akan kita pelajari tentang Teks Laporan Hasil Pengamatan. Materi Teks Laporan hasil Pengamatan merupakan salah satu topik penting yang dibahas pada mapel Bahasa Indonesia kelas 6 SD/MI semester 1 (Ganjil) Kurikulum Merdeka. 

Teks Laporan Hasil Pengamatan Bahasa Indonesia Kelas 6
Teks Laporan Hasil Pengamatan Bahasa Indonesia Kelas 6


Teman- teman, teks laporan hasil pengamatan dibuat ketika kita mengunjungi suatu tempat atau objek sebagai penelitian yang memuat berbagai informasi di dalamnya. 

Nah, selengkapnya tentang teks hasil pengamatan dapat teman- teman pelajari melalui rangkuman materi berikut ini. Rangkuman materi juga sudah dilengkapi dengan latihan soal untuk memudahkan belajar kalian. 

Baca Juga Materi Terkait







Berikut rangkuman materi tentang teks laporan hasil pengamatan beserta contoh dan soalnya. selamat belajar... 

A. Pengertian Teks Laporan Hasil Pengamatan

Teks laporan hasil pengamatan adalah teks yang berisi uraian atau paparan tentang sesuatu yang telah diamati secara langsung oleh pengamat. Pengamatan dilakukan dengan cara melihat, mencatat, dan menganalisis objek, peristiwa, atau kegiatan yang menjadi bahan pengamatan secara cermat dan sistematis.

Teks laporan hasil pengamatan bersifat faktual, artinya seluruh informasi yang ditulis harus berdasarkan kenyataan yang benar-benar dilihat, didengar, atau dirasakan oleh pengamat selama kegiatan pengamatan berlangsung. Teks ini tidak boleh mengandung informasi yang bersifat rekaan atau imajinasi.

Teks laporan hasil pengamatan berbeda dengan laporan perjalanan. Laporan pengamatan lebih menekankan pada deskripsi objek yang diamati secara rinci dan mendalam, sedangkan laporan perjalanan lebih menceritakan urutan kegiatan selama bepergian ke suatu tempat.

B. Tujuan Teks Laporan Hasil Pengamatan

Teks laporan hasil pengamatan ditulis dengan beberapa tujuan utama yang saling berkaitan satu sama lain.

  1. Menyampaikan informasi yang akurat dan faktual kepada pembaca tentang objek atau peristiwa yang telah diamati.
  2. Mendokumentasikan hasil pengamatan secara tertulis agar dapat dijadikan sumber informasi atau referensi di kemudian hari.
  3. Melatih kemampuan berpikir kritis, mengamati secara teliti, dan mengomunikasikan temuan secara sistematis.
  4. Memenuhi tugas sekolah atau keperluan resmi yang membutuhkan data hasil pengamatan langsung di lapangan.
  5. Memberikan gambaran nyata kepada orang lain tentang kondisi, keadaan, atau karakteristik suatu objek yang diamati.


C. Ciri-Ciri Teks Laporan Hasil Pengamatan

  1. Ditulis berdasarkan hasil pengamatan langsung yang benar-benar dilakukan oleh pengamat.
  2. Bersifat objektif dan faktual, tidak mengandung pendapat atau perasaan pribadi yang berlebihan.
  3. Menggunakan bahasa yang baku, jelas, dan komunikatif.
  4. Disusun secara sistematis mengikuti format atau struktur yang telah ditentukan.
  5. Memuat data, fakta, dan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
  6. Menggunakan kata kerja aktif untuk mendeskripsikan kegiatan pengamatan yang dilakukan.


D. Format (Struktur) Teks Laporan Hasil Pengamatan

Teks laporan hasil pengamatan umumnya disusun mengikuti format atau struktur baku sebagai berikut.

