Hai Sahabat AhzaaNet, kembali lagi yaa belajar bersama kami. Pada kesempatan
ini, kita akan belajar sebuah teks yang membahas tentang sebuah fenomena atau
proses terjadinya sesuatu yaitu teks eksplanasi.
Ringkasan Materi Plus Soal Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi menjadi salah satu materi yang diajarkan di kelas 6 SD/ MI.
Melalui pembahasan berikut, teman-teman akan mengerti tentang apa itu teks
eksplanasi, struktur dan contohnya. Pada bagian akhir, kami tambahkan juga
latihan soal untuk teks tersebut sebagai bahan belajar melalui latihan
soal.
Baik, langsung saja, tentang teks eksplanasi, berikut uraiannya,
Pengertian Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi adalah teks yang berisi penjelasan tentang proses terjadinya
suatu fenomena atau peristiwa, baik fenomena alam maupun fenomena sosial.
Kata eksplanasi berasal dari bahasa Inggris explanation yang artinya
penjelasan. Jadi, teks eksplanasi adalah teks yang menjawab dua pertanyaan
besar: mengapa sesuatu bisa terjadi dan bagaimana proses terjadinya.
Contoh topik teks eksplanasi antara lain tentang fenomena bagaimana banjir
bisa terjadi, terjadinya gempa bumi, bagaimana proses terjadinya pelangi,
dan mengapa bisa terjadi gerhana matahari.
Ciri-Ciri Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi memiliki ciri-ciri diantaranya,
Membahas fenomena nyata. Teks eksplanasi selalu membahas peristiwa yang
benar-benar terjadi di dunia nyata, bukan cerita rekaan. Fenomenanya
bisa berupa peristiwa alam seperti gunung meletus, tsunami, atau
pelangi, maupun fenomena sosial seperti kemiskinan atau urbanisasi.
Bersifat faktual dan ilmiah. Informasi yang disampaikan berdasarkan
fakta dan data yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, bukan
berdasarkan mitos atau kepercayaan semata.
Menjelaskan hubungan sebab-akibat. Ciri paling khas dari teks eksplanasi
adalah adanya hubungan sebab-akibat yang jelas. Teks ini menjelaskan apa
yang menjadi penyebab suatu peristiwa dan apa akibat yang
ditimbulkannya.
Menggunakan konjungsi khusus. Teks eksplanasi menggunakan dua jenis
konjungsi utama, yaitu konjungsi kausalitas seperti karena, sehingga,
akibatnya, oleh karena itu, dan konjungsi kronologis seperti pertama,
kemudian, setelah itu, akhirnya.
Menggunakan kalimat pasif. Teks eksplanasi banyak menggunakan kalimat
pasif yang ditandai imbuhan di- atau ter- seperti dihasilkan, terbentuk,
dipengaruhi, agar penjelasan terasa lebih objektif dan ilmiah.
Menggunakan istilah ilmiah. Karena membahas fenomena secara ilmiah, teks
eksplanasi sering menggunakan istilah khusus seperti magnitudo,
episentrum, evaporasi, kondensasi, dan sebagainya.
Struktur Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi disusun mengikuti tiga bagian utama yang saling berkaitan
dan tidak boleh dibalik urutannya.
1. Pernyataan Umum
Bagian pembuka yang memperkenalkan topik atau fenomena secara umum kepada
pembaca. Berisi definisi atau gambaran awal tentang fenomena yang akan
dijelaskan. Biasanya menggunakan kata adalah, merupakan, atau yaitu.
2. Deretan Penjelas
Bagian inti yang menjelaskan proses, tahapan, dan hubungan sebab-akibat
secara rinci. Bagian ini dapat terdiri dari beberapa paragraf yang saling
berkaitan dan menggunakan konjungsi kausalitas maupun kronologis.
3. Interpretasi
Bagian penutup yang berisi simpulan atau pandangan akhir penulis tentang
fenomena yang telah dijelaskan. Sering diawali dengan kata dengan demikian,
jadi, oleh karena itu, atau dapat disimpulkan.
Contoh Teks Eksplanasi
Berikut ini contoh teks eksplanasi tentang daur air.
Daur air atau siklus air adalah proses perputaran air yang berlangsung
terus-menerus di alam tanpa pernah berhenti. Proses ini sangat penting bagi
kehidupan seluruh makhluk hidup di bumi karena menjaga ketersediaan air
bersih di alam. Daur air melibatkan beberapa tahapan yang saling berkaitan
satu sama lain.
Tahap pertama dalam daur air adalah evaporasi, yaitu proses penguapan air
dari permukaan laut, sungai, danau, dan sumber air lainnya oleh panas
matahari. Air yang menguap berubah menjadi uap air yang ringan dan naik ke
atmosfer. Semakin tinggi suhu udara, semakin banyak air yang menguap ke
udara.
Uap air yang telah naik ke atmosfer kemudian mengalami kondensasi, yaitu
proses perubahan uap air menjadi titik-titik air yang sangat kecil ketika
bertemu dengan udara dingin di ketinggian tertentu. Titik-titik air ini
berkumpul membentuk awan. Semakin banyak uap air yang mengalami kondensasi,
semakin besar dan tebal awan yang terbentuk.
Ketika awan sudah sangat tebal dan tidak mampu lagi menahan beban
titik-titik air di dalamnya, terjadilah presipitasi, yaitu jatuhnya air dari
awan ke permukaan bumi dalam bentuk hujan, salju, atau hujan es tergantung
pada suhu udara di daerah tersebut. Air hujan yang jatuh ke bumi kemudian
mengalir ke sungai, meresap ke dalam tanah menjadi air tanah, atau mengisi
kembali danau dan laut untuk kemudian menguap lagi dan memulai daur baru.
Dapat disimpulkan bahwa daur air adalah sistem alami yang bekerja secara
berkelanjutan untuk menjaga keseimbangan ketersediaan air di bumi. Ketiga
tahap utamanya, yaitu evaporasi, kondensasi, dan presipitasi, saling
bergantung dan tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Oleh karena itu,
menjaga kelestarian lingkungan berarti turut menjaga kelangsungan daur air
yang sangat vital bagi kehidupan ini.
Nah, untuk lebih memperdalam pemahaman teman- teman tentang teks eksplanasi, berikut latihan soal yang dapat dikerjakan.
Latihan Soal Teks Eksplanasi: Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1 (Ganjil) Kurikulum Merdeka
1. Pengertian yang tepat tentang teks eksplanasi adalah ....
A. Teks yang menceritakan pengalaman seseorang dalam melakukan suatu
perjalanan wisata
B. Teks yang menjelaskan proses terjadinya suatu fenomena alam atau sosial
secara ilmiah
C. Teks yang berisi pendapat dan argumentasi seseorang tentang suatu masalah
tertentu
D. Teks yang memberikan petunjuk langkah-langkah melakukan sesuatu secara
berurutan
2. Perhatikan ciri-ciri berikut!
(1) Membahas fenomena nyata yang benar-benar terjadi
(2) Bersifat faktual dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah
(3) Menjelaskan hubungan sebab-akibat suatu peristiwa
(4) Menceritakan tokoh dan alur cerita yang menarik
Ciri-ciri yang termasuk teks eksplanasi ditunjukkan oleh nomor ....
A. (1), (2), dan (3)
B. (1), (2), dan (4)
C. (2), (3), dan (4)
D. (1), (3), dan (4)
3. Urutan struktur teks eksplanasi yang benar adalah ....
A. Deretan penjelas → Pernyataan umum → Interpretasi
B. Pernyataan umum → Interpretasi → Deretan penjelas
C. Pernyataan umum → Deretan penjelas → Interpretasi
D. Interpretasi → Pernyataan umum → Deretan penjelas
4. Konjungsi yang biasanya digunakan dalam teks eksplanasi untuk menunjukkan
hubungan sebab-akibat adalah ....
A. Tetapi, namun, meskipun, walaupun
B. Dan, serta, juga, bahkan
C. Kemudian, lalu, setelah itu, akhirnya
D. Karena, sehingga, akibatnya, oleh karena itu
5. Berikut ini contoh topik yang paling tepat untuk sebuah teks eksplanasi
adalah ....
A. Petualangan Rara mencari sahabat baru di sekolahnya
B. Cara membuat kerajinan tangan dari bahan daur ulang
C. Bagaimana proses terjadinya gerhana matahari total
D. Liburan keluarga ke Pantai Parangtritis yang menyenangkan
Bacaan berikut untuk soal nomor 6 sampai 10
Mengapa Banjir Bisa Terjadi?
Banjir adalah peristiwa meluapnya air dalam jumlah besar ke daratan yang
biasanya kering. Banjir merupakan salah satu bencana alam yang paling sering
melanda wilayah Indonesia, terutama di kota-kota besar yang padat penduduk.
Peristiwa ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, baik faktor alam maupun
faktor ulah manusia.
Salah satu penyebab utama terjadinya banjir adalah curah hujan yang sangat
tinggi dalam waktu singkat. Ketika hujan turun dengan deras dan
terus-menerus, tanah tidak mampu menyerap seluruh air yang jatuh karena
kapasitasnya terbatas. Akibatnya, air yang tidak terserap tersebut mengalir
ke tempat yang lebih rendah dan menumpuk hingga meluap ke jalanan dan
permukiman.
Selain curah hujan tinggi, penggundulan hutan atau deforestasi juga menjadi
penyebab banjir yang serius. Hutan berfungsi sebagai daerah resapan air yang
sangat penting. Ketika pohon-pohon di hutan ditebang secara besar-besaran,
kemampuan tanah untuk menyerap air berkurang drastis. Hal ini menyebabkan
air hujan langsung mengalir deras ke sungai-sungai sehingga volume air
sungai meningkat dengan cepat dan akhirnya meluap ke daerah sekitarnya.
Faktor lain yang memperparah banjir adalah kebiasaan membuang sampah
sembarangan ke sungai dan saluran air. Sampah yang menumpuk menyumbat aliran
air sehingga air tidak dapat mengalir dengan lancar ke laut. Bersamaan
dengan itu, pembangunan gedung dan jalan beraspal yang terus meluas
mengurangi daerah resapan air di perkotaan karena air tidak dapat meresap ke
dalam tanah yang tertutup beton.
Dengan demikian, banjir bukanlah bencana yang sepenuhnya datang dengan
sendirinya. Banjir terjadi akibat kombinasi dari faktor alam dan perilaku
manusia yang kurang bertanggung jawab terhadap lingkungan. Oleh karena itu,
upaya pencegahan banjir harus dilakukan bersama-sama, mulai dari menjaga
kelestarian hutan, tidak membuang sampah di sungai, hingga memperbanyak
daerah resapan air di kota-kota.
6. Ide pokok paragraf yang merupakan pernyataan umum dalam teks tersebut
adalah ....
A. Banjir hanya terjadi di kota-kota besar yang padat penduduk di Indonesia
B. Banjir adalah peristiwa meluapnya air ke daratan yang dapat disebabkan
berbagai faktor
C. Banjir disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi dalam waktu singkat
D. Banjir merupakan bencana alam yang tidak bisa dicegah oleh siapa pun
7. Berdasarkan teks tentang banjir, tanah tidak mampu menyerap semua air
hujan yang turun. Hal ini dikarenakan ....
A. kualitas tanah di Indonesia sangat buruk dan tidak subur
B. hujan turun terlalu singkat sehingga air tidak sempat meresap
C. kapasitas tanah dalam menyerap air terbatas sehingga tidak bisa menampung
semua air
D. tanah sudah penuh terisi air sejak sebelum hujan turun
8. Ide pokok paragraf kedua dalam bacaan adalah ....
A. Sampah yang memenuhi sungai menjadi penyebab utama banjir di perkotaan
B. Curah hujan yang tinggi adalah satu-satunya penyebab banjir di Indonesia
C. Penggundulan hutan mengurangi kemampuan tanah menyerap air sehingga
banjir terjadi
D. Pembangunan gedung dan jalan beraspal memperparah banjir di kota-kota
besar
9. Di bawah ini kalimat yang menunjukkan hubungan sebab-akibat dalam teks
tentang banjir adalah ....
A. Banjir adalah peristiwa meluapnya air dalam jumlah besar ke daratan yang
biasanya kering
B. Banjir merupakan salah satu bencana alam yang paling sering melanda
Indonesia
C. Ketika pohon-pohon ditebang, kemampuan tanah menyerap air berkurang
drastis sehingga sungai meluap
D. Hutan berfungsi sebagai daerah resapan air yang sangat penting bagi
lingkungan hidup
10. Pernyataan yang tepat berdasarkan bacaan di atas adalah ....
A. Penggundulan hutan justru memperbesar kemampuan tanah dalam menyerap air
hujan
B. Banjir tidak ada hubungannya dengan kebiasaan membuang sampah di sungai
C. Hutan berfungsi sebagai daerah resapan air yang penting untuk mencegah
banjir
D. Pembangunan jalan beraspal memperbanyak daerah resapan air di perkotaan
Bacaan berikut untuk menjawab soal nomor 11 sampai 15.
Bagaimana Pelangi Terbentuk?
Pelangi adalah fenomena optik yang terjadi di atmosfer dan tampak sebagai
busur cahaya berwarna-warni di langit. Pelangi terdiri dari tujuh warna yang
tersusun secara berurutan, yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila,
dan ungu. Fenomena indah ini muncul setelah hujan turun ketika matahari
bersinar.
Proses terbentuknya pelangi dimulai ketika sinar matahari memasuki
butiran-butiran air hujan yang masih melayang di udara. Saat sinar matahari
masuk ke dalam butiran air, cahaya tersebut mengalami pembiasan atau
pembelokan arah. Pembiasan ini terjadi karena cahaya bergerak dari medium
udara yang kurang rapat ke medium air yang lebih rapat sehingga kecepatannya
berubah dan arahnya ikut berbelok.
Setelah mengalami pembiasan, cahaya matahari yang sebenarnya terdiri dari
berbagai warna kemudian terpisah menjadi tujuh warna berbeda. Pemisahan ini
terjadi karena setiap warna cahaya memiliki panjang gelombang yang berbeda
sehingga dibiaskan dengan sudut yang berbeda pula. Selanjutnya, cahaya yang
telah terpisah tersebut dipantulkan oleh permukaan dalam butiran air dan
keluar kembali ke udara melalui proses pembiasan kedua.
Jadi, pelangi bukan sekadar keindahan alam semata, melainkan hasil dari
proses ilmiah yang melibatkan pembiasan dan pemantulan cahaya di dalam
butiran air hujan. Fenomena ini membuktikan bahwa cahaya matahari yang
tampak putih sebenarnya tersusun dari berbagai warna. Pelangi hanya dapat
terlihat ketika posisi matahari berada di belakang pengamat dan hujan turun
di depannya.
11. Berikut ini pernyataan umum yang terdapat dalam teks di atas adalah ....
A. Pelangi terdiri dari tujuh warna yang tersusun secara berurutan di langit
B. Pelangi adalah fenomena optik di atmosfer yang tampak sebagai busur
cahaya berwarna-warni
C. Pelangi hanya muncul setelah hujan turun ketika matahari bersinar terang
D. Pelangi terbentuk melalui proses pembiasan dan pemantulan cahaya matahari
12. Berdasarkan bacaan dapat disimpulkan bahwa cahaya matahari dibiaskan
ketika masuk ke dalam butiran air. Hal ini karena ....
A. butiran air memiliki warna yang dapat menyerap cahaya matahari
B. butiran air memantulkan cahaya matahari kembali ke udara bebas
C. cahaya tidak dapat menembus butiran air yang sangat kecil ukurannya
D. cahaya bergerak dari medium udara yang kurang rapat ke medium air yang
lebih rapat
13. Ide pokok paragraf kedua dalam bacaan adalah ....
A. Sinar matahari masuk ke dalam butiran air dan mengalami pembiasan pertama
B. Pelangi hanya dapat terlihat ketika posisi matahari berada di belakang
pengamat
C. Cahaya matahari terpisah menjadi tujuh warna karena setiap warna memiliki
panjang gelombang berbeda
D. Butiran air hujan memantulkan cahaya matahari sehingga pelangi tampak
dari bawah
14. Di bawah ini bagian yang merupakan interpretasi dalam bacaan adalah ....
A. Paragraf yang menjelaskan definisi pelangi sebagai fenomena optik di
atmosfer
B. Paragraf yang menjelaskan proses pembiasan cahaya saat masuk ke dalam
butiran air
C. Paragraf yang menyimpulkan bahwa pelangi merupakan hasil pembiasan dan
pemantulan cahaya
D. Paragraf yang menjelaskan pemisahan tujuh warna oleh butiran air hujan
15. Informasi yang paling tepat berdasarkan teks di atas adalah ....
A. Pelangi terbentuk dari cahaya bulan yang dipantulkan oleh awan hujan di
langit
B. Setiap warna dalam pelangi dibiaskan dengan sudut yang sama karena
memiliki panjang gelombang sama
C. Pelangi dapat terlihat ketika posisi matahari berada tepat di depan
pengamat
D. Pelangi terbentuk melalui dua kali proses pembiasan dan satu kali
pemantulan di dalam butiran air
Demikian Ringkasan Materi Plus Soal Teks Eksplanasi: Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1 (Ganjil) Kurikulum Merdeka. Semoga pembahasan plus soal di atas dapat memudahkan teman- teman dalam belajar.
Hai sahabat AhzaaNet, berjumpa lagi yaa di laman pembelajaran kami ini. Pada
post ini, akan kita pelajari tentang Teks Laporan Hasil Pengamatan. Materi
Teks Laporan hasil Pengamatan merupakan salah satu topik penting yang dibahas
pada mapel Bahasa Indonesia kelas 6 SD/MI semester 1 (Ganjil) Kurikulum
Merdeka.
Teks Laporan Hasil Pengamatan Bahasa Indonesia Kelas 6
Teman- teman, teks laporan hasil pengamatan dibuat ketika kita mengunjungi
suatu tempat atau objek sebagai penelitian yang memuat berbagai informasi di
dalamnya.
Nah, selengkapnya tentang teks hasil pengamatan dapat teman- teman pelajari
melalui rangkuman materi berikut ini. Rangkuman materi juga sudah dilengkapi
dengan latihan soal untuk memudahkan belajar kalian.
Berikut rangkuman materi tentang teks laporan hasil pengamatan beserta contoh
dan soalnya. selamat belajar...
A. Pengertian Teks Laporan Hasil Pengamatan
Teks laporan hasil pengamatan adalah teks yang berisi uraian atau paparan
tentang sesuatu yang telah diamati secara langsung oleh pengamat. Pengamatan
dilakukan dengan cara melihat, mencatat, dan menganalisis objek, peristiwa,
atau kegiatan yang menjadi bahan pengamatan secara cermat dan sistematis.
Teks laporan hasil pengamatan bersifat faktual, artinya seluruh informasi yang
ditulis harus berdasarkan kenyataan yang benar-benar dilihat, didengar, atau
dirasakan oleh pengamat selama kegiatan pengamatan berlangsung. Teks ini tidak
boleh mengandung informasi yang bersifat rekaan atau imajinasi.
Teks laporan hasil pengamatan berbeda dengan laporan perjalanan. Laporan
pengamatan lebih menekankan pada deskripsi objek yang diamati secara rinci dan
mendalam, sedangkan laporan perjalanan lebih menceritakan urutan kegiatan
selama bepergian ke suatu tempat.
B. Tujuan Teks Laporan Hasil Pengamatan
Teks laporan hasil pengamatan ditulis dengan beberapa tujuan utama yang saling
berkaitan satu sama lain.
Menyampaikan informasi yang akurat dan faktual kepada pembaca tentang objek
atau peristiwa yang telah diamati.
Mendokumentasikan hasil pengamatan secara tertulis agar dapat dijadikan
sumber informasi atau referensi di kemudian hari.
Melatih kemampuan berpikir kritis, mengamati secara teliti, dan
mengomunikasikan temuan secara sistematis.
Memenuhi tugas sekolah atau keperluan resmi yang membutuhkan data hasil
pengamatan langsung di lapangan.
Memberikan gambaran nyata kepada orang lain tentang kondisi, keadaan, atau
karakteristik suatu objek yang diamati.
C. Ciri-Ciri Teks Laporan Hasil Pengamatan
Ditulis berdasarkan hasil pengamatan langsung yang benar-benar dilakukan
oleh pengamat.