  • Judul Laporan: Sesuai dengan objek atau kegiatan yang diamati
  • Pendahuluan: Berisi latar belakang, tujuan pengamatan, waktu, tempat, dan nama pengamat
  • Hasil Pengamatan: Berisi deskripsi atau uraian tentang objek yang diamati secara rinci dan sistematis
  • Pembahasan: Berisi analisis, penjelasan, atau ulasan lebih mendalam tentang hasil pengamatan
  • Simpulan: Berisi rangkuman inti dari seluruh hasil pengamatan yang telah dilakukan
  • Saran (opsional): Berisi masukan atau rekomendasi berdasarkan hasil pengamatan


E. Contoh Teks Laporan Hasil Pengamatan 


Objek Wisata Lawang Sewu, Semarang


Judul Laporan: Laporan Hasil Pengamatan Objek Wisata Lawang Sewu Semarang
Tanggal Pengamatan: Sabtu, 15 Maret 2026
Tempat: Jl. Pemuda No.160, Sekayu, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah
Nama Pengamat : Siswa-siswi Kelas VI SDN Merdeka Jaya Semarang

1. Pendahuluan

Lawang Sewu merupakan salah satu bangunan bersejarah paling terkenal di Kota Semarang, Jawa Tengah. Nama Lawang Sewu berasal dari Bahasa Jawa yang berarti "Seribu Pintu", merujuk pada banyaknya pintu dan jendela besar yang menghiasi bangunan tersebut. Meskipun sebenarnya jumlah pintunya tidak sampai seribu, bangunan ini memang memiliki sangat banyak pintu dan jendela berukuran besar sehingga masyarakat menyebutnya demikian.
Kegiatan pengamatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengenal lebih dekat sejarah dan keunikan arsitektur Lawang Sewu sebagai salah satu warisan budaya dan bangunan cagar budaya yang wajib dijaga kelestariannya. Selain itu, pengamatan ini juga bertujuan untuk melatih kemampuan siswa dalam mengamati, mencatat, dan melaporkan hasil pengamatan secara tertulis.

2. Hasil Pengamatan

a. Sejarah Singkat Lawang Sewu
Lawang Sewu dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1904 dan selesai dibangun pada tahun 1907. Bangunan ini awalnya difungsikan sebagai kantor pusat perusahaan kereta api milik Belanda yang bernama Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS). Selama masa penjajahan Jepang, gedung ini sempat beralih fungsi menjadi markas militer Jepang. Setelah Indonesia merdeka, bangunan ini digunakan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebelum akhirnya resmi dijadikan objek wisata sejarah dan cagar budaya yang dikelola dan dilestarikan hingga sekarang.

b. Kondisi Fisik Bangunan
Lawang Sewu berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 18.232 meter persegi dan terdiri atas dua gedung utama yang saling terhubung. Bangunan ini bergaya arsitektur Art Nouveau Eropa yang khas, dengan ciri utama berupa pintu dan jendela berukuran besar yang berjumlah sangat banyak. Dinding bangunannya terbuat dari bata merah tebal yang masih kokoh hingga saat ini meskipun usianya sudah lebih dari seratus tahun.
Di dalam bangunan terdapat aula besar, koridor panjang, ruang-ruang perkantoran bersejarah, serta tangga spiral yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Pada bagian bawah gedung terdapat ruang bawah tanah yang dahulu digunakan sebagai tempat penyimpanan dokumen penting dan bahkan sebagai penjara pada masa pendudukan Jepang.

c. Fasilitas dan Daya Tarik Wisata
Saat ini Lawang Sewu telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung wisata yang memadai. Tersedia museum mini yang menyimpan berbagai koleksi foto-foto bersejarah, peta lama, dan dokumen-dokumen dari masa penjajahan. Pengunjung juga dapat menikmati tur berpemandu yang memberikan penjelasan mendalam tentang setiap sudut bangunan bersejarah ini.
Selain itu, terdapat area taman di sekitar bangunan yang tertata rapi dan asri, sehingga cocok untuk berfoto maupun sekadar bersantai. Fasilitas lain yang tersedia meliputi area parkir yang luas, toilet umum yang bersih, serta kedai makanan dan minuman yang beroperasi setiap hari.

d. Jumlah Pengunjung
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari petugas pengelola, Lawang Sewu dikunjungi rata-rata 500 hingga 1.000 wisatawan setiap harinya pada hari-hari biasa. Jumlah pengunjung meningkat drastis pada akhir pekan dan hari libur nasional, di mana kunjungan bisa mencapai lebih dari 3.000 orang per hari. Pengunjung berasal dari berbagai kota di Indonesia, bahkan tidak sedikit wisatawan mancanegara yang datang khusus untuk menyaksikan keindahan arsitektur bersejarah bangunan ini.