Bersifat objektif dan faktual, tidak mengandung pendapat atau perasaan
pribadi yang berlebihan.
Menggunakan bahasa yang baku, jelas, dan komunikatif.
Disusun secara sistematis mengikuti format atau struktur yang telah
ditentukan.
Memuat data, fakta, dan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan
kebenarannya.
Menggunakan kata kerja aktif untuk mendeskripsikan kegiatan pengamatan yang
dilakukan.
D. Format (Struktur) Teks Laporan Hasil Pengamatan
Teks laporan hasil pengamatan umumnya disusun mengikuti format atau struktur
baku sebagai berikut.
Judul Laporan: Sesuai dengan objek atau kegiatan yang diamati
Pendahuluan: Berisi latar belakang, tujuan pengamatan, waktu, tempat, dan
nama pengamat
Hasil Pengamatan: Berisi deskripsi atau uraian tentang objek yang diamati
secara rinci dan sistematis
Pembahasan: Berisi analisis, penjelasan, atau ulasan lebih mendalam tentang
hasil pengamatan
Simpulan: Berisi rangkuman inti dari seluruh hasil pengamatan yang telah
dilakukan
Saran (opsional): Berisi masukan atau rekomendasi berdasarkan hasil
pengamatan
E. Contoh Teks Laporan Hasil Pengamatan
Objek Wisata Lawang Sewu, Semarang
Judul Laporan: Laporan Hasil Pengamatan Objek Wisata Lawang Sewu Semarang Tanggal
Pengamatan: Sabtu, 15 Maret 2026 Tempat: Jl. Pemuda No.160, Sekayu,
Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah Nama Pengamat :
Siswa-siswi Kelas VI SDN Merdeka Jaya Semarang
1. Pendahuluan
Lawang Sewu merupakan salah satu bangunan bersejarah paling terkenal di Kota
Semarang, Jawa Tengah. Nama Lawang Sewu berasal dari Bahasa Jawa yang
berarti "Seribu Pintu", merujuk pada banyaknya pintu dan jendela besar yang
menghiasi bangunan tersebut. Meskipun sebenarnya jumlah pintunya tidak
sampai seribu, bangunan ini memang memiliki sangat banyak pintu dan jendela
berukuran besar sehingga masyarakat menyebutnya demikian. Kegiatan
pengamatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengenal lebih dekat sejarah
dan keunikan arsitektur Lawang Sewu sebagai salah satu warisan budaya dan
bangunan cagar budaya yang wajib dijaga kelestariannya. Selain itu,
pengamatan ini juga bertujuan untuk melatih kemampuan siswa dalam mengamati,
mencatat, dan melaporkan hasil pengamatan secara tertulis.
2. Hasil Pengamatan
a. Sejarah Singkat Lawang Sewu Lawang Sewu dibangun oleh
pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1904 dan selesai dibangun pada tahun
1907. Bangunan ini awalnya difungsikan sebagai kantor pusat perusahaan
kereta api milik Belanda yang bernama Nederlands-Indische Spoorweg
Maatschappij (NIS). Selama masa penjajahan Jepang, gedung ini sempat beralih
fungsi menjadi markas militer Jepang. Setelah Indonesia merdeka, bangunan
ini digunakan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebelum akhirnya resmi
dijadikan objek wisata sejarah dan cagar budaya yang dikelola dan
dilestarikan hingga sekarang.
b. Kondisi Fisik Bangunan Lawang Sewu berdiri di atas
lahan seluas kurang lebih 18.232 meter persegi dan terdiri atas dua gedung
utama yang saling terhubung. Bangunan ini bergaya arsitektur Art Nouveau
Eropa yang khas, dengan ciri utama berupa pintu dan jendela berukuran besar
yang berjumlah sangat banyak. Dinding bangunannya terbuat dari bata merah
tebal yang masih kokoh hingga saat ini meskipun usianya sudah lebih dari
seratus tahun. Di dalam bangunan terdapat aula besar, koridor panjang,
ruang-ruang perkantoran bersejarah, serta tangga spiral yang menjadi daya
tarik tersendiri bagi pengunjung. Pada bagian bawah gedung terdapat ruang
bawah tanah yang dahulu digunakan sebagai tempat penyimpanan dokumen penting
dan bahkan sebagai penjara pada masa pendudukan Jepang.
c. Fasilitas dan Daya Tarik Wisata Saat ini Lawang Sewu
telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung wisata yang memadai.
Tersedia museum mini yang menyimpan berbagai koleksi foto-foto bersejarah,
peta lama, dan dokumen-dokumen dari masa penjajahan. Pengunjung juga dapat
menikmati tur berpemandu yang memberikan penjelasan mendalam tentang setiap
sudut bangunan bersejarah ini. Selain itu, terdapat area taman di
sekitar bangunan yang tertata rapi dan asri, sehingga cocok untuk berfoto
maupun sekadar bersantai. Fasilitas lain yang tersedia meliputi area parkir
yang luas, toilet umum yang bersih, serta kedai makanan dan minuman yang
beroperasi setiap hari.
d. Jumlah Pengunjung Berdasarkan informasi yang diperoleh
dari petugas pengelola, Lawang Sewu dikunjungi rata-rata 500 hingga 1.000
wisatawan setiap harinya pada hari-hari biasa. Jumlah pengunjung meningkat
drastis pada akhir pekan dan hari libur nasional, di mana kunjungan bisa
mencapai lebih dari 3.000 orang per hari. Pengunjung berasal dari berbagai
kota di Indonesia, bahkan tidak sedikit wisatawan mancanegara yang datang
khusus untuk menyaksikan keindahan arsitektur bersejarah bangunan ini.
3. Pembahasan
Lawang Sewu merupakan salah satu contoh nyata peninggalan arsitektur
kolonial Belanda yang masih berdiri kokoh dan terawat dengan baik di
Indonesia. Keunikan bangunannya yang memadukan gaya Eropa dengan nuansa
tropis menjadikannya sebagai objek wisata sejarah sekaligus edukasi yang
sangat berharga bagi generasi muda. Pengelolaan Lawang Sewu sebagai
objek wisata yang dijalankan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) dinilai
cukup baik. Bangunan dijaga kebersihannya dengan baik, informasi sejarah
disajikan secara lengkap, dan pemandu wisata memberikan penjelasan yang
informatif dan menarik. Hal ini menjadikan Lawang Sewu tidak hanya sebagai
destinasi wisata hiburan semata, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran
sejarah yang hidup dan nyata bagi masyarakat luas.
4. Simpulan
Berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan
beberapa hal penting sebagai berikut.
Lawang Sewu adalah bangunan bersejarah peninggalan kolonial Belanda yang
dibangun pada tahun 1904 hingga 1907 dan kini berfungsi sebagai objek
wisata sejarah yang dikelola oleh PT KAI.
Bangunan ini memiliki keunikan arsitektur Art Nouveau Eropa dengan
ratusan pintu dan jendela besar, ruang bawah tanah, serta berbagai
ruangan bersejarah yang menarik untuk dijelajahi.
Lawang Sewu telah dilengkapi dengan fasilitas wisata yang memadai,
termasuk museum, tur berpemandu, taman, area parkir, dan kedai makanan.
Lawang Sewu menjadi salah satu destinasi wisata sejarah dan edukasi yang
penting di Kota Semarang dan dikunjungi ribuan wisatawan setiap harinya.
5. Saran
Berdasarkan hasil pengamatan, kami menyarankan agar pengelola terus
meningkatkan kualitas informasi sejarah yang disajikan, khususnya dalam
bahasa Indonesia yang mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Selain itu,
perlu ditambahkan lebih banyak papan informasi bilingual (Indonesia-Inggris)
untuk memudahkan wisatawan mancanegara. Bagi masyarakat dan pengunjung,
diharapkan untuk selalu menjaga kebersihan dan ketertiban selama berkunjung
demi kelestarian bangunan bersejarah ini untuk generasi mendatang.
Nah, selanjutnya sebagai gambaran soal tentang teks laporan hasil pengamatan,
kalian dapat menjawab latihan soal berikut ini.
Soal Laporan Hasil Pengamatan Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1
Kurikulum Merdeka
Bacaan berikut untuk menjawab soal 1 sampai 5
Laporan Hasil Pengamatan Taman Kota Balekambang Solo
Pengamatan dilaksanakan pada hari Minggu, 9 Februari 2025, oleh siswa kelas
VI SDN Bumi Putra Solo. Taman Kota Balekambang terletak di Jalan
Balekambang, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta. Taman
ini merupakan salah satu ruang terbuka hijau terbesar di Kota Solo dengan
luas area mencapai 9,8 hektare.
Berdasarkan hasil pengamatan, Taman Balekambang memiliki berbagai fasilitas
yang lengkap. Terdapat danau buatan yang dihiasi air mancur di tengahnya,
panggung seni terbuka yang sering digunakan untuk pertunjukan budaya,
jogging track sepanjang 1,2 kilometer, area bermain anak-anak, kebun
binatang mini, serta area piknik yang luas dan teduh di bawah pohon-pohon
rindang.
Taman ini buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Pada hari
Minggu pagi, taman sangat ramai dikunjungi warga yang memanfaatkannya untuk
berolahraga, bersantai bersama keluarga, atau sekadar menikmati udara segar.
Pengelolaan taman dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Surakarta dan
seluruh fasilitas dapat dinikmati oleh masyarakat umum secara gratis tanpa
dipungut biaya masuk.
Kesimpulan pengamatan: Taman Kota Balekambang adalah ruang terbuka hijau
yang penting bagi masyarakat Solo karena menyediakan area rekreasi,
olahraga, dan pelestarian lingkungan hidup yang berkualitas di tengah-tengah
kota.
1. Teks di atas termasuk jenis teks laporan hasil pengamatan. Alasan yang
paling tepat adalah ....
A. Teks tersebut menceritakan pengalaman perjalanan siswa ke Taman
Balekambang
B. Teks tersebut berisi uraian faktual tentang kondisi suatu objek
berdasarkan pengamatan langsung
C. Teks tersebut merupakan cerita fiksi yang menggambarkan keindahan
taman kota
D. Teks tersebut berisi pendapat dan opini siswa tentang fasilitas
taman kota Solo
2. Letak Taman Kota Balekambang berdasarkan bacaan adalah ....
A. Jalan Balekambang, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kota
Surakarta
B. Jalan Balekambang, Kelurahan Laweyan, Kecamatan Serengan, Kota
Surakarta
C. Jalan Manahan, Kelurahan Balekambang, Kecamatan Jebres, Kota
Surakarta
D. Jalan Pemuda, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Manahan, Kota
Surakarta
3. Ide pokok paragraf kedua dalam teks bacaan tersebut adalah ....
A. Taman Balekambang terletak di Kota Solo dan buka setiap hari
B. Pengamatan dilaksanakan oleh siswa kelas VI SDN Bumi Putra Solo
C. Taman Balekambang memiliki berbagai fasilitas yang lengkap untuk
pengunjung
D. Danau buatan dan panggung seni menjadi daya tarik utama Taman
Balekambang
4. Berikut ini pernyataan yang tepat tentang Taman
Balekambang adalah ....
A. Taman Balekambang dikelola oleh PT Taman Wisata Solo dan dikenakan
biaya masuk
B. Taman Balekambang hanya buka pada hari Sabtu dan Minggu untuk umum
C. Taman Balekambang dikelola Dinas Lingkungan Hidup Kota Surakarta
dan gratis
D. Taman Balekambang memiliki luas 8,9 hektare dengan jogging track 2
kilometer
5. Simpulan yang paling tepat berdasarkan isi teks bacaan di atas adalah ....
A. Taman Balekambang adalah tempat wisata berbayar yang hanya cocok
untuk orang dewasa
B. Taman Balekambang perlu segera diperbaiki agar fasilitasnya lebih
lengkap dan modern
C. Taman Balekambang adalah ruang terbuka hijau penting yang
menyediakan area rekreasi, olahraga, dan pelestarian lingkungan bagi
masyarakat Solo
D. Taman Balekambang hanya ramai dikunjungi pada hari Minggu dan sepi
pada hari biasa
Bacaan berikut untuk menjawab soal nomor 6 sampai 10
Laporan Hasil Pengamatan Proses Daur Ulang Sampah di SDN Harapan Bangsa
Kegiatan pengamatan dilaksanakan pada Rabu, 19 Maret 2025, di lingkungan SDN
Harapan Bangsa, Kota Semarang. Pengamatan ini bertujuan untuk mengetahui
proses daur ulang sampah yang telah dilaksanakan oleh sekolah sebagai bagian
dari program Adiwiyata atau Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan.
Hasil pengamatan menunjukkan bahwa SDN Harapan Bangsa telah memiliki dua
jenis tempat sampah yang berbeda warna di setiap sudut sekolah. Tempat
sampah berwarna hijau digunakan untuk menampung sampah organik seperti sisa
makanan dan daun-daunan, sedangkan tempat sampah berwarna kuning digunakan
untuk sampah anorganik seperti plastik, kertas bekas, dan kaleng minuman.
Sampah organik yang terkumpul diolah menjadi kompos oleh tim kebun sekolah
yang terdiri dari sepuluh orang siswa kelas V dan VI yang bertugas secara
bergantian setiap minggu. Sampah anorganik dikumpulkan dan dijual ke bank
sampah terdekat setiap dua minggu sekali. Hasil penjualan sampah tersebut
dimasukkan ke dalam kas sekolah untuk membiayai kegiatan lingkungan hidup di
sekolah.
Berdasarkan pengamatan, program daur ulang sampah di SDN Harapan Bangsa
berjalan dengan baik dan konsisten. Program ini tidak hanya menjaga
kebersihan lingkungan sekolah, tetapi juga berhasil menanamkan nilai
kepedulian terhadap lingkungan kepada seluruh warga sekolah sejak dini.
6. Berdasarkan bacaan, pengamatan dilakukan oleh ....
A. Guru-guru SDN Harapan Bangsa bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota
Semarang
B. Siswa kelas VI SDN Harapan Bangsa pada hari Rabu, 19 Maret 2025
C. Tim kebun sekolah yang terdiri dari sepuluh orang siswa kelas V dan
VI
D. Tidak disebutkan secara jelas siapa pengamat dalam teks tersebut
7. Fungsi tempat sampah berwarna hijau di SDN
Harapan Bangsa adalah ....
A. Untuk menampung sampah anorganik seperti plastik, kertas bekas, dan
kaleng minuman
B. Untuk menampung sampah organik seperti sisa makanan dan daun-daunan
C. Untuk menampung semua jenis sampah dari seluruh ruangan kelas dan
kantor
D. Untuk menyimpan pupuk kompos yang dihasilkan dari pengolahan sampah
dapur
8. Hal yang dilakukan sekolah dengan sampah anorganik yang terkumpul
adalah ....
A. Dibakar setiap minggu di belakang sekolah untuk mengurangi volume
sampah
B. Dikirim ke tempat pembuangan akhir (TPA) oleh petugas kebersihan
kota
C. Dikumpulkan dan dijual ke bank sampah terdekat setiap dua minggu
sekali
D. Didaur ulang menjadi kerajinan tangan oleh siswa sebagai tugas
prakarya
9. Ide pokok paragraf ketiga adalah ....
A. SDN Harapan Bangsa memiliki dua jenis tempat sampah berbeda warna
B. Sampah organik diolah menjadi kompos dan sampah anorganik dijual ke
bank sampah
C. Tim kebun sekolah terdiri dari sepuluh orang siswa yang bertugas
bergantian
D. Hasil penjualan sampah digunakan untuk membiayai kegiatan
lingkungan sekolah
10. Manfaat program daur ulang sampah di SDN Harapan Bangsa berdasarkan teks adalah ....
A. Menambah penghasilan pribadi guru dan kepala sekolah dari hasil
penjualan sampah
B. Menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan menanamkan nilai peduli
lingkungan kepada warga sekolah
C. Mengurangi jam pelajaran siswa karena banyak waktu digunakan untuk
memilah sampah
D. Mendapatkan bantuan dana dari pemerintah sebagai sekolah
percontohan daur ulang
Bacaan berikut untuk menjawab soal nomor 11 sampai 15
Laporan Hasil Pengamatan Pertumbuhan Tanaman Kacang Hijau
Pengamatan pertumbuhan tanaman kacang hijau dilaksanakan oleh kelompok 3
siswa kelas VI SDN Cendekia Utama selama dua minggu, mulai tanggal 3 hingga
17 Februari 2025. Tujuan pengamatan adalah untuk mengetahui proses
pertumbuhan tanaman kacang hijau mulai dari biji hingga menjadi tanaman yang
memiliki daun sejati. Pengamatan dilakukan di dalam kelas dengan menggunakan
media tanam berupa tanah, gelas plastik bekas, dan biji kacang hijau.
Pada hari pertama (3 Februari), biji kacang hijau ditanam di dalam gelas
plastik berisi tanah lembab. Pada hari ketiga (5 Februari), mulai terlihat
akar kecil yang tumbuh menembus tanah. Pada hari kelima (7 Februari), batang
pertama atau kecambah mulai muncul ke permukaan tanah dengan warna putih
kehijauan. Pada hari ketujuh (9 Februari), batang semakin memanjang dan daun
pertama mulai terbuka berwarna hijau muda.
Pada hari kesepuluh (12 Februari), tanaman telah memiliki dua helai daun
sejati yang berwarna hijau tua dan batang yang semakin kokoh. Pada hari
keempat belas (17 Februari), tanaman kacang hijau telah tumbuh setinggi
rata-rata 12 centimeter dengan empat helai daun yang berkembang sempurna.
Selama pengamatan, tanaman disiram setiap hari sebanyak dua kali, yaitu pagi
dan sore hari.
Dari hasil pengamatan selama dua minggu tersebut dapat disimpulkan bahwa
tanaman kacang hijau tumbuh dengan cepat dan membutuhkan air yang cukup
serta sinar matahari untuk dapat berkembang dengan baik. Proses
pertumbuhannya berlangsung secara bertahap dan dapat diamati dengan jelas
mulai dari munculnya akar, batang, hingga daun sejati.
11. Tujuan pengamatan yang dilaksanakan dalam teks adalah ....
A. Untuk mengetahui cara memasak kacang hijau menjadi makanan yang
bergizi
B. Untuk mengetahui proses pertumbuhan tanaman kacang hijau dari biji
hingga berdaun
C. Untuk membandingkan pertumbuhan kacang hijau dengan jenis tanaman
lainnya
D. Untuk mengetahui manfaat kacang hijau bagi kesehatan tubuh manusia
12. Berdasarkan teks kecambah pertama
muncul ke permukaan tanah pada ....
A. Hari pertama, tanggal 3 Februari 2025
B. Hari ketiga, tanggal 5 Februari 2025
C. Hari kelima, tanggal 7 Februari 2025
D. Hari ketujuh, tanggal 9 Februari 2025
13. Tinggi rata-rata tanaman kacang hijau
setelah empat belas hari pengamatan adalah ....
A. 8 centimeter dengan dua helai daun
B. 10 centimeter dengan tiga helai daun
C. 12 centimeter dengan empat helai daun
D. 15 centimeter dengan lima helai daun
14. Ide pokok paragraf kedua dalam teks adalah ....
A. Tanaman kacang hijau membutuhkan air dan sinar matahari untuk
tumbuh
B. Pengamatan dilaksanakan selama dua minggu mulai 3 hingga 17
Februari 2025
C. Perkembangan pertumbuhan tanaman kacang hijau dari hari pertama
hingga ketujuh
D. Pada hari ketiga, akar kacang hijau mulai tumbuh menembus tanah
15. Simpulan yang paling tepat berdasarkan isi teks adalah ....
A. Tanaman kacang hijau hanya bisa tumbuh jika ditanam di dalam gelas
plastik bekas
B. Pengamatan tanaman kacang hijau sebaiknya dilakukan selama satu
bulan penuh
C. Tanaman kacang hijau tumbuh cepat secara bertahap dan memerlukan
air serta sinar matahari yang cukup
D. Daun kacang hijau berwarna hijau muda sejak hari pertama tanaman
mulai tumbuh
Demikian Rangkuman Materi Teks Laporan Hasil Pengamatan Plus Latihan Soal: Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1 Kurikulum Merdeka. Semoga ringkasan materi dan latihan soal di atas dapat membantu teman- teman dalam belajar khususnya pada materi teks laporan hasil pengamatan.