3. Pembahasan

Lawang Sewu merupakan salah satu contoh nyata peninggalan arsitektur kolonial Belanda yang masih berdiri kokoh dan terawat dengan baik di Indonesia. Keunikan bangunannya yang memadukan gaya Eropa dengan nuansa tropis menjadikannya sebagai objek wisata sejarah sekaligus edukasi yang sangat berharga bagi generasi muda.
Pengelolaan Lawang Sewu sebagai objek wisata yang dijalankan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) dinilai cukup baik. Bangunan dijaga kebersihannya dengan baik, informasi sejarah disajikan secara lengkap, dan pemandu wisata memberikan penjelasan yang informatif dan menarik. Hal ini menjadikan Lawang Sewu tidak hanya sebagai destinasi wisata hiburan semata, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran sejarah yang hidup dan nyata bagi masyarakat luas.

4. Simpulan

Berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan beberapa hal penting sebagai berikut.
  • Lawang Sewu adalah bangunan bersejarah peninggalan kolonial Belanda yang dibangun pada tahun 1904 hingga 1907 dan kini berfungsi sebagai objek wisata sejarah yang dikelola oleh PT KAI.
  • Bangunan ini memiliki keunikan arsitektur Art Nouveau Eropa dengan ratusan pintu dan jendela besar, ruang bawah tanah, serta berbagai ruangan bersejarah yang menarik untuk dijelajahi.
  • Lawang Sewu telah dilengkapi dengan fasilitas wisata yang memadai, termasuk museum, tur berpemandu, taman, area parkir, dan kedai makanan.
  • Lawang Sewu menjadi salah satu destinasi wisata sejarah dan edukasi yang penting di Kota Semarang dan dikunjungi ribuan wisatawan setiap harinya.

5. Saran

Berdasarkan hasil pengamatan, kami menyarankan agar pengelola terus meningkatkan kualitas informasi sejarah yang disajikan, khususnya dalam bahasa Indonesia yang mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Selain itu, perlu ditambahkan lebih banyak papan informasi bilingual (Indonesia-Inggris) untuk memudahkan wisatawan mancanegara. Bagi masyarakat dan pengunjung, diharapkan untuk selalu menjaga kebersihan dan ketertiban selama berkunjung demi kelestarian bangunan bersejarah ini untuk generasi mendatang.

Nah, selanjutnya sebagai gambaran soal tentang teks laporan hasil pengamatan, kalian dapat menjawab latihan soal berikut ini. 

Soal Laporan Hasil Pengamatan Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1 Kurikulum Merdeka

Bacaan berikut untuk menjawab soal 1 sampai 5

Laporan Hasil Pengamatan Taman Kota Balekambang Solo
Pengamatan dilaksanakan pada hari Minggu, 9 Februari 2025, oleh siswa kelas VI SDN Bumi Putra Solo. Taman Kota Balekambang terletak di Jalan Balekambang, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta. Taman ini merupakan salah satu ruang terbuka hijau terbesar di Kota Solo dengan luas area mencapai 9,8 hektare.

Berdasarkan hasil pengamatan, Taman Balekambang memiliki berbagai fasilitas yang lengkap. Terdapat danau buatan yang dihiasi air mancur di tengahnya, panggung seni terbuka yang sering digunakan untuk pertunjukan budaya, jogging track sepanjang 1,2 kilometer, area bermain anak-anak, kebun binatang mini, serta area piknik yang luas dan teduh di bawah pohon-pohon rindang.
Taman ini buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Pada hari Minggu pagi, taman sangat ramai dikunjungi warga yang memanfaatkannya untuk berolahraga, bersantai bersama keluarga, atau sekadar menikmati udara segar. Pengelolaan taman dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Surakarta dan seluruh fasilitas dapat dinikmati oleh masyarakat umum secara gratis tanpa dipungut biaya masuk.

Kesimpulan pengamatan: Taman Kota Balekambang adalah ruang terbuka hijau yang penting bagi masyarakat Solo karena menyediakan area rekreasi, olahraga, dan pelestarian lingkungan hidup yang berkualitas di tengah-tengah kota.

1. Teks di atas termasuk jenis teks laporan hasil pengamatan. Alasan yang paling tepat adalah ....
A.  Teks tersebut menceritakan pengalaman perjalanan siswa ke Taman Balekambang
B.  Teks tersebut berisi uraian faktual tentang kondisi suatu objek berdasarkan pengamatan langsung
C.  Teks tersebut merupakan cerita fiksi yang menggambarkan keindahan taman kota
D.  Teks tersebut berisi pendapat dan opini siswa tentang fasilitas taman kota Solo


2. Letak Taman Kota Balekambang berdasarkan bacaan adalah ....
A.  Jalan Balekambang, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta
B.  Jalan Balekambang, Kelurahan Laweyan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta
C.  Jalan Manahan, Kelurahan Balekambang, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta
D.  Jalan Pemuda, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Manahan, Kota Surakarta


3. Ide pokok paragraf kedua dalam teks bacaan tersebut adalah ....
A.  Taman Balekambang terletak di Kota Solo dan buka setiap hari
B.  Pengamatan dilaksanakan oleh siswa kelas VI SDN Bumi Putra Solo
C.  Taman Balekambang memiliki berbagai fasilitas yang lengkap untuk pengunjung
D.  Danau buatan dan panggung seni menjadi daya tarik utama Taman Balekambang


4. Berikut ini pernyataan yang tepat tentang Taman Balekambang adalah ....
A.  Taman Balekambang dikelola oleh PT Taman Wisata Solo dan dikenakan biaya masuk
B.  Taman Balekambang hanya buka pada hari Sabtu dan Minggu untuk umum
C.  Taman Balekambang dikelola Dinas Lingkungan Hidup Kota Surakarta dan gratis
D.  Taman Balekambang memiliki luas 8,9 hektare dengan jogging track 2 kilometer


5. Simpulan yang paling tepat berdasarkan isi teks bacaan di atas  adalah ....
A.  Taman Balekambang adalah tempat wisata berbayar yang hanya cocok untuk orang dewasa
B.  Taman Balekambang perlu segera diperbaiki agar fasilitasnya lebih lengkap dan modern
C.  Taman Balekambang adalah ruang terbuka hijau penting yang menyediakan area rekreasi, olahraga, dan pelestarian lingkungan bagi masyarakat Solo
D.  Taman Balekambang hanya ramai dikunjungi pada hari Minggu dan sepi pada hari biasa


Bacaan berikut untuk menjawab soal nomor  6 sampai 10

Laporan Hasil Pengamatan Proses Daur Ulang Sampah di SDN Harapan Bangsa
Kegiatan pengamatan dilaksanakan pada Rabu, 19 Maret 2025, di lingkungan SDN Harapan Bangsa, Kota Semarang. Pengamatan ini bertujuan untuk mengetahui proses daur ulang sampah yang telah dilaksanakan oleh sekolah sebagai bagian dari program Adiwiyata atau Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan.

Hasil pengamatan menunjukkan bahwa SDN Harapan Bangsa telah memiliki dua jenis tempat sampah yang berbeda warna di setiap sudut sekolah. Tempat sampah berwarna hijau digunakan untuk menampung sampah organik seperti sisa makanan dan daun-daunan, sedangkan tempat sampah berwarna kuning digunakan untuk sampah anorganik seperti plastik, kertas bekas, dan kaleng minuman.

Sampah organik yang terkumpul diolah menjadi kompos oleh tim kebun sekolah yang terdiri dari sepuluh orang siswa kelas V dan VI yang bertugas secara bergantian setiap minggu. Sampah anorganik dikumpulkan dan dijual ke bank sampah terdekat setiap dua minggu sekali. Hasil penjualan sampah tersebut dimasukkan ke dalam kas sekolah untuk membiayai kegiatan lingkungan hidup di sekolah.

Berdasarkan pengamatan, program daur ulang sampah di SDN Harapan Bangsa berjalan dengan baik dan konsisten. Program ini tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan sekolah, tetapi juga berhasil menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan kepada seluruh warga sekolah sejak dini.