Hai sahabat AhzaaNet, kembali lagi yaa belajar bersama kami. Pada kali ini,
kita akan belajar materi Bahasa Indonesia kelas 6 SD/MI semester 1 (ganjil)
Kurikulum Merdeka yaitu tentang membaca grafik.
Membaca Grafik Kelas 6 SD/MI
Melalui pembelajaran ini teman- teman dapat belajar tentang apa itu grafik,
tujuan pembuatan hingga jenis- jenis grafik. Kami juga sudah melengkapi materi
grafik ini dengan latihan soal sehingga kalian dapat belajar dengan mudah
sekaligus berlatih soal- soal yang berkaitan dengan grafik.
Baik, materi selengkapnya tentang grafik kelas 6 SD/MI dapat dipelajari
melalui ringkasan berikut ini. Selamat belajar.
A. Pengertian Grafik
Grafik adalah penyajian data atau informasi dalam bentuk gambar,
diagram, atau simbol visual yang memudahkan pembaca untuk memahami dan
membandingkan data secara cepat dan tepat. Melalui grafik, angka-angka
yang rumit menjadi tampilan visual yang lebih mudah dibaca dan dipahami oleh
siapa saja.
B. Jenis-Jenis Grafik
1. Grafik Batang (Bar Chart)
Grafik batang adalah grafik yang menggunakan balok atau batang tegak
(vertikal) maupun mendatar (horizontal) untuk menyajikan data. Panjang atau
tinggi setiap batang menunjukkan nilai dari data yang diwakilinya. Grafik
batang sangat cocok digunakan untuk membandingkan data dari beberapa kategori
atau kelompok yang berbeda.
2. Grafik Garis (Line Chart)
Grafik garis adalah grafik yang menggunakan titik-titik data yang dihubungkan
dengan garis lurus. Grafik ini sangat baik untuk menunjukkan perkembangan atau
perubahan suatu data dari waktu ke waktu. Melalui grafik garis, kita dapat
dengan mudah melihat tren kenaikan, penurunan, atau kestabilan suatu data.
3. Grafik Lingkaran (Pie Chart)
Grafik lingkaran adalah grafik berbentuk lingkaran yang dibagi menjadi
beberapa bagian (irisan) untuk menunjukkan proporsi atau persentase setiap
bagian terhadap keseluruhan data. Jumlah seluruh bagian dalam grafik lingkaran
selalu sama dengan 100%.
4. Grafik Batang Ganda
Grafik batang ganda adalah grafik batang yang menampilkan dua kelompok data
atau lebih secara berdampingan pada satu grafik. Grafik ini berguna untuk
membandingkan dua kelompok data pada kategori yang sama secara langsung.
C. Cara Membaca Grafik
Agar dapat membaca grafik dengan benar dan memperoleh informasi yang tepat,
teman- teman dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini.
Baca judul grafik terlebih dahulu untuk mengetahui topik atau tema yang
dibahas dalam grafik tersebut.
Perhatikan keterangan sumbu horizontal (mendatar) dan sumbu vertikal (tegak)
pada grafik batang atau grafik garis untuk mengetahui apa yang diukur.
Perhatikan legenda atau keterangan warna jika grafik memiliki lebih dari
satu jenis data.
Baca nilai atau angka dari setiap data yang ditampilkan secara teliti dan
cermat.
Bandingkan data antar kategori atau antar waktu untuk menemukan data
tertinggi, terendah, kenaikan, penurunan, atau tren yang terjadi.
Tarik kesimpulan berdasarkan seluruh data yang telah dibaca dan dianalisis.
Selanjutnya, teman- teman dapat berlatih soal tentang materi membaca grafik
berikut ini. Ada 15 soal latihan tentang grafik Bahasa Indonesia kelas 6 SD/MI
semester 1 (ganjil) Kurikulum Merdeka plus kunci jawabannya.
Selamat Berlatih..
1. Pengertian yang tepat tentang grafik dalam penyajian data adalah ....
A. Kumpulan angka-angka yang disusun dalam tabel panjang agar mudah
dibaca
B. Penyajian data atau informasi dalam bentuk gambar atau simbol
visual yang memudahkan pemahaman
C. Karangan panjang yang berisi penjelasan tentang suatu data secara
rinci
D. Daftar nama-nama yang disusun secara urut berdasarkan abjad
2. Jenis grafik yang paling tepat digunakan untuk menampilkan perkembangan
nilai ujian seorang siswa selama lima tahun berturut-turut adalah ....
A. Grafik lingkaran, karena menampilkan proporsi data secara
keseluruhan
B. Grafik batang ganda, karena membandingkan dua kelompok data
sekaligus
C. Grafik garis, karena menunjukkan perubahan data dari waktu ke waktu
secara jelas
D. Grafik batang, karena membandingkan nilai antar kategori yang
berbeda
Grafik berikut untuk menjawab soal nomor 3 sampai 7.
Membaca Grafik Bahasa Indonesia Kelas 6
3. Berdasarkan Grafik tersebut, jumlah siswa SDN Maju Jaya paling banyak
terdapat pada tahun ....
A. Tahun 2022
B. Tahun 2023
C. Tahun 2025
D. Tahun 2026
4. Jumlah siswa SDN Maju Jaya pada tahun 2024 adalah ....
A. 312 orang
B. 325 orang
C. 318 orang
D. 340 orang
5. Selisih jumlah siswa antara tahun 2022 dan tahun 2026 adalah ....
A. 44 orang
B. 46 orang
C. 48 orang
D. 50 orang
6. Pernyataan yang tepat berdasarkan grafik di atas adalah ....
A. Jumlah siswa SDN Maju Jaya selalu meningkat setiap tahun tanpa
pernah turun
B. Jumlah siswa mengalami penurunan pada tahun 2024 dibandingkan tahun
2023
C. Jumlah siswa paling sedikit terjadi pada tahun 2025
D. Jumlah siswa pada tahun 2023 lebih sedikit dibandingkan tahun 2022
7. Kesimpulan yang paling tepat berdasarkan data pada grafik di atas adalah
....
A. Jumlah siswa SDN Maju Jaya tidak mengalami perubahan yang berarti
dari tahun 2022 hingga 2026
B. Secara keseluruhan, jumlah siswa SDN Maju Jaya menunjukkan tren
meningkat dari tahun 2022 hingga 2026
C. Jumlah siswa SDN Maju Jaya terus menurun dari tahun 2022 hingga
2026
D. SDN Maju Jaya paling banyak menerima siswa baru pada tahun 2023
Grafik berikut untuk menjawab soal nomor 8 sampai 10.
Membaca Grafik Bahasa Indonesia Kelas 6
8. Berdasarkan grafik di atas, nilai rata-rata ujian Bahasa Indonesia paling
rendah terdapat pada tahun ....
A. Tahun 2022
B. Tahun 2023
C. Tahun 2024
D. Tahun 2025
9. Besar kenaikan nilai rata-rata ujian Bahasa Indonesia dari tahun 2025 ke
tahun 2026 adalah ....
A. 1,6 poin
B. 2,0 poin
C. 2,6 poin
D. 3,0 poin
10. Pernyataan yang paling tepat berdasarkan grafik di atas adalah ....
A. Nilai rata-rata ujian Bahasa Indonesia selalu meningkat setiap
tahun secara konsisten
B. Nilai rata-rata ujian mengalami penurunan pada tahun 2024
dibandingkan tahun 2023, kemudian naik kembali
C. Nilai rata-rata ujian pada tahun 2026 sama dengan nilai pada tahun
2023
D. Nilai rata-rata ujian paling tinggi terjadi pada tahun 2024
Grafik untuk menjawab soal nomor 11.
Membaca Grafik Bahasa Indonesia Kelas 6
11. Berdasarkan grafik di atas, ekstrakurikuler yang paling banyak diminati
siswa SD pada tahun 2026 adalah ....
A. Olahraga dengan persentase 28%
B. Pramuka dengan persentase 30%
C. Seni Tari dengan persentase 18%
D. Komputer dengan persentase 10%
Grafik berikut untuk menjawab soal nomor 12 dan 13.
Membaca Grafik Bahasa Indonesia Kelas 6
12. Berdasarkan Grafik di atas, jumlah kunjungan siswa ke perpustakaan
paling banyak pada Semester 1 adalah ....
A. Tahun 2024 dengan 210 kunjungan
B. Tahun 2025 dengan 245 kunjungan
C. Tahun 2026 dengan 280 kunjungan
D. Tahun 2024 dengan 185 kunjungan
13. Selisih jumlah kunjungan antara Semester 1 dan Semester 2 pada tahun
2026 adalah ....
A. 10 kunjungan
B. 15 kunjungan
C. 20 kunjungan
D. 25 kunjungan
Perhatikan grafik berikut untuk menjawab soal nomor 14 dan 15.
Membaca Grafik Bahasa Indonesia Kelas 6
14. Berdasarkan grafik di atas, jumlah produksi jagung Desa Subur Makmur
pada tahun 2026 adalah ....
A. 650 ton
B. 680 ton
C. 700 ton
D. 720 ton
15. Pernyataan yang paling tepat berdasarkan grafik di atas adalah ....
A. Produksi jagung selalu lebih besar daripada produksi padi dari
tahun 2022 hingga 2026
B. Produksi padi dan jagung sama-sama mengalami tren peningkatan dari
tahun 2022 hingga 2026
C. Produksi padi mengalami penurunan setiap tahun dari tahun 2022
hingga 2026
D. Produksi jagung pada tahun 2026 melebihi produksi padi pada tahun
2022
Demikian materi Membaca Grafik Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1 (ganjil) Kurikulum Merdeka. Semoga pembahasan materi dan latihan soal di atas dapat memudahkan teman- teman dalam belajar khususnya menghadapi asesmen sumatif harian, tengah semester maupun akhir semester.
Kami masih akan memposting materi pembelajaran dan latihan soal untuk bahan belajar teman- teman, hanya di AhzaaNet.
Hai sahabat AhzaaNet, selamat datang kembali di blog pembelajaran kami. Pada
kali ini, kita akan belajar tentang Fakta dan Opini. Materi fakta dan opini
merupakan salah satu materi yang dipelajari di kelas 6 SD/MI semester 1
(ganjil).
Ringkasan Plus Soal Fakta dan Opini
Sebagai informasi awal, fakta, merupakan sesuatu yang benar- benar terjadi dan
dapat dibuktikan kebenarannya, sementara itu opini merupakan suatu pendapat
dari seseorang tentang sesuatu yang belum atau sudah terjadi.