6. Berdasarkan bacaan, pengamatan dilakukan oleh ....
A.  Guru-guru SDN Harapan Bangsa bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang
B.  Siswa kelas VI SDN Harapan Bangsa pada hari Rabu, 19 Maret 2025
C.  Tim kebun sekolah yang terdiri dari sepuluh orang siswa kelas V dan VI
D.  Tidak disebutkan secara jelas siapa pengamat dalam teks tersebut


7. Fungsi tempat sampah berwarna hijau di SDN Harapan Bangsa adalah ....
A.  Untuk menampung sampah anorganik seperti plastik, kertas bekas, dan kaleng minuman
B.  Untuk menampung sampah organik seperti sisa makanan dan daun-daunan
C.  Untuk menampung semua jenis sampah dari seluruh ruangan kelas dan kantor
D.  Untuk menyimpan pupuk kompos yang dihasilkan dari pengolahan sampah dapur


8. Hal yang dilakukan sekolah dengan sampah anorganik yang terkumpul adalah ....
A.  Dibakar setiap minggu di belakang sekolah untuk mengurangi volume sampah
B.  Dikirim ke tempat pembuangan akhir (TPA) oleh petugas kebersihan kota
C.  Dikumpulkan dan dijual ke bank sampah terdekat setiap dua minggu sekali
D.  Didaur ulang menjadi kerajinan tangan oleh siswa sebagai tugas prakarya


9. Ide pokok paragraf ketiga adalah ....
A.  SDN Harapan Bangsa memiliki dua jenis tempat sampah berbeda warna
B.  Sampah organik diolah menjadi kompos dan sampah anorganik dijual ke bank sampah
C.  Tim kebun sekolah terdiri dari sepuluh orang siswa yang bertugas bergantian
D.  Hasil penjualan sampah digunakan untuk membiayai kegiatan lingkungan sekolah


10. Manfaat program daur ulang sampah di SDN Harapan Bangsa berdasarkan teks adalah ....
A.  Menambah penghasilan pribadi guru dan kepala sekolah dari hasil penjualan sampah
B.  Menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan menanamkan nilai peduli lingkungan kepada warga sekolah
C.  Mengurangi jam pelajaran siswa karena banyak waktu digunakan untuk memilah sampah
D.  Mendapatkan bantuan dana dari pemerintah sebagai sekolah percontohan daur ulang


Bacaan berikut untuk menjawab soal nomor 11 sampai 15

Laporan Hasil Pengamatan Pertumbuhan Tanaman Kacang Hijau
Pengamatan pertumbuhan tanaman kacang hijau dilaksanakan oleh kelompok 3 siswa kelas VI SDN Cendekia Utama selama dua minggu, mulai tanggal 3 hingga 17 Februari 2025. Tujuan pengamatan adalah untuk mengetahui proses pertumbuhan tanaman kacang hijau mulai dari biji hingga menjadi tanaman yang memiliki daun sejati. Pengamatan dilakukan di dalam kelas dengan menggunakan media tanam berupa tanah, gelas plastik bekas, dan biji kacang hijau.

Pada hari pertama (3 Februari), biji kacang hijau ditanam di dalam gelas plastik berisi tanah lembab. Pada hari ketiga (5 Februari), mulai terlihat akar kecil yang tumbuh menembus tanah. Pada hari kelima (7 Februari), batang pertama atau kecambah mulai muncul ke permukaan tanah dengan warna putih kehijauan. Pada hari ketujuh (9 Februari), batang semakin memanjang dan daun pertama mulai terbuka berwarna hijau muda.

Pada hari kesepuluh (12 Februari), tanaman telah memiliki dua helai daun sejati yang berwarna hijau tua dan batang yang semakin kokoh. Pada hari keempat belas (17 Februari), tanaman kacang hijau telah tumbuh setinggi rata-rata 12 centimeter dengan empat helai daun yang berkembang sempurna. Selama pengamatan, tanaman disiram setiap hari sebanyak dua kali, yaitu pagi dan sore hari.

Dari hasil pengamatan selama dua minggu tersebut dapat disimpulkan bahwa tanaman kacang hijau tumbuh dengan cepat dan membutuhkan air yang cukup serta sinar matahari untuk dapat berkembang dengan baik. Proses pertumbuhannya berlangsung secara bertahap dan dapat diamati dengan jelas mulai dari munculnya akar, batang, hingga daun sejati.

11. Tujuan pengamatan yang dilaksanakan dalam teks adalah ....
A.  Untuk mengetahui cara memasak kacang hijau menjadi makanan yang bergizi
B.  Untuk mengetahui proses pertumbuhan tanaman kacang hijau dari biji hingga berdaun
C.  Untuk membandingkan pertumbuhan kacang hijau dengan jenis tanaman lainnya
D.  Untuk mengetahui manfaat kacang hijau bagi kesehatan tubuh manusia


12. Berdasarkan teks kecambah pertama muncul ke permukaan tanah pada ....
A.  Hari pertama, tanggal 3 Februari 2025
B.  Hari ketiga, tanggal 5 Februari 2025
C.  Hari kelima, tanggal 7 Februari 2025
D.  Hari ketujuh, tanggal 9 Februari 2025


13. Tinggi rata-rata tanaman kacang hijau setelah empat belas hari pengamatan adalah ....
A.  8 centimeter dengan dua helai daun
B.  10 centimeter dengan tiga helai daun
C.  12 centimeter dengan empat helai daun
D.  15 centimeter dengan lima helai daun


14. Ide pokok paragraf kedua dalam teks adalah ....
A.  Tanaman kacang hijau membutuhkan air dan sinar matahari untuk tumbuh
B.  Pengamatan dilaksanakan selama dua minggu mulai 3 hingga 17 Februari 2025
C.  Perkembangan pertumbuhan tanaman kacang hijau dari hari pertama hingga ketujuh
D.  Pada hari ketiga, akar kacang hijau mulai tumbuh menembus tanah


15. Simpulan yang paling tepat berdasarkan isi teks adalah ....
A.  Tanaman kacang hijau hanya bisa tumbuh jika ditanam di dalam gelas plastik bekas
B.  Pengamatan tanaman kacang hijau sebaiknya dilakukan selama satu bulan penuh
C.  Tanaman kacang hijau tumbuh cepat secara bertahap dan memerlukan air serta sinar matahari yang cukup
D.  Daun kacang hijau berwarna hijau muda sejak hari pertama tanaman mulai tumbuh


Demikian Rangkuman Materi Teks Laporan Hasil Pengamatan Plus Latihan Soal: Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1 Kurikulum Merdeka. Semoga ringkasan materi dan latihan soal di atas dapat membantu teman- teman dalam belajar khususnya pada materi teks laporan hasil pengamatan. 

Semoga Bermanfaat 

Salam. 

Rangkuman Materi Membaca Grafik Plus Latihan Soal: Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1 Kurikulum Merdeka

Rangkuman Materi Membaca Grafik Plus Latihan Soal: Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1 Kurikulum Merdeka

Hai sahabat AhzaaNet, kembali lagi yaa belajar bersama kami. Pada kali ini, kita akan belajar materi Bahasa Indonesia kelas 6 SD/MI semester 1 (ganjil) Kurikulum Merdeka yaitu tentang membaca grafik. 

Membaca Grafik Kelas 6 SD/MI


Melalui pembelajaran ini teman- teman dapat belajar tentang apa itu grafik, tujuan pembuatan hingga jenis- jenis grafik. Kami juga sudah melengkapi materi grafik ini dengan latihan soal sehingga kalian dapat belajar dengan mudah sekaligus berlatih soal- soal yang berkaitan dengan grafik. 

Baik, materi selengkapnya tentang grafik kelas 6 SD/MI dapat dipelajari melalui ringkasan berikut ini. Selamat belajar. 

A. Pengertian Grafik 

 Grafik adalah penyajian data atau informasi dalam bentuk gambar, diagram, atau simbol visual yang memudahkan pembaca untuk memahami dan membandingkan data secara cepat dan tepat. Melalui grafik, angka-angka yang rumit menjadi tampilan visual yang lebih mudah dibaca dan dipahami oleh siapa saja. 

B. Jenis-Jenis Grafik

1. Grafik Batang (Bar Chart)

Grafik batang adalah grafik yang menggunakan balok atau batang tegak (vertikal) maupun mendatar (horizontal) untuk menyajikan data. Panjang atau tinggi setiap batang menunjukkan nilai dari data yang diwakilinya. Grafik batang sangat cocok digunakan untuk membandingkan data dari beberapa kategori atau kelompok yang berbeda.

2. Grafik Garis (Line Chart)

Grafik garis adalah grafik yang menggunakan titik-titik data yang dihubungkan dengan garis lurus. Grafik ini sangat baik untuk menunjukkan perkembangan atau perubahan suatu data dari waktu ke waktu. Melalui grafik garis, kita dapat dengan mudah melihat tren kenaikan, penurunan, atau kestabilan suatu data.