Pada pembelajaran tentang fakta dan opini, kita akan mengenal apa itu kalimat
fakta dan kalimat opini, ciri- ciri fakta dan opini serta contohnya.
Nah, lebih jelas tentang fakta dan opini, kita pelajari ringkasan materi
berikut ini,
A. Pengertian Fakta
Fakta adalah pernyataan yang berisi informasi yang benar-benar terjadi,
dapat dibuktikan kebenarannya, dan tidak dipengaruhi oleh perasaan atau
pendapat pribadi.
Fakta bersifat objektif, artinya kebenarannya sama bagi semua orang dan
dapat diverifikasi melalui data, angka, pengamatan langsung, atau sumber
yang terpercaya.
Fakta tidak berubah meskipun orang yang membacanya berbeda-beda. Selama
data atau peristiwanya nyata dan dapat dibuktikan, pernyataan tersebut
tetap disebut fakta.
B. Pengertian Opini
Opini adalah pernyataan yang berisi pendapat, penilaian, atau pandangan
seseorang terhadap suatu hal.
Opini bersifat subjektif, artinya kebenarannya dapat berbeda-beda
tergantung pada sudut pandang, pengalaman, dan perasaan masing-masing
orang. Opini tidak dapat dibuktikan secara mutlak karena bersifat
relatif.
Opini sering kita temukan dalam tulisan yang berisi penilaian, saran,
harapan, atau perkiraan terhadap suatu peristiwa atau keadaan.
C. Ciri-Ciri Kalimat Fakta
Kalimat fakta memiliki beberapa ciri yang memudahkan kita untuk
mengenalinya.
Kalimat fakta dapat dibuktikan kebenarannya melalui data, angka, atau
peristiwa nyata.
Kalimat fakta bersifat objektif dan tidak dipengaruhi perasaan
pribadi.
Kalimat fakta biasanya memuat informasi berupa angka, tanggal, nama
tempat, atau nama tokoh yang spesifik.
Kalimat fakta menjawab pertanyaan apa, siapa, kapan, di mana, dan berapa
secara pasti.
Contoh kalimat fakta:
Gunung Semeru adalah gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian
3.676 meter di atas permukaan laut.
D. Ciri-Ciri Kalimat Opini
Kalimat opini juga memiliki ciri-ciri diantaranya:
Kalimat opini menggunakan kata-kata yang menunjukkan pendapat atau
penilaian, seperti menurut, sebaiknya, seharusnya, tampaknya,
sepertinya, saya rasa, mungkin, sangat, paling, terlalu, dan lebih
baik.
Kalimat opini tidak dapat dibuktikan secara pasti karena bersifat
perkiraan atau penilaian pribadi. Kalimat opini sering mengandung kata
sifat yang bersifat relatif seperti indah, bagus, buruk, menyenangkan,
dan membosankan.
Contoh kalimat opini: Sepertinya Gunung Semeru adalah gunung yang paling menantang untuk didaki
di seluruh Indonesia.
Setelah teman-teman membaca ringkasan materi tentang fakta dan opini di
atas, sekarang saatnya berlatih soal untuk lebih memperdalam pemahaman
tentang materi tersebut. Berikut ini 15 soal fakta dan opini yang dapat
dikerjakan. Selamat berlatih...
Soal Latihan Fakta dan Opini Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1
(Ganjil) Kurikulum Merdeka
1. Di bawah ini pengertian fakta yang paling tepat adalah ....
A. Pernyataan yang berisi pendapat seseorang dan tidak dapat dibuktikan
kebenarannya
B. Pernyataan yang berisi informasi yang benar-benar terjadi dan dapat
dibuktikan kebenarannya
C. Pernyataan yang berisi harapan atau keinginan seseorang terhadap suatu
keadaan
D. Pernyataan yang berisi penilaian subjektif seseorang terhadap suatu
peristiwa
2. Berikut ini pernyataan yang merupakan ciri kalimat opini adalah ....
A. Memuat data berupa angka, tanggal, atau nama tempat yang spesifik
B. Dapat dibuktikan kebenarannya melalui data dan peristiwa nyata
C. Menggunakan kata-kata seperti menurut, sebaiknya, atau tampaknya
D. Bersifat objektif dan tidak dipengaruhi oleh perasaan pribadi
3. Di antara kalimat berikut yang merupakan kalimat fakta adalah .....
A. Sepertinya musim hujan tahun ini lebih panjang dari tahun sebelumnya
B. Sebaiknya pemerintah segera memperbaiki jalan yang rusak di daerah
pelosok
C. Danau Toba terletak di Provinsi Sumatera Utara dan merupakan danau
vulkanik terbesar di dunia
D. Menurut saya, pantai di Indonesia jauh lebih indah dibandingkan pantai di
negara lain
4. Berikut ini yang merupakan kalimat opini adalah ....
A. Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945
B. Jumlah pulau di Indonesia diperkirakan mencapai lebih dari 17.000 pulau
C. Bahasa Indonesia ditetapkan sebagai bahasa persatuan sejak Sumpah Pemuda
1928
D. Menurut saya, budaya Indonesia adalah yang paling kaya dan beragam di
seluruh dunia
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 5 sampai 7!
Candi Borobudur adalah salah satu warisan budaya dunia yang ditetapkan oleh
UNESCO pada tahun 1991. Candi ini terletak di Kabupaten Magelang, Jawa
Tengah, dan dibangun pada abad ke-8 pada masa Dinasti Syailendra. Candi
Borobudur memiliki 2.672 panel relief dan 504 arca Buddha yang tersebar di
seluruh bangunannya. Menurut para ahli sejarah, Candi Borobudur merupakan
candi Buddha terbesar di dunia dan menjadi kebanggaan bangsa Indonesia.
Rasanya, tidak ada tempat wisata sejarah lain di Indonesia yang semegah dan
seindah Candi Borobudur.
5. Berdasarkan bacaan teks di atas, yang termasuk kalimat fakta adalah ....
A. Menurut para ahli sejarah, Candi Borobudur merupakan candi Buddha
terbesar di dunia
B. Rasanya, tidak ada tempat wisata sejarah lain di Indonesia yang semegah
Candi Borobudur
C. Candi Borobudur memiliki 2.672 panel relief dan 504 arca Buddha di
seluruh bangunannya
D. Candi Borobudur menjadi kebanggaan seluruh bangsa Indonesia hingga saat
ini
6. Kalimat berikut di dalam teks yang merupakan kalimat opini adalah ....
A. Candi Borobudur ditetapkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO pada
tahun 1991
B. Candi ini terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah
C. Candi Borobudur dibangun pada abad ke-8 pada masa Dinasti Syailendra
D. Rasanya, tidak ada tempat wisata sejarah lain di Indonesia yang semegah
dan seindah Candi Borobudur
7. Pernyataan berikut ini yang sesuai dengan isi teks di atas adalah ....
A. Seluruh kalimat dalam teks tersebut merupakan kalimat fakta karena
membahas sejarah
B. Teks tersebut hanya mengandung kalimat opini karena membahas keindahan
candi
C. Teks tersebut mengandung kalimat fakta sekaligus kalimat opini
D. Kalimat yang menyebutkan angka-angka dalam teks tersebut merupakan
kalimat opini
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 8 sampai 10!
Sampah plastik di Indonesia semakin hari semakin mengkhawatirkan.
Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Indonesia
menghasilkan sekitar 7,2 juta ton sampah plastik setiap tahunnya. Sebagian
besar sampah plastik tersebut berakhir di sungai dan laut. Pemerintah
seharusnya membuat peraturan yang lebih tegas untuk membatasi penggunaan
plastik sekali pakai di seluruh wilayah Indonesia. Agaknya, tanpa kesadaran
bersama dari seluruh lapisan masyarakat, masalah sampah plastik ini tidak
akan pernah bisa terselesaikan dengan baik.
8. Kalimat yang merupakan fakta dalam teks di atas adalah ....
A. Sampah plastik di Indonesia semakin hari semakin mengkhawatirkan
B. Indonesia menghasilkan sekitar 7,2 juta ton sampah plastik setiap
tahunnya
C. Pemerintah seharusnya membuat peraturan yang lebih tegas tentang plastik
sekali pakai
D. Tanpa kesadaran masyarakat, masalah sampah plastik tidak akan bisa
terselesaikan
9. Kalimat yang merupakan opini dalam teks di atas adalah ....
A. Berdasarkan data Kementerian, Indonesia menghasilkan sekitar 7,2 juta ton
sampah plastik per tahun
B. Sebagian besar sampah plastik berakhir di sungai dan laut
C. Pemerintah seharusnya membuat peraturan yang lebih tegas untuk membatasi
plastik sekali pakai
D. Sampah plastik di Indonesia berasal dari berbagai sumber
10. Kata kunci di dalam bacaan yang menunjukkan bahwa sebuah kalimat
termasuk opini adalah ....
A. "Berdasarkan data" dan "setiap tahunnya"
B. "Seharusnya" dan "agaknya"
C. "Sebagian besar" dan "sungai dan laut"
D. "Menghasilkan" dan "sampah plastik"
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 11 sampai 13!
Kegiatan membaca buku di kalangan siswa SD semakin menurun dalam beberapa
tahun terakhir. Survei yang dilakukan oleh Perpustakaan Nasional pada tahun
2024 menunjukkan bahwa rata-rata siswa SD hanya membaca dua buku dalam
setahun. Padahal, membaca terbukti meningkatkan kemampuan berpikir kritis
dan memperluas wawasan siswa. Sepertinya, penggunaan gawai yang berlebihan
menjadi penyebab utama turunnya minat baca anak-anak. Sebaiknya sekolah
mewajibkan program membaca 15 menit setiap hari sebelum pelajaran dimulai
untuk menumbuhkan kembali kebiasaan membaca siswa.
11. Perhatikan kalimat-kalimat berikut berdasarkan teks di atas.
(1) Kegiatan membaca buku di kalangan siswa SD semakin menurun dalam
beberapa tahun terakhir.
(2) Rata-rata siswa SD hanya membaca dua buku dalam setahun berdasarkan
survei Perpustakaan Nasional 2024.