3. Grafik Lingkaran (Pie Chart)

Grafik lingkaran adalah grafik berbentuk lingkaran yang dibagi menjadi beberapa bagian (irisan) untuk menunjukkan proporsi atau persentase setiap bagian terhadap keseluruhan data. Jumlah seluruh bagian dalam grafik lingkaran selalu sama dengan 100%.

4. Grafik Batang Ganda

Grafik batang ganda adalah grafik batang yang menampilkan dua kelompok data atau lebih secara berdampingan pada satu grafik. Grafik ini berguna untuk membandingkan dua kelompok data pada kategori yang sama secara langsung.

C. Cara Membaca Grafik

Agar dapat membaca grafik dengan benar dan memperoleh informasi yang tepat, teman- teman dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini.

  1. Baca judul grafik terlebih dahulu untuk mengetahui topik atau tema yang dibahas dalam grafik tersebut.
  2. Perhatikan keterangan sumbu horizontal (mendatar) dan sumbu vertikal (tegak) pada grafik batang atau grafik garis untuk mengetahui apa yang diukur.
  3. Perhatikan legenda atau keterangan warna jika grafik memiliki lebih dari satu jenis data.
  4. Baca nilai atau angka dari setiap data yang ditampilkan secara teliti dan cermat.
  5. Bandingkan data antar kategori atau antar waktu untuk menemukan data tertinggi, terendah, kenaikan, penurunan, atau tren yang terjadi.
  6. Tarik kesimpulan berdasarkan seluruh data yang telah dibaca dan dianalisis.


Selanjutnya, teman- teman dapat berlatih soal tentang materi membaca grafik berikut ini. Ada 15 soal latihan tentang grafik Bahasa Indonesia kelas 6 SD/MI semester 1 (ganjil) Kurikulum Merdeka plus kunci jawabannya. 

Selamat Berlatih..

1. Pengertian yang tepat tentang grafik dalam penyajian data adalah ....
A.  Kumpulan angka-angka yang disusun dalam tabel panjang agar mudah dibaca
B.  Penyajian data atau informasi dalam bentuk gambar atau simbol visual yang memudahkan pemahaman
C.  Karangan panjang yang berisi penjelasan tentang suatu data secara rinci
D.  Daftar nama-nama yang disusun secara urut berdasarkan abjad


2. Jenis grafik yang paling tepat digunakan untuk menampilkan perkembangan nilai ujian seorang siswa selama lima tahun berturut-turut adalah ....
A.  Grafik lingkaran, karena menampilkan proporsi data secara keseluruhan
B.  Grafik batang ganda, karena membandingkan dua kelompok data sekaligus
C.  Grafik garis, karena menunjukkan perubahan data dari waktu ke waktu secara jelas
D.  Grafik batang, karena membandingkan nilai antar kategori yang berbeda


Grafik berikut untuk menjawab soal nomor 3 sampai 7.
Membaca Grafik Bahasa Indonesia Kelas 6
Membaca Grafik Bahasa Indonesia Kelas 6



3. Berdasarkan Grafik tersebut, jumlah siswa SDN Maju Jaya paling banyak terdapat pada tahun ....
A.  Tahun 2022
B.  Tahun 2023
C.  Tahun 2025
D.  Tahun 2026


4. Jumlah siswa SDN Maju Jaya pada tahun 2024 adalah ....
A.  312 orang
B.  325 orang
C.  318 orang
D.  340 orang


5. Selisih jumlah siswa antara tahun 2022 dan tahun 2026 adalah ....
A.  44 orang
B.  46 orang
C.  48 orang
D.  50 orang


6. Pernyataan yang tepat berdasarkan grafik di atas adalah ....
A.  Jumlah siswa SDN Maju Jaya selalu meningkat setiap tahun tanpa pernah turun
B.  Jumlah siswa mengalami penurunan pada tahun 2024 dibandingkan tahun 2023
C.  Jumlah siswa paling sedikit terjadi pada tahun 2025
D.  Jumlah siswa pada tahun 2023 lebih sedikit dibandingkan tahun 2022


7. Kesimpulan yang paling tepat berdasarkan data pada grafik di atas adalah ....
A.  Jumlah siswa SDN Maju Jaya tidak mengalami perubahan yang berarti dari tahun 2022 hingga 2026
B.  Secara keseluruhan, jumlah siswa SDN Maju Jaya menunjukkan tren meningkat dari tahun 2022 hingga 2026
C.  Jumlah siswa SDN Maju Jaya terus menurun dari tahun 2022 hingga 2026
D.  SDN Maju Jaya paling banyak menerima siswa baru pada tahun 2023


Grafik berikut untuk menjawab soal nomor 8 sampai 10.
 
Membaca Grafik Bahasa Indonesia Kelas 6
Membaca Grafik Bahasa Indonesia Kelas 6

8. Berdasarkan grafik di atas, nilai rata-rata ujian Bahasa Indonesia paling rendah terdapat pada tahun ....
A.  Tahun 2022
B.  Tahun 2023
C.  Tahun 2024
D.  Tahun 2025


9. Besar kenaikan nilai rata-rata ujian Bahasa Indonesia dari tahun 2025 ke tahun 2026 adalah ....
A.  1,6 poin
B.  2,0 poin
C.  2,6 poin
D.  3,0 poin


10. Pernyataan yang paling tepat berdasarkan grafik di atas adalah ....
A.  Nilai rata-rata ujian Bahasa Indonesia selalu meningkat setiap tahun secara konsisten
B.  Nilai rata-rata ujian mengalami penurunan pada tahun 2024 dibandingkan tahun 2023, kemudian naik kembali
C.  Nilai rata-rata ujian pada tahun 2026 sama dengan nilai pada tahun 2023
D.  Nilai rata-rata ujian paling tinggi terjadi pada tahun 2024


Grafik untuk menjawab soal nomor 11. 
Membaca Grafik Bahasa Indonesia Kelas 6
Membaca Grafik Bahasa Indonesia Kelas 6


11. Berdasarkan grafik di atas, ekstrakurikuler yang paling banyak diminati siswa SD pada tahun 2026 adalah ....
A.  Olahraga dengan persentase 28%
B.  Pramuka dengan persentase 30%
C.  Seni Tari dengan persentase 18%
D.  Komputer dengan persentase 10%


Grafik berikut untuk menjawab soal nomor 12 dan 13.
 
Membaca Grafik Bahasa Indonesia Kelas 6
Membaca Grafik Bahasa Indonesia Kelas 6

12. Berdasarkan Grafik di atas, jumlah kunjungan siswa ke perpustakaan paling banyak pada Semester 1 adalah ....
A.  Tahun 2024 dengan 210 kunjungan
B.  Tahun 2025 dengan 245 kunjungan
C.  Tahun 2026 dengan 280 kunjungan
D.  Tahun 2024 dengan 185 kunjungan


13. Selisih jumlah kunjungan antara Semester 1 dan Semester 2 pada tahun 2026 adalah ....
A.  10 kunjungan
B.  15 kunjungan
C.  20 kunjungan
D.  25 kunjungan


Perhatikan grafik berikut untuk menjawab soal nomor 14 dan 15.
 
Membaca Grafik Bahasa Indonesia Kelas 6
Membaca Grafik Bahasa Indonesia Kelas 6

14. Berdasarkan grafik di atas, jumlah produksi jagung Desa Subur Makmur pada tahun 2026 adalah ....
A.  650 ton
B.  680 ton
C.  700 ton
D.  720 ton


15. Pernyataan yang paling tepat berdasarkan grafik di atas adalah ....
A.  Produksi jagung selalu lebih besar daripada produksi padi dari tahun 2022 hingga 2026
B.  Produksi padi dan jagung sama-sama mengalami tren peningkatan dari tahun 2022 hingga 2026
C.  Produksi padi mengalami penurunan setiap tahun dari tahun 2022 hingga 2026
D.  Produksi jagung pada tahun 2026 melebihi produksi padi pada tahun 2022


Demikian materi Membaca Grafik Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1 (ganjil) Kurikulum Merdeka. Semoga pembahasan materi dan latihan soal di atas dapat memudahkan teman- teman dalam belajar khususnya menghadapi asesmen sumatif harian, tengah semester maupun akhir semester. 


Kami masih akan memposting materi pembelajaran dan latihan soal untuk bahan belajar teman- teman, hanya di AhzaaNet. 

Semoga Bermanfaat. 

Formulir Kontak