(3) Sepertinya, penggunaan gawai yang berlebihan menjadi penyebab utama
turunnya minat baca.
(4) Sebaiknya sekolah mewajibkan program membaca 15 menit setiap hari
sebelum pelajaran dimulai.
Kalimat yang termasuk fakta ditunjukkan oleh nomor ....
A. Kalimat (1) dan (2)
B. Kalimat (2) dan (3)
C. Kalimat (3) dan (4)
D. Kalimat (1) dan (4)
12. Kalimat yang termasuk opini berdasarkan teks di atas adalah ....
A. Survei Perpustakaan Nasional dilakukan pada tahun 2024
B. Rata-rata siswa SD hanya membaca dua buku dalam setahun
C. Sebaiknya sekolah mewajibkan program membaca 15 menit setiap hari
D. Membaca terbukti meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa
13. Kalimat "Sepertinya, penggunaan gawai yang berlebihan menjadi penyebab
utama turunnya minat baca anak-anak" termasuk kalimat opini. Hal ini
dikarenakan ....
A. Kalimat tersebut membahas tentang gawai yang merupakan teknologi baru
B. Kalimat tersebut menggunakan kata "sepertinya" yang menunjukkan perkiraan
dan bukan kepastian
C. Kalimat tersebut membahas tentang anak-anak yang tidak suka membaca buku
D. Kalimat tersebut mengandung informasi yang salah dan tidak sesuai
kenyataan
14. Perhatikan kalimat-kalimat berikut!
(1) Presiden pertama Republik Indonesia adalah Ir. Soekarno.
(2) Menurut saya, Ir. Soekarno adalah pemimpin terhebat yang pernah dimiliki
Indonesia.
(3) Soekarno lahir di Surabaya pada tanggal 6 Juni 1901.
(4) Rasanya, tidak ada pemimpin lain yang sehebat dan sekarismatik Soekarno.
Kalimat yang merupakan fakta ditunjukkan oleh nomor ....
A. (1) dan (2)
B. (2) dan (4)
C. (1) dan (3)
D. (3) dan (4)
15. Perhatikan kalimat-kalimat berikut!
(1) Suhu udara di Jakarta pada siang hari bisa mencapai 35 derajat Celsius.
(2) Cuaca di Jakarta tampaknya semakin panas dari tahun ke tahun.
(3) Pemerintah hendaknya segera menambah ruang terbuka hijau di Jakarta.
(4) Luas wilayah DKI Jakarta adalah sekitar 661,5 kilometer persegi.
Kalimat yang merupakan opini ditunjukkan oleh nomor ....
A. (1) dan (4)
B. (2) dan (3)
C. (1) dan (3)
D. (2) dan (4)
Demikian ringkasan materi fakta dan opini Bahasa Indonesia kelas 6 SD/MI semester 1 (ganjil) Kurikulum Merdeka. Semoga ringkasan materi dan latihan soal di atas dapat memudahkan teman- teman dalam belajar. Nantikan update materi - materi lainnya, hanya di AhzaaNet. Jangan lupa bagikan materi dan soal ini ke teman- teman lainnya agar dapat belajar bersama.
Hai Sahabat AhzaaNet, kembali lagi yaa belajar bersama kami. Pada kesempatan
ini, kita akan belajar materi Bahasa Indonesia kelas 6 SD/MI semester 1
(Ganjil) Kurikulum Merdeka tentang Kalimat Langsung dan Tak
Langsung.
Rangkuman Plus Soal Kalimat Langsung dan Tidak Langsung Bahasa Indonesia kelas 6
Pembahasan kalimat langsung dan tak langsung meliputi pengertian, ciri- ciri
dan contoh dalam kalimat. Pada akhir post, kami juga sudah menyiapkan latihan
soal untuk lebih memperdalam pemahaman materi tentang kalimat langsung dan tak
langsung.
Tentang apa itu kalimat langsung dan tak langsung, yuk perhatikan
penjelasannya berikut ini,
Selamat Belajar...
A. Kalimat Langsung
1. Pengertian Kalimat Langsung
Kalimat langsung merupakan kalimat yang mengutip ucapan seseorang persis
seperti apa yang dikatakan oleh orang tersebut tanpa mengubah kata-katanya
sedikit pun. Kalimat langsung ditandai dengan penggunaan tanda petik dua
(“...”) pada bagian yang dikutip.
Dalam kalimat langsung, kata-kata yang diucapkan oleh si pembicara ditulis apa
adanya, termasuk kata ganti orang yang digunakan. Jika pembicara menggunakan
kata “aku” atau “saya”, maka dalam kalimat langsung kata tersebut tetap
ditulis “aku” atau “saya”.
2. Ciri-Ciri Kalimat Langsung
Bagian kutipan diapit oleh tanda petik dua (“...”).
Huruf pertama pada awal kalimat kutipan ditulis dengan huruf kapital.
Jika kalimat pengiring berada di depan, maka setelah kalimat pengiring
digunakan tanda titik dua (:).
Intonasi bagian yang dikutip lebih tinggi dibandingkan kalimat pengiringnya
ketika dibaca secara lisan.
3. Contoh Kalimat Langsung
Berikut contoh dari kalimat langsung,
Contoh
Ibu berkata, “Jangan lupa membawa payung hari ini.”
“Aku sangat senang bisa bertemu denganmu,” ucap Rina dengan gembira.
Pak Guru berkata, “Kalian harus rajin belajar setiap hari.”
B. Kalimat Tidak Langsung
1. Pengertian Kalimat Tak Langsung
Kalimat tidak langsung adalah kalimat yang menceritakan kembali ucapan atau
pernyataan seseorang dengan menggunakan kata-kata penulis atau pembicara
sendiri, bukan mengutip secara persis. Kalimat tidak langsung tidak
menggunakan tanda petik dan biasanya menggunakan kata penghubung seperti
bahwa, agar, supaya, dan untuk.
Dalam kalimat tidak langsung, kata ganti orang mengalami perubahan
menyesuaikan sudut pandang pencerita. Kata “aku” berubah menjadi “dia” atau
nama orang tersebut, kata “kamu” berubah menjadi “aku” atau nama pencerita,
dan seterusnya.
2. Ciri-Ciri Kalimat Tidak Langsung
Tidak menggunakan tanda petik dua.
Menggunakan kata penghubung seperti bahwa, agar, supaya, atau untuk.
Kata ganti orang berubah menyesuaikan konteks penceritaan.
Tidak memiliki perubahan intonasi yang mencolok ketika dibaca.
3. Contoh Kalimat Tidak Langsung
Berikut contoh dari kalimat tidak langsung,
Ibu berkata bahwa aku harus membawa payung hari ini.
Rina mengucapkan bahwa dia sangat senang bisa bertemu denganku.
Pak Guru berkata bahwa kami harus rajin belajar setiap hari.
C. Perubahan Kata Ganti dalam Kalimat Tidak Langsung
Kalimat langsung dapat diubah menjadi kalimat tidak langsung. Salah satu hal
penting yang harus diperhatikan saat mengubahnya adalah dengan
mengubah kata ganti orang. Untuk memudahkan teman- teman dalam mengubah
kalimat langsung menjadi kalimat tidak langsung, silahkan perhatikan contoh
berikut ini,
"Aku” / “Saya” (orang pertama tunggal) → berubah menjadi “Dia”, “Ia”, atau
nama orang tersebut.
“Kamu” / “Engkau” (orang kedua tunggal) → berubah menjadi “Aku”, “Saya”,
atau nama pencerita.
“Kami” (orang pertama jamak eksklusif) → berubah menjadi “Mereka”.
“Kalian” (orang kedua jamak) → berubah menjadi “Kami” sesuai konteks
pencerita.
“Kita” (orang pertama jamak inklusif) → berubah sesuai konteks kalimat.
D. Cara Mengubah Kalimat Langsung Menjadi Tidak Langsung
Ada beberapa langkah yang perlu dilakukan ketika mengubah kalimat langsung
menjadi kalimat tidak langsung.
Hilangkan tanda petik yang mengapit bagian kutipan.
Tambahkan kata penghubung yang sesuai seperti bahwa, agar, atau supaya di
antara kalimat pengiring dan isi kutipan.
Ubah kata ganti orang sesuai dengan sudut pandang pencerita.
Sesuaikan tanda baca dan pastikan kalimat yang dihasilkan tetap logis dan
mudah dipahami.
Contoh,
Kalimat Langsung: Pak Guru berkata, “Kalian harus rajin belajar setiap
hari.”
Kalimat Tidak Langsung: Pak Guru berkata bahwa kami harus rajin belajar
setiap hari.
Nah, setelah memahami tentang kalimat langsung dan kalimat tidak langsung di
atas, berikut ini latihan soal yang dapat kalian kerjakan,
Latihan Soal Kalimat Langsung dan Tidak Langsung Bahasa Indonesia Kelas 6
SD/MI Semester 1 (Ganjil) Kurikulum Merdeka
1. Berikut ini Pernyataan yang tepat tentang kalimat langsung adalah ....
A. Kalimat yang menceritakan kembali ucapan seseorang dengan kata-kata
pencerita sendiri
B. Kalimat yang mengutip ucapan seseorang persis seperti aslinya dan
diapit tanda petik dua
C. Kalimat yang menggunakan kata penghubung bahwa untuk menyampaikan
pesan seseorang
D. Kalimat yang digunakan untuk menyampaikan perintah secara langsung
kepada lawan bicara
2. Di bawah ini ciri utama kalimat langsung yang paling mudah dikenali
adalah ....
A. Menggunakan kata penghubung bahwa, agar, atau supaya di tengah
kalimat
B. Tidak menggunakan tanda baca khusus dan ditulis seperti kalimat
biasa
C. Bagian kutipan diapit oleh tanda petik dua dan huruf awalnya
kapital
D. Kata ganti orang selalu berubah menyesuaikan sudut pandang
pencerita
3. Perhatikan kalimat berikut!
Ayah berkata, "Kita akan pergi berlibur ke Bali minggu depan."
Kalimat di atas termasuk kalimat ....
A. Tidak langsung, karena menggunakan kata penghubung bahwa
B. Langsung, karena mengutip ucapan ayah persis dengan tanda petik
C. Perintah, karena menyuruh seseorang untuk melakukan sesuatu
D. Tanya, karena mengandung makna pertanyaan kepada lawan bicara
4. Penulisan kalimat langsung berikut ini yang benar adalah ....
A. Ibu berkata bahwa “aku harus segera pulang ke rumah sekarang.”
B. Ibu berkata; “Kamu harus segera pulang ke rumah sekarang.”
C. Ibu berkata, “Kamu harus segera pulang ke rumah sekarang.”
D. Ibu berkata “kamu harus segera pulang ke rumah sekarang.”
5. Perhatikan kalimat langsung berikut!
"Tolong bantu aku mengerjakan soal matematika ini," pinta Dani kepada
Sari.
Bagian yang merupakan kalimat kutipan pada kalimat langsung di atas adalah
....
A. Pinta Dani kepada Sari
B. Tolong bantu aku mengerjakan soal matematika ini
C. Dani kepada Sari meminta tolong
D. Mengerjakan soal matematika ini
6. Di bawah ini contoh kalimat yang merupakan kalimat tidak langsung adalah
....
A. Guru berkata, “Kerjakan soal latihan di halaman dua puluh!”
B. “Hari ini kita akan belajar di perpustakaan,” ujar Bu Ani.
C. Dokter mengatakan bahwa pasien itu harus beristirahat selama tiga
hari.
D. “Apakah kamu sudah makan siang?” tanya ibu dengan penuh perhatian.
7. Perhatikan kalimat langsung berikut!
Pak Budi berkata, "Saya akan menghadiri rapat itu besok pagi."
Jika kalimat tersebut diubah menjadi kalimat tidak langsung, maka ....
A. Pak Budi berkata bahwa saya akan menghadiri rapat itu besok pagi
B. Pak Budi berkata bahwa dia akan menghadiri rapat itu besok pagi
C. Pak Budi berkata, “Dia akan menghadiri rapat itu besok pagi.”
D. Pak Budi mengatakan bahwa rapat itu akan dihadiri besok pagi oleh
saya
8. Perhatikan kalimat tidak langsung berikut!
Rina mengatakan bahwa dia tidak bisa hadir dalam acara ulang tahun
Sita.
Kalimat langsung yang tepat dari kalimat tersebut adalah ....
A. Rina mengatakan, “Dia tidak bisa hadir dalam acara ulang tahun
Sita.”
B. Rina mengatakan, “Aku tidak bisa hadir dalam acara ulang tahun
Sita.”
C. Rina mengatakan bahwa, “Aku tidak bisa hadir dalam acara ulang
tahun Sita.”
D. Rina mengatakan, “Sita tidak bisa hadir dalam acara ulang tahun
itu.”
9. Perhatikan kalimat langsung berikut!
Ibu guru berkata, "Kalian harus mengumpulkan tugas ini sebelum pukul dua
belas siang."
Jika diubah menjadi kalimat tidak langsung yang tepat adalah ....
A. Ibu guru berkata bahwa kalian harus mengumpulkan tugas ini sebelum
pukul dua belas siang
B. Ibu guru berkata bahwa kami harus mengumpulkan tugas itu sebelum
pukul dua belas siang
C. Ibu guru berkata, “Kami harus mengumpulkan tugas itu sebelum pukul
dua belas siang.”
D. Ibu guru mengatakan kalian harus mengumpulkan tugas ini sebelum
pukul dua belas siang
10. Berikut ini kalimat tidak langsung yang menggunakan kata penghubung
dengan tepat adalah ....
A. Ayah menyuruh bahwa aku pergi ke warung membeli gula pasir
B. Ibu meminta agar aku segera membereskan kamar tidur sebelum tidur
malam
C. Kakak bertanya bahwa apakah aku sudah mengerjakan pekerjaan rumah
D. Pak RT mengumumkan bahwa agar warga segera hadir dalam rapat malam
ini
11. Perhatikan kalimat berikut!
Dokter menyarankan agar pasien tersebut banyak minum air putih dan istirahat
yang cukup.
Jika diubah menjadi kalimat langsung, maka perubahan yang tepat adalah ....
A. Dokter menyarankan, “Pasien tersebut banyak minum air putih dan
istirahat yang cukup.”
B. Dokter menyarankan, “Kamu banyak minum air putih dan istirahat yang
cukup.”
C. Dokter menyarankan bahwa, “Anda harus banyak minum air putih dan
istirahat yang cukup.”
D. Dokter menyarankan agar, “Pasien itu minum air putih dan istirahat
yang cukup.”
12. Perhatikan kalimat langsung berikut!
"Aku sangat bangga dengan prestasi yang telah kamu raih," kata Pak Kepala
Sekolah kepada Dinda.
Kalimat tidak langsung yang tepat dari kalimat di atas adalah ....
A. Pak Kepala Sekolah berkata bahwa dia sangat bangga dengan prestasi
yang telah diraih Dinda
B. Pak Kepala Sekolah berkata bahwa aku sangat bangga dengan prestasi
yang telah kamu raih
C. Pak Kepala Sekolah berkata kepada Dinda bahwa, “Aku sangat bangga
dengan prestasimu.”
D. Pak Kepala Sekolah berkata bahwa Dinda sangat bangga dengan
prestasi yang telah diraihnya
13. Bacalah percakapan berikut!
Riko berkata kepada Hana, "Kamu harus berlatih lebih keras lagi jika ingin
memenangkan lomba itu."
Perubahan kata ganti yang tepat ketika kalimat di atas diubah menjadi
kalimat tidak langsung adalah ....
A. Kata “kamu” berubah menjadi “aku” dan kata “itu” tetap
B. Kata “kamu” berubah menjadi “dia” dan mengacu kepada Hana
C. Kata “kamu” tidak perlu diubah karena sudah jelas
D. Kata “kamu” berubah menjadi “kami” karena jumlahnya lebih dari satu
14. Di bawah ini kalimat langsung yang penulisannya tidak tepat adalah ....
A. “Kapan kamu akan mengembalikan buku yang kamu pinjam?” tanya Lila.
B. Nenek berkata, “Makanlah sayur setiap hari agar tubuhmu tetap
sehat.”
C. “Hari ini cuacanya sangat cerah,” kata Budi sambil memandang
langit.
D. Ayah berkata “besok kita akan pergi ke rumah kakek bersama-sama.”
15. Perhatikan kalimat berikut!
Wali kelas kami mengumumkan bahwa lomba kebersihan kelas akan dimulai pada
hari Senin.
Kata penghubung yang digunakan dalam kalimat tidak langsung tersebut adalah
....
A. Kami
B. Akan
C. Bahwa
D. Pada
16. Perhatikan kalimat langsung berikut!
"Kami tidak akan menyerah sebelum pertandingan ini benar-benar berakhir,"
tegas kapten kesebelasan.
Kalimat tidak langsung yang paling tepat dari kalimat di atas adalah ....
A. Kapten kesebelasan menegaskan bahwa kami tidak akan menyerah
sebelum pertandingan itu benar-benar berakhir
B. Kapten kesebelasan menegaskan bahwa mereka tidak akan menyerah
sebelum pertandingan itu benar-benar berakhir
C. Kapten kesebelasan menegaskan bahwa dia tidak akan menyerah sebelum
pertandingan ini berakhir
D. Kapten kesebelasan menegaskan, “Mereka tidak akan menyerah sebelum
pertandingan ini berakhir.”
17. Perhatikan dua kalimat berikut!
(1) Bu Sari berkata, "Besok ulangan matematika ditiadakan."
(2) Bu Sari berkata bahwa besok ulangan matematika ditiadakan.
Pernyataan yang tepat tentang kedua kalimat di atas adalah ....
A. Keduanya adalah kalimat langsung karena menyampaikan pesan Bu Sari
B. Kalimat (1) adalah kalimat tidak langsung dan kalimat (2) adalah
kalimat langsung
C. Kalimat (1) adalah kalimat langsung dan kalimat (2) adalah kalimat
tidak langsung
D. Keduanya adalah kalimat tidak langsung karena tidak ada perbedaan
makna
18. Di bawah ini kalimat tidak langsung yang paling tepat adalah ....
A. Nenek berpesan bahwa aku harus selalu menjaga kesehatan dan rajin
berolahraga
B. Nenek berpesan bahwa “kamu harus selalu menjaga kesehatan dan rajin
berolahraga”
C. Nenek berpesan, bahwa aku harus selalu menjaga kesehatan dan rajin
berolahraga
D. Nenek berpesan agar, “aku harus selalu menjaga kesehatan dan rajin
berolahraga”
19. Perhatikan kalimat langsung berikut!
Paman berkata kepadaku, "Belajarlah dengan sungguh-sungguh agar cita-citamu
tercapai."
Kalimat tidak langsung yang paling tepat dari kalimat di atas adalah ....
A. Paman berkata kepadaku bahwa belajarlah dengan sungguh-sungguh agar
cita-citaku tercapai
B. Paman berkata kepadaku agar aku belajar dengan sungguh-sungguh
supaya cita-citaku tercapai
C. Paman berkata kepadaku, “Agar aku belajar dengan sungguh-sungguh
supaya cita-citamu tercapai.”
D. Paman berkata kepadaku bahwa agar belajarlah dengan sungguh-sungguh
supaya cita-cita tercapai
20. Perhatikan kalimat tidak langsung berikut!
Pelatih mengatakan kepada kami bahwa kami harus berlatih setiap hari agar
siap menghadapi pertandingan bulan depan.
Kalimat langsung yang paling tepat dari kalimat di atas adalah ....
A. Pelatih mengatakan, “Kalian harus berlatih setiap hari agar siap
menghadapi pertandingan bulan depan.”
B. Pelatih mengatakan, “Kami harus berlatih setiap hari agar siap
menghadapi pertandingan bulan depan.”
C. Pelatih mengatakan bahwa, “Kalian harus berlatih setiap hari untuk
pertandingan bulan depan.”
D. Pelatih mengatakan, “Mereka harus berlatih setiap hari agar siap
menghadapi pertandingan bulan depan.”
Demikian Rangkuman Plus Soal Kalimat Langsung dan Tidak Langsung: Materi Bahasa Indonesia Kelas 6 SD/MI Semester 1 (Ganjil) Kurikulum Merdeka Edisi Revisi. Semoga pembahasan materi di atas dapat memudahkan belajar teman- teman. Nantikan update materi- materi berikutnya, hanya di AhzaaNet. Jangan lupa bagikan ke teman- teman lainnya yaa